Bab [143] Tidak Ada yang Wajib Mengorbankan Nyawa untuk Menyelamatkanmu

Orang-orang saling berpandangan, sama sekali nggak paham kenapa tiba-tiba Cantini mengarahkan tuduhan ke Anila, padahal perempuan itu bahkan nggak ada di situ.

Beberapa saat kemudian, dari kejauhan terdengar suara laki-laki, dingin dan pendek, “Cukup!”

Wajah Cantini langsung berubah. Ia menoleh da...

Masuk dan lanjutkan membaca