Bab [153] Kamu Harus Menikah

Friedel masih menatap ke arah Anila menghilang ketika Permaisuri menyadarinya. Ia tersenyum kecil, suaranya lembut, “Orangnya sudah pergi, kenapa kamu nggak sekalian nyusul?”

Friedel langsung kelihatan salah tingkah. “Aku ngejar dia buat apa?”

“Memangnya kamu datang ke sini bukan khusus karena Ani...

Masuk dan lanjutkan membaca