150- Anna

Keran birnya sudah habis.

Begitu cairannya mulai tersendat, memercik berbusa, aku segera menarik gelas dan tersenyum minta maaf pada perempuan serigala yang menunggu di seberang bar.

“Maaf ya, birnya butuh beberapa menit lagi. Aku harus ganti kerannya dulu.”

“Tenang.” Perempuan itu membalas denga...

Masuk dan lanjutkan membaca