Bab 22 Dia Meraih Titik Lemahnya, Tak Tahu Tahu

“Kamu…” Eli nyaris saja melontarkan makian.

Tapi mengingat tujuannya, ia menahannya. Dengan suara rendah yang dipaksakan tenang, ia berkata, “Aku dengar kamu sudah dua malam nggak pulang. Sekarang aku sudah balik dari dinas, pulang sekarang juga.”

Kalau pun dia mau memberi pelajaran, dia harus men...

Masuk dan lanjutkan membaca