Bab 479: Kesalahpahaman, Dia Benar-Benar Hanya Bertindak Dari Kebiasaan Profesional

“Rama udah kelar? Cepet amat.”

Alya nyeletuk begitu saja.

Dia sebenarnya cuma bertanya secara objektif.

Tapi wajah Dimas langsung menggelap.

“Jadi lo segitu pedulinya sama seberapa lama cowok lain tahan.” Kata-kata Dimas ikut meluncur tanpa saringan.

Begitu ngomong, dia sendiri ikutan kaget.

...

Masuk dan lanjutkan membaca