Bab [37] Amarah Kakek

Saat Dimas Wijaya tiba di rumah pusaka keluarga, dia mendapati Kakek Wijaya sedang duduk menunggunya di ruang tamu dengan kondisi bugar. Saat itu juga, Dimas tahu bahwa Kakek telah menipunya lagi. Dia ingin berbalik dan pergi, tetapi Pak Lim segera menahannya.

“Tuan Muda, lebih baik Anda masuk saja...

Masuk dan lanjutkan membaca