Bab [44] Bingung dan Terpikat

Dia hanya bisa terus-menerus membisikkan nama wanita itu di telinganya, “Cynthia, Cynthia, Cynthia, tolong aku.”

Cynthia Lestari sudah hampir menangis karena dipaksa olehnya. “Aku ... aku ... bagaimana aku bisa menolongmu?”

Dimas Wijaya sepertinya tertawa pelan, atau mungkin itu adalah erangan ka...

Masuk dan lanjutkan membaca