Bab [74] Pengejaran Normal

Dimas Wijaya mulai pusing mendengar ocehan Citra. Dia baru saja menempuh penerbangan belasan jam, lalu langsung memacu mobilnya ke pusat kota. Sudah lama sekali dia tidak beristirahat. Mendengar setiap kata tuduhan Citra, hatinya terasa kalut dan jengkel. Tapi saat ini, dia tidak ingin berdebat panj...

Masuk dan lanjutkan membaca