Bab [90] Kabut Berlapis

“Kamu pikir Kakek sudah pikun dan tuli? Kalau Ibu pesan makanan yang lebih mewah, apa dia akan percaya itu masakanmu?”

“Lagi pula, para penjilat di dapur dan para penjaga licik di gerbang depan itu, semuanya harus Ibu sogok. Jangan cuma bisa bicara saja kamu! Demi kamu dan si Rio Santoso-mu itu, Ib...

Masuk dan lanjutkan membaca