Bab 100

Sudut pandang Summer

“Aku boleh...” suaraku gemetar, nyaris cuma terdengar seperti bisikan. “Aku boleh peluk kamu? Sekali aja?”

Dia langsung membeku. Matanya melebar, dan sesaat wajahnya terlihat panik, seolah aku baru saja meminta sesuatu yang mustahil. Bibirnya sempat terbuka, lalu tertutup lagi...

Masuk dan lanjutkan membaca