Bab 66

POV Kieran

Aku menjaga ekspresiku tetap datar, seolah-olah ini cuma percakapan biasa. “Dari mana kamu tahu aku ada di sini?”

“Aku tanya-tanya.” Dia menggigit bibir bawahnya. “Aneh ya? Itu pasti aneh. Maaf.”

Dia minta maaf lagi. Ke aku. Seolah-olah dia yang bersalah karena muncul dan… berusaha...

Masuk dan lanjutkan membaca