Bab [142]: Menyiapkan Mas Kawin untukmu

Dengan perasaan campur aduk, Endra Hartono menoleh dengan ragu. Ia memasang senyum selebar mungkin, nada suaranya merendah bak seorang penjilat sejati, "Bos, ada perintah apa lagi?"

Sari Wijaya menatapnya sekilas, lalu berucap pelan, "Bukannya tadi kamu bilang, siapa pun yang mau menyuntikkan dana...

Masuk dan lanjutkan membaca