Bab [157]: Berkat Dia

Pria itu meletakkan koran di tangannya, bangkit berdiri, dan melangkah menghampiri Sari Wijaya. Postur tubuhnya yang tinggi besar memancarkan aura intimidasi yang begitu kuat, membuat Sari tak berani mengangkat wajahnya.

Gadis itu mulai gugup. Ia buru-buru menjelaskan, "Kak Bayu... kampus kan sebe...

Masuk dan lanjutkan membaca