Bab [176]: Kamu Berutang Penjelasan Kepadaku

Membaca pesan-pesan itu, Sari Wijaya hanya bisa memijat pelipisnya. Ia yakin seratus persen Linda Salim sudah ketularan sifat absurd Sinta Kusuma.

Sambil menahan kantuk yang masih mendera, Sari mengetik balasan bernada teguran di grup obrolan mereka.

[Kalian berdua diam deh, jangan ngawur!]

Meli...

Masuk dan lanjutkan membaca