Bab [243]:

, mari kita mulai.

  Saat mengatakan itu, Susilo Yanuar jelas sudah tidak merasa pusing lagi.

  Petunjuk yang ia berikan membuat orang-orang di ruangan itu sedikit terkejut. Beberapa pria maju dan dengan tergesa-gesa menggeser sofa di ruang kerja Bayu Surya.

  Ketika melihat dokumen yang disebut-...

Masuk dan lanjutkan membaca