Bab [23]

Andre Hidayat mengangguk paham. Sepertinya ia sudah tahu, hanya ingin memastikan dariku saja.

Kami bertiga kembali ke meja. Adrian Lim menatap kakaknya, Linda Lim, tanpa sedikit pun rasa terkejut di matanya. Saat itu juga aku sadar, mereka pasti sudah janjian sebelumnya.

Keduanya saling bertukar p...

Masuk dan lanjutkan membaca