
Suamiku Berencana Membunuhku
Linda Lim · Sedang Diperbarui · 111.7k Kata
Pendahuluan
Namun suatu hari, aku menemukan bahwa pembantu kami diam-diam meracuniku. Yang lebih mengejutkanku lagi... aku mengetahui bahwa suamiku ternyata berselingkuh dengannya.
Bab 1
"Dodo, jangan dimakan!"
Saat mangkuk jamu tumpah ke lantai, Dodo, kucing British Shorthair kesayanganku, tiba-tiba melompat dari ambang jendela dan menjulurkan lidahnya untuk menjilati cairan jamu di lantai.
Aku ingin mencegahnya, tapi kepalaku terasa berat dan tubuhku limbung, sama sekali tak punya tenaga.
Setelah dua kali kuperingatkan dan Dodo tak menggubrisku, aku pun menyerah.
Jamu itu adalah ramuan yang susah payah dicarikan suamiku untuk memulihkan kesehatanku. Meskipun obat manusia dan kucing berbeda, kurasa tak akan jadi masalah jika ia hanya menjilat sedikit.
Dengan susah payah, kuambil kembali mangkuk itu dan meletakkannya di meja nakas, lalu terengah-engah dan merebahkan diri di atas bantal.
Setelah menjilati semua sisa jamu di lantai hingga bersih, Dodo melompat kembali ke ambang jendela. Ia duduk di sana, berjemur di bawah sinar matahari sambil membersihkan wajahnya dengan cakar mungilnya.
Aku menatap sinar matahari yang menembus kaca jendela dengan penuh kerinduan, membayangkan betapa hangatnya sentuhan itu.
Sejak kesehatanku terus memburuk, bahkan untuk berdiri saja sudah sulit, sudah lama sekali aku tidak merasakan hangatnya mentari.
Memikirkan kondisi tubuhku, hatiku terasa muram.
Sejak melahirkan sepasang anak kembar laki-laki dan perempuan, tubuhku menjadi semakin lemah.
Awalnya hanya pusing biasa, lalu menjadi sering mengantuk dan lesu, rambut rontok dalam jumlah banyak, dan semangat hidupku seakan terkuras habis.
Hingga sekarang, aku bahkan nyaris tak punya kekuatan untuk bangkit dari tempat tidur.
Untungnya, aku memiliki suami yang begitu mencintai dan peduli pada keluarga, Adrian Lim. Setelah aku sering pusing pasca melahirkan, ia sangat khawatir dengan kondisiku dan membujukku untuk berhenti bekerja dan beristirahat di rumah.
Demi merawatku, ia bahkan rela meninggalkan kariernya sebagai penulis skenario yang ia cintai, dan beralih mengurus perusahaan warisan orang tuaku.
Semua orang yang mengenal kami berkata, aku pasti telah menyelamatkan galaksi di kehidupanku sebelumnya hingga bisa bertemu suami sebaik dia.
Aku sendiri pun merasa begitu. Dengan suami yang menyayangiku dan tiga anak yang lucu dan perhatian, aku benar-benar seperti pemenang dalam hidup ini.
Hanya saja, tubuhku ini sungguh tidak bisa diajak kompromi, tiba-tiba saja memburuk. Aku sudah pergi ke berbagai rumah sakit besar, tapi tak ada satu pun yang bisa menemukan penyakitku.
Demi diriku, suamiku pergi ke mana-mana, mencari berbagai cara, bahkan menemukan pengobatan alternatif untukku.
Ia juga secara khusus mempekerjakan seorang asisten rumah tangga untuk merawatku, membuatkan jamu untukku, dan mengingatkanku tiga kali sehari untuk minum obat tepat waktu, semua dengan harapan aku bisa segera sembuh.
Aku juga ingin cepat sembuh, tapi...
"Tok, tok, tok..."
Di tengah lamunanku, asisten rumah tangga mengetuk pintu dan masuk. "Nyonya, apa jamunya sudah diminum?"
Asisten rumah tangga yang dicarikan suamiku ini bernama Dewi, usianya baru dua puluh lima tahun.
Wajahnya ayu, dan meskipun masih muda, ia jujur dan penurut. Ia merawatku dengan sangat telaten.
Aku sangat puas dengannya, bahkan sudah beberapa kali memujinya di depan suamiku dan memintanya menaikkan gaji Dewi dua kali.
Aku melirik Dodo yang sedang membersihkan wajahnya di ambang jendela, tidak mengatakan bahwa jamunya tumpah dan diminum oleh si kucing.
Aku hanya mengangguk, dengan suara lemah bagai embusan angin, "Sudah."
Jamu itu sudah kuminum sejak tiga tahun lalu saat aku mulai sering pusing. Sampai sekarang, tak ada hasilnya, malah tubuhku semakin lemah.
Sejujurnya, tumpah pun tak apa!
Aku sudah lama tidak ingin meminumnya lagi.
Dewi tersenyum lega. "Syukurlah kalau sudah. Bapak berpesan berkali-kali agar Nyonya minum obat tepat waktu setiap hari." Sambil dengan cekatan membereskan mangkuk jamu, Dewi berdecak kagum, "Sudah sekian lama saya bekerja, baru kali ini saya bertemu suami sebaik Bapak. Nyonya benar-benar beruntung!"
Aku tahu, aku sangat beruntung.
Hanya saja, akan lebih sempurna jika aku memiliki tubuh yang sehat!
Aku menghela napas dalam hati, menatap sinar matahari yang cerah di luar jendela. "Dewi, aku ingin keluar berjemur."
"Baik, Nyonya," jawab Dewi sambil tersenyum. "Kalau begitu, setelah saya selesai beres-beres, saya akan mendorong Nyonya keluar."
"Iya."
Dewi keluar, dan pintu kembali tertutup. Entah kenapa, keheningan di dalam kamar membuatku sedikit cemas.
Tiba-tiba...
"Meonggg..."
Suara kucing yang melengking tajam terdengar. Bulu mataku bergetar saat aku menoleh, dan kulihat Dodo jatuh terjerembap dari ambang jendela. Ia kejang-kejang beberapa kali di atas karpet, lalu diam tak bergerak.
Jika bukan karena perutnya yang masih naik-turun, aku pasti mengira ia sudah mati.
Tapi, bagaimana mungkin Dodo bisa jatuh dari ambang jendela begitu saja?!
Keseimbangan kucing sangat baik, dan tubuh Dodo selalu sehat. Bahkan jika terjatuh seperti itu, tak mungkin ia langsung pingsan.
Lagipula, ia kubeli saat aku melahirkan anak sulungku, sebagai hadiah untuknya. Perawatannya selalu kujaga dengan baik, jadi tidak mungkin ada masalah salah makan atau penyakit mendadak.
Satu-satunya hal yang salah ia makan, hanyalah...
Aku sontak menoleh, mataku terpaku pada noda jamu yang samar di lantai.
Entah mengapa, hawa dingin merayap di punggungku.
Dengan panik dan kepala yang masih pusing, aku turun dari tempat tidur. Kedua kakiku terasa lemas seperti mi, baru selangkah, aku sudah jatuh ke lantai.
Tapi aku tak berani berteriak kesakitan. Aku tidak tahu kenapa, tapi aku merasa takut jika ada orang lain yang tahu.
Dengan susah payah, aku merangkak sendirian ke hadapan Dodo, dengan hati-hati mengangkat tubuhnya yang lemas.
Ia tampak seperti tertidur, tapi tidur sepulas apa yang membuatnya tak bangun meski aku gerak-gerakkan seperti ini?
Melihatnya tertidur lelap, aku tak bisa menahan diri untuk membayangkan diriku sendiri setelah minum jamu itu. Apakah aku juga seperti dia?
Tidak sadar, pasrah diperlakukan apa saja!
Tapi, bagaimana mungkin?
Jamu ini didapatkan Adrian Lim dari seorang ahli pengobatan terkenal yang praktiknya berjarak ribuan kilometer, di provinsi lain, khusus untuk menyembuhkanku.
Dia begitu mencintaiku, bagaimana mungkin dia tega mencelakaiku?
Tapi jika bukan dia, lalu siapa?!
Seketika, aku merasa seperti jatuh ke dalam gua es. Seluruh tubuhku diselimuti hawa dingin hingga menggigil.
Tepat pada saat itu, terdengar suara langkah kaki dari luar pintu.
Aku tersentak sadar. Entah dari mana datangnya kekuatan, aku segera bangkit dari lantai, menggendong Dodo, dan dengan cepat kembali ke tempat tidur.
Jantungku berdebar kencang, tapi aku memejamkan mata erat-erat, berusaha merilekskan tubuhku agar terlihat seperti sedang tidur.
Suara langkah kaki itu berhenti di depan pintu. Aku mendengar seseorang memutar gagang pintu, membuat seluruh tubuhku gemetar karena tegang.
Pintu terbuka. Orang itu sepertinya hanya melirik dari ambang pintu, lalu menutupnya kembali.
Kemudian, terdengar suara percakapan lirih dari koridor, "Jamu itu tidak boleh berhenti, pastikan dia meminumnya..."
Suara itu semakin menjauh, dan sisanya tidak terdengar lagi.
Aku membuka mata, menatap langit-langit kamar yang pucat. Seluruh tubuhku terasa seperti baru diangkat dari air es.
Rasa takut membuatku tak henti-hentinya gemetar. Apa maksud perkataan Adrian Lim tadi?
Apakah benar dia yang ingin mencelakaiku?
Keluarga kami cukup berada. Aku anak tunggal, orang tuaku memiliki perusahaan bahan bangunan. Beberapa tahun lalu saat industri properti sedang naik daun, perusahaan mereka berkembang pesat.
Namun, tak lama setelah aku dan Adrian Lim menikah, orang tuaku meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil, dan aku mewarisi perusahaan mereka.
Kemudian, karena kesehatanku memburuk, aku menyerahkan pengelolaan perusahaan sementara kepada Adrian Lim dan fokus beristirahat di rumah.
Jika dia yang ingin mencelakaiku, motifnya sebenarnya masuk akal.
Sebab, jika aku mati, sebagai suamiku, dia bisa secara sah mewarisi seluruh hartaku.
Tapi... benarkah itu dia?
Aku dan Adrian Lim telah saling mencintai selama lima tahun, dan menikah selama tiga tahun.
Selama delapan tahun, perlakuannya padaku tidak pernah berubah.
Setiap hari raya dan hari jadi, ia selalu menyiapkan kejutan untukku. Jika sesekali ia mengabaikanku karena sibuk bekerja, ia akan membelikanku hadiah untuk membujukku.
Aku tidak pandai memasak, jadi dialah yang mengurus semua pekerjaan rumah, mulai dari mencuci, memasak, hingga mengasuh anak, tanpa pernah mengeluh.
Setelah aku sakit, dia adalah orang yang paling cemas.
Dia membawaku ke berbagai rumah sakit untuk pemeriksaan, membaca berbagai buku untuk mencari cara menyembuhkanku.
Setiap kali mendengar ada dokter hebat di suatu tempat, ia akan langsung memesan tiket pesawat dan membawaku ke sana.
Bahkan sahabatku pun berkata, Adrian Lim memperlakukanku seperti putrinya sendiri.
Sering kali, anak-anak kami bahkan menjadi nomor dua setelah aku.
Karena katanya, anak-anak perempuan pada akhirnya akan tumbuh dewasa, meninggalkan rumah, dan menikah.
Hanya akulah satu-satunya orang yang akan menemaninya hingga akhir hayat.
Karena itu, tidak ada yang bisa menggantikan posisiku di hatinya!
Pria yang begitu mencintaiku, benarkah akan mencelakaiku?
Bisakah seseorang, jika benar-benar ingin menyakiti orang lain, tetap memperlakukannya seperti harta karun yang dijaga di telapak tangan selama hampir satu dekade?
Aku tidak percaya.
Karena jika itu benar, maka dia benar-benar orang yang mengerikan!
Tapi jika bukan dia, lalu siapa?
Di rumah ini, selain Adrian Lim dan anak-anak, hanya ada seorang asisten rumah tangga, Dewi.
Tapi Dewi orangnya lugu dan jujur, dan tidak punya dendam apa pun padaku.
Di rumah lain, jika mempekerjakan asisten rumah tangga yang muda dan cantik, sang nyonya rumah mungkin akan khawatir jika terjadi sesuatu antara dia dan suaminya.
Tapi Dewi sangat tahu batas. Saat Adrian Lim ada di rumah, ia hampir tidak pernah muncul.
Lagipula, saat di rumah, Adrian Lim hampir selalu menemaniku. Mereka berdua sama sekali tidak punya waktu untuk berduaan.
Adrian Lim tidak mungkin, Dewi tidak punya motif, lalu siapa orang yang ingin mencelakaiku?
Bab Terakhir
#101 Bab [101]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026#100 Bab [100]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026#99 Bab [99]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026#98 Bab [98]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026#97 Bab [97]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026#96 Bab [96]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026#95 Bab [95]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026#94 Bab [94]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026#93 Bab [93]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026#92 Bab [92]
Terakhir Diperbarui: 4/29/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Jatuh Cinta pada Teman Ayah
"Tunggangi aku, Angel." Dia memerintah, terengah-engah, membimbing pinggulku.
"Masukkan ke dalam, tolong..." Aku memohon, menggigit bahunya, mencoba mengendalikan sensasi nikmat yang menguasai tubuhku lebih intens daripada orgasme yang pernah kurasakan sendiri. Dia hanya menggesekkan kemaluannya padaku, dan sensasinya lebih baik daripada yang bisa kuberikan sendiri.
"Diam." Dia berkata serak, menekan jarinya lebih keras ke pinggulku, membimbing cara aku menunggangi pangkuannya dengan cepat, meluncurkan pintu masuk basahku dan membuat klitorisku bergesekan dengan ereksinya.
"Hah, Julian..." Namanya keluar dengan erangan keras, dan dia mengangkat pinggulku dengan sangat mudah dan menarikku turun lagi, membuat suara hampa yang membuatku menggigit bibir. Aku bisa merasakan bagaimana ujung kemaluannya bertemu dengan pintu masukku dengan berbahaya...
Angelee memutuskan untuk membebaskan dirinya dan melakukan apa pun yang dia inginkan, termasuk kehilangan keperawanannya setelah memergoki pacarnya selama empat tahun tidur dengan sahabatnya di apartemennya. Tapi siapa yang bisa menjadi pilihan terbaik, jika bukan sahabat terbaik ayahnya, seorang pria sukses dan bujangan yang terkenal?
Julian terbiasa dengan hubungan singkat dan one-night stand. Lebih dari itu, dia tidak pernah berkomitmen pada siapa pun, atau hatinya dimenangkan. Dan itu akan membuatnya menjadi kandidat terbaik... jika dia bersedia menerima permintaan Angelee. Namun, dia bertekad untuk meyakinkannya, bahkan jika itu berarti menggoda dan mengacaukan pikirannya sepenuhnya. ... "Angelee?" Dia menatapku bingung, mungkin ekspresiku juga bingung. Tapi aku hanya membuka bibir, berkata perlahan, "Julian, aku mau kamu bercinta denganku."
Rating: 18+
Cinta Terlarang: Aku dan Ayah Sahabatku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL. ISINYA DEWASA KARENA DIBERIKAN RATING 18+. BUKU-BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT KAMU MENCARI VIBRATOR DAN MENINGGALKAN CELANA DALAMMU BASAH. Nikmati, cewek-cewek, dan jangan lupa untuk berkomentar.
XoXo
Dia menginginkan keperawananku.
Dia ingin memiliki diriku.
Aku hanya ingin menjadi miliknya.
Tapi aku tahu ini lebih dari sekadar membayar hutang. Ini tentang dia yang ingin memiliki diriku, bukan hanya tubuhku, tapi setiap bagian dari siapa diriku.
Dan yang paling gila dari semuanya adalah kenyataan bahwa aku ingin memberikan segalanya padanya.
Aku ingin menjadi miliknya.
Kecanduan Teman Ayahku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.
**XoXo**
"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"
Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.
Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku
Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.
Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Terjebak Dengan Tiga Bos Seksi Saya
"Kamu mau itu, sayang? Kamu mau kami kasih apa yang diinginkan memek kecilmu?"
"Y...ya, Pak." Aku menghela napas.
Kerja keras Joanna Clover selama kuliah terbayar ketika dia mendapat tawaran pekerjaan sebagai sekretaris di perusahaan impiannya, Dangote Group of Industries. Perusahaan ini dimiliki oleh tiga pewaris mafia, mereka tidak hanya memiliki bisnis bersama, tetapi juga kekasih dan sudah bersama sejak masa kuliah.
Mereka tertarik secara seksual satu sama lain tetapi mereka berbagi segalanya bersama termasuk wanita dan mereka menggantinya seperti baju. Mereka dikenal sebagai playboy paling berbahaya di dunia.
Mereka ingin berbagi dirinya, tapi apakah dia akan menerima kenyataan bahwa mereka juga bercinta satu sama lain?
Apakah dia akan mampu menavigasi antara bisnis dan kesenangan?
Dia belum pernah disentuh oleh pria sebelumnya apalagi tiga sekaligus. Apakah dia akan menurut?
Mafia Posesifku
"Aku tidak tahu berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menyadari ini, sayang, tapi kamu milik kami." Suaranya yang dalam berkata, menarik kepalaku ke belakang sehingga matanya yang intens bertemu dengan mataku.
"Memekmu sudah basah untuk kami, sekarang jadilah gadis baik dan buka kakimu. Aku ingin mencicipinya, kamu mau lidahku menyentuh memek kecilmu?"
"Ya, p...papa." Aku mendesah.
Angelia Hartwell, seorang gadis muda dan cantik yang masih kuliah, ingin menjelajahi hidupnya. Dia ingin tahu bagaimana rasanya mengalami orgasme yang sesungguhnya, dia ingin tahu bagaimana rasanya menjadi seorang yang patuh. Dia ingin merasakan seks dengan cara yang terbaik, berbahaya, dan menggoda.
Dalam pencariannya untuk memenuhi fantasi seksualnya, dia menemukan dirinya di salah satu klub BDSM paling eksklusif dan berbahaya di negara ini. Di sana, dia menarik perhatian tiga pria Mafia yang posesif. Mereka semua menginginkannya dengan segala cara.
Dia menginginkan satu dominan, tetapi malah mendapatkan tiga yang posesif, dan salah satunya adalah dosen di kampusnya.
Hanya satu momen, hanya satu tarian, hidupnya berubah total.
Tak Terjangkau
Ketika wanita lain menuduhku dengan fitnah, bukan hanya dia tidak membelaku, tapi dia malah berpihak pada mereka untuk menindasku dan menyakitiku...
Aku benar-benar kecewa padanya dan menceraikannya!
Setelah kembali ke rumah orang tuaku, ayahku memintaku untuk mewarisi miliaran aset, dan ibuku serta nenekku memanjakanku, membuatku menjadi wanita paling bahagia di dunia!
Pada saat ini, pria itu menyesal. Dia datang padaku, berlutut, dan memohon agar aku menikah lagi dengannya.
Jadi, katakan padaku, bagaimana seharusnya aku menghukum pria tak berperasaan ini?
Alpha Terlarangnya
"Kamu menginginkanku sama seperti aku menginginkanmu, menyerahlah pada hasratmu sayang, dan aku akan membuatmu merasa sangat nikmat, sampai kamu tidak akan pernah ingin disentuh pria lain," bisiknya dengan suara serak, membuat inti tubuhnya berdenyut.
Itulah yang dia takutkan, bahwa ketika dia selesai dengannya, dia akan ditinggalkan hancur...
Scarlett Malone adalah seorang gadis serigala muda yang berani dan keras kepala, diberkati oleh dewi bulan sebagai Alpha Betina pertama.
Pindah ke kota baru bersama ibunya untuk memulai hidup baru, mereka disambut ke dalam kawanan baru dan keluarga baru. Hal-hal menjadi rumit ketika dia mulai merasa tertarik pada saudara tirinya yang tampan, cerdas, dan sombong, calon Alpha dari Kawanan Bulan Darah.
Apakah dia akan mampu mengatasi pikiran terlarang yang menguasai pikirannya dan membangkitkan kenikmatan yang dalam di dalam dirinya? Atau akankah dia mendorong batasannya sendiri dan menjelajahi perasaan terlarang yang membara di dalam dirinya?
Elijah Westwood, pria paling populer di sekitar, dan yang diinginkan setiap gadis untuk dicicipi. Seorang pemain yang tidak percaya pada cinta, maupun pasangan. Dia berusia dua puluh satu tahun dan tidak terburu-buru untuk menemukan jodohnya, menikmati hidup apa adanya, tanpa kekurangan wanita untuk dibawa ke ranjang.
Apa yang terjadi ketika dia pulang hanya untuk menemukan bahwa dia mulai melihat saudara tirinya dalam cahaya baru? Mengetahui bahwa ketika upacara perjodohan datang, dia akan menemukan pasangannya.
Apakah dia akan melawan segalanya untuknya, atau akankah dia melepaskannya?
Paket: Aturan Nomor 1 - Tidak Ada Pasangan
"Lepaskan aku," saya merengek, tubuh saya gemetar dengan hasrat. "Aku tidak mau kamu menyentuhku."
Saya jatuh ke depan di atas tempat tidur lalu berbalik untuk menatapnya. Tato gelap di bahu Domonic yang berotot bergetar dan mengembang dengan hembusan napasnya. Senyum dalam dengan lesung pipitnya penuh dengan kesombongan saat dia meraih ke belakang untuk mengunci pintu.
Menggigit bibirnya, dia berjalan mendekati saya, tangannya menuju ke jahitan celananya dan tonjolan yang semakin membesar di sana.
"Kamu yakin tidak mau aku menyentuhmu?" Dia berbisik, membuka simpul dan menyelipkan tangan ke dalam. "Karena demi Tuhan, itulah yang selalu ingin aku lakukan. Setiap hari sejak kamu melangkah ke bar kami dan aku mencium aroma sempurnamu dari seberang ruangan."
Baru mengenal dunia shifter, Draven adalah manusia yang sedang melarikan diri. Seorang gadis cantik yang tidak ada yang bisa melindunginya. Domonic adalah Alpha dingin dari Red Wolf Pack. Sebuah persaudaraan dari dua belas serigala yang hidup dengan dua belas aturan. Aturan yang mereka sumpah tidak akan pernah dilanggar.
Terutama - Aturan Nomor Satu - Tidak Ada Pasangan
Ketika Draven bertemu Domonic, dia tahu bahwa dia adalah pasangannya, tetapi Draven tidak tahu apa itu pasangan, hanya bahwa dia telah jatuh cinta dengan seorang shifter. Seorang Alpha yang akan menghancurkan hatinya untuk membuatnya pergi. Berjanji pada dirinya sendiri, dia tidak akan pernah memaafkannya, dia menghilang.
Tapi dia tidak tahu tentang anak yang dikandungnya atau bahwa saat dia pergi, Domonic memutuskan aturan dibuat untuk dilanggar - dan sekarang apakah dia akan menemukannya lagi? Apakah dia akan memaafkannya?
Kesempatan Kedua Miliarder: Merebut Kembali Hatinya
Namun, semuanya berubah pada hari aku melihat suamiku yang biasanya tenang dan pendiam, menyudutkan "saudara perempuannya" ke dinding, dengan marah menuntut, "Kamu memilih menikah dengan pria lain waktu itu. Apa hakmu untuk meminta apa pun dariku?!"
Saat itulah aku menyadari betapa dalamnya dia bisa mencintai seseorang—cukup untuk membuatnya menjadi gila.
Menyadari posisiku, aku diam-diam menceraikannya dan menghilang dari hidupnya.
Semua orang berkata bahwa Christopher Valence telah kehilangan akal sehatnya, putus asa mencari mantan istrinya yang tampaknya tidak berarti. Tidak ada yang tahu bahwa ketika dia melihat Hope Royston di lengan pria lain, rasanya seperti ada lubang yang tercabik di hatinya, membuatnya berharap bisa membunuh dirinya di masa lalu.
"Hope, tolong kembali padaku."
Dengan mata merah, Christopher berlutut di tanah, memohon dengan rendah hati. Hope akhirnya menyadari bahwa semua rumor itu benar.
Dia benar-benar sudah gila.
(Aku sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga aku tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)












