Bab [33]

Ucapan itu jelas menusuk tepat di ulu hati Dewi. Dia maju dan menampar Yuni dengan keras.

“Jangan besar kepala kamu. Cepat atau lambat, aku akan mengusirmu dari sini.”

Yuni memegangi pipinya sambil tersenyum penuh kemenangan. Dalam kegelapan, matanya berkilat seolah menyala-nyala.

“Kita lihat saj...

Masuk dan lanjutkan membaca