Bab 182 Miranda! Sesuatu terjadi pada saudaramu!

Sementara itu, di kantor pusat Grup Wijaya.

Tono Wijaya duduk di sofa kulit lebar. Wajahnya gelap, muram seperti mendung, saat ia menatap tajam asisten yang gemetar di depannya.

“Jadi maksud kamu, Alya nggak sekali pun nelepon hari ini?”

Suaranya tidak keras, tetapi dinginnya menyusup sampai ke t...

Masuk dan lanjutkan membaca