Bab [10]: Penyintas Baru

Julia Hartini sempat melihat aku melangkah masuk ke dalam hutan. Bibirnya yang ranum bergerak sedikit, seolah mau menahan aku, tapi pergelangan tangannya langsung dicengkeram Maya Lestari, perempuan sialan itu.

“Udahlah, biarin aja. Cuma dapet dua ekor ikan doang, sok ngerasa jagoan. Dia itu nggak ...

Masuk dan lanjutkan membaca