Bab [14] Kembali ke Gua

Aku menggenggam tangan Luna Wijaya erat-erat, menariknya untuk berlari cepat melintasi pasir yang mulai dingin, menuju pantai tempat kami berkumpul tadi. Kartu identitas yang tadi kutemukan sudah kuselipkan sedalam mungkin di dalam ransel, untuk sekarang itu bukan prioritas.

Aku sebenarnya cukup ya...

Masuk dan lanjutkan membaca