Bab [16]: Hujan Deras

Malam itu, kami akhirnya berhenti berdebat dan memilih istirahat. Di dalam gua, api unggun masih menyala, memantulkan cahaya jingga di dinding batu yang lembap. Di luar, hujan deras terus mengguyur hutan dan pantai tanpa belas kasihan, tapi di dalam sini tetap terasa hangat.

Wahyu Santoso dan Maya ...

Masuk dan lanjutkan membaca