Bab [42] Rencana

Begitu rencana itu terbentuk di kepala, bayangan satu nama langsung muncul: Maya Lestari. Mungkin aku bisa memanfaatkannya buat mengawasi gerak-gerik Wahyu Santoso.

Begitu kepikiran seperti itu, tatapanku ke arah Maya jadi lebih dalam dan penuh perhitungan.

Begitu dengar aku mau mengajaknya pergi ...

Masuk dan lanjutkan membaca