Bab [62] Gua Runtuh

Si Hitam sepertinya mengerti ucapanku lagi. Ia langsung menunduk, menempelkan telinganya ke tanah. Setelah mendengarkan selama beberapa detik, ia tiba-tiba melompat dan berlari sekencang-kencangnya ke arah mulut gua, seolah kesetanan.

Melihat pemandangan itu, aku segera menoleh ke Luna Mertawan....

Masuk dan lanjutkan membaca