Bab [67] Buah Merah Misterius

Aku berusaha bangkit dengan susah payah. Luka gores di punggungku terasa begitu perih hingga aku tidak bisa menahan diri untuk tidak meringis kesakitan.

Aku kembali menggendong Luna Mertawan, lalu tiba-tiba teringat kalau Si Hitam masih tertinggal di padang rumput tadi.

Tapi, mana sempat aku memik...

Masuk dan lanjutkan membaca