Bab [72] Pengkhianatan

Keesokan paginya, Gita Wijaya langsung mengajak kami mencari buah misterius yang dia ceritakan.

Sepanjang jalan, aku dan Gita mengobrol dan tertawa seperti biasa, tidak menunjukkan gelagat aneh sedikit pun.

Namun, Luna Mertawan tidak pandai berpura-pura. Sesekali, dia melirik Gita yang berjalan di...

Masuk dan lanjutkan membaca