Bab [73] Patung Super Besar

“Arya Wijaya, gimana ini?”

Wajah kecil Luna Mertawan yang pucat pasi tak mampu menyembunyikan rasa takutnya.

Ini adalah pertama kalinya ia melihat seseorang mati mengenaskan dengan perut terburai dan kepala pecah, apalagi orang itu baru saja berbicara dengannya beberapa saat yang lalu.

Wajahku ju...

Masuk dan lanjutkan membaca