Bangkit dari Abu: Jalan Sang Istri Terkutuk Menuju Pembalasan

Bangkit dari Abu: Jalan Sang Istri Terkutuk Menuju Pembalasan

Ahmad Fauzi · Sedang Diperbarui · 122.0k Kata

716
Populer
716
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Keluargaku menyiksaku dan tak pernah memperhatikanku, sementara mereka memanjakan anak angkat mereka dengan kasih sayang. Statusku di rumah bahkan lebih rendah dari pelayan!
Bahkan saat aku diculik dan dibunuh, tak ada yang peduli... Aku sangat membenci mereka!
Untungnya, karena takdir yang berbelit, aku terlahir kembali!
Dengan kesempatan hidup kedua, aku akan hidup untuk diriku sendiri, dan akan menjadi ratu industri hiburan!
Dan aku akan membalas dendam!
Mereka yang pernah menindas dan menyakitiku, akan kubuat mereka membayar sepuluh kali lipat...

Bab 1

Rasa sakit seperti tulang-tulang yang remuk menjalar ke seluruh tubuh. Lintang Lim tersentak bangun dari tempat tidur, terengah-engah dengan napas yang memburu. Semua kenangan yang terkubur dalam-dalam di benaknya kini kembali hidup dengan jelas.

Dia benar-benar terlahir kembali.

Setelah menenangkan diri, dia menghela napas panjang. Sudut bibirnya sedikit terangkat membentuk senyuman tipis. Bisa mengulang semuanya sekali lagi, rasanya sungguh menyenangkan.

Perlahan, Lintang turun dari tempat tidur dan berjalan ke depan lemari pakaian. Dia memilih gaun dengan warna cerah untuk dikenakan, lalu membuka pintu kamarnya.

Di tangga, dia berpapasan dengan Lucas Lestari yang baru saja pulang. Tatapan mereka bertemu sejenak. Alis tebal Lucas langsung berkerut tajam, lalu dia membuka suara, "Kamu di rumah? Kenapa tidak menyahut waktu pelayan mengetuk pintu?"

Lintang Lim menatapnya dengan ekspresi acuh tak acuh. "Suka-suka aku."

Lucas Lestari, putra kedua keluarga Lestari, adalah kakak kandungnya—kakak laki-lakinya yang nomor dua—dan juga manajernya secara nama.

Mendengar jawabannya, kerutan di dahi Lucas semakin dalam, nadanya penuh dengan rasa jijik. "Mau seenaknya juga ada batasnya. Ini keluarga Lestari, bukan kampung. Tahu aturan sedikit!"

Lintang Lim mendengus dingin. "Aturan? Selama bertahun-tahun ini, tidak ada yang pernah mengajariku aturan keluarga Lestari. Oh, aku tahu sekarang. Menjadi budak untuk kalian keluarga Lestari, itu aturannya, kan?"

Wajah Lucas menjadi semakin masam mendengar sindiran itu. Suaranya tanpa sadar meninggi. "Aku cuma minta kamu memberikan satu kesempatan untuk Luna, kapan aku menyuruhmu jadi budak? Kamu tinggal di rumah sebagus ini, dilayani pelayan, masih belum puas juga?"

Mendengar itu, raut wajah Lintang langsung menjadi dingin. Dia berkata dengan penekanan di setiap katanya, "Kali ini sutradara sendiri yang menunjukku. Kalaupun aku tidak pergi, aku tidak akan memberikannya pada siapa pun."

"Kalau Luna Lestari mau, suruh dia buktikan kemampuannya sendiri dan bicara langsung dengan sutradara."

Dia sebenarnya adalah putri bungsu keluarga Lestari, tetapi hilang saat berusia empat tahun. Bukan karena dia berlarian sembarangan, melainkan karena kakak kelimanya terlalu asyik bermain hingga melupakannya.

Setelah itu, Nyonya Lestari yang tidak tahan dengan guncangan batinnya, mengadopsi seorang gadis kecil yang agak mirip dengannya. Gadis itu menggantikan posisinya sebagai putri keluarga Lestari.

Secara kebetulan, keluarga Lestari menemukannya tahun lalu dan membawanya pulang dengan gegap gempita. Awalnya Lintang mengira keluarga Lestari benar-benar peduli padanya, putri kandung mereka. Namun, ternyata semua itu hanya pertunjukan untuk orang luar.

Keluarga Lestari selalu memihak Luna Lestari, sementara dirinya selalu ditekan dan direndahkan.

Apa pun yang Luna inginkan, Lintang harus menyerahkannya dengan patuh. Jika tidak, dialah yang dianggap tidak pengertian dan tidak menyayangi adiknya.

Padahal kenyataannya, dia dan Luna sama sekali tidak punya hubungan darah. Kakak-adik macam apa mereka?

Sebelum kembali ke keluarga Lestari, Lintang bekerja mati-matian mengambil peran apa pun. Demi syuting, dia bahkan pernah berendam berjam-jam di air es saat musim dingin dengan suhu minus dua puluh derajat. Berkat kerja keras itulah dia berhasil meraih sedikit kesuksesan.

Setelah ditemukan oleh keluarga Lestari, Lucas mengatakan itu demi perkembangan kariernya, lalu memaksanya pindah ke agensi milik keluarga Lestari dan mengganti manajernya menjadi Lucas sendiri.

Setelah Luna tahu, dia juga merengek-rengek ingin debut, dan menandatangani kontrak dengan agensi keluarga Lestari hampir bersamaan dengannya.

Setiap kali ada proyek bagus, orang pertama yang dipikirkan Lucas pastilah Luna. Proyek yang didapat Lintang terkadang bahkan lebih buruk daripada saat dia masih menjadi pemeran figuran.

Dia tahu tidak bisa mengandalkan Lucas. Kali ini, dengan susah payah, Lintang berhasil mendapatkan posisi sebagai tamu di sebuah acara ragam populer berkat usahanya sendiri. Begitu Luna tahu, dia berulang kali merayu Lucas, membujuknya agar Lintang menyerahkan kesempatan itu.

Lucas tidak berhasil membujuknya, jadi dia menyuruh seluruh keluarga untuk membujuk Lintang. Ketika semua bujukan gagal, mereka mulai melakukan pemerasan emosional dan merendahkannya.

Lintang yang tidak tahan lagi, mengunci diri di kamar dan mengabaikan siapa pun yang mengetuk pintu.

"Kali ini, kamu berikan posisi itu pada Luna. Kebetulan ada drama bagus yang sedang mencari pemeran utama wanita, aku akan bantu negosiasikan untukmu."

Lucas melunakkan nadanya, seolah pasrah. Namun, kata-katanya justru membuat Lintang ingin tertawa.

"Kalau memang bagus, kenapa tidak diberikan pada Luna Lestari saja?"

Lintang sama sekali tidak percaya Lucas akan memberinya proyek yang bagus. Bahkan jika memang bagus, meski katanya akan dinegosiasikan untuknya, pada akhirnya pasti akan jatuh ke tangan Luna.

Apa Lucas benar-benar menganggapnya sebodoh itu, percaya pada omong kosong apa pun?

Tanpa menunggu Lucas bicara lagi, Lintang melewatinya dan menuruni tangga. Tidak lama kemudian, terdengar suara pintu dibanting.

Lucas menggertakkan giginya karena marah. Sambil menatap ke arah pintu utama vila, dia tanpa sadar mengepalkan tinjunya. "Sifat Lintang Lim ini benar-benar liar, tidak ada anggun-anggunnya seperti putri keluarga kaya. Jauh lebih penurut Luna."

Lintang Lim berdiri di luar pintu vila, menoleh ke belakang menatap bangunan empat lantai itu dengan tatapan penuh ironi.

Sejak kecil dia mendambakan kasih sayang dan kehangatan sebuah rumah. Itulah sebabnya di kehidupan sebelumnya, setelah ditemukan, dia selalu mengalah. Tidak peduli seberapa keterlaluan Luna, selama Nyonya Lestari mengucapkan beberapa kata manis atau kakak-kakaknya menunjukkan sedikit ketidaksenangan, dia akan membiarkannya, karena takut membuat keluarganya tidak bahagia.

Selama itu baik untuk keluarganya, penderitaan apa pun akan dia tanggung, keluh kesah apa pun akan dia telan. Hidupnya setiap hari bahkan lebih buruk daripada seorang pelayan.

Namun pada akhirnya, keluarga Lestari tetap menganggapnya tidak pengertian dan menuduhnya tidak tahu berterima kasih. Di mata mereka, dia tidak akan pernah bisa menandingi seujung kuku pun dari Luna Lestari.

Hingga pada akhirnya, saat dia diikuti dan diculik, lalu didorong dari atas gedung, seluruh keluarga Lestari masih sibuk mengurusi Luna yang pergelangan kakinya terkilir.

Saat jatuh dari gedung, rasa sakit tulangnya yang remuk masih dia ingat sampai sekarang.

Apa yang disebut ikatan keluarga Lestari itu, dia tidak menginginkannya lagi.

Mungkin ini adalah anugerah dari langit. Setelah mati, dia secara tak terduga mengaktifkan sebuah sistem. Dengan terus-menerus menyelesaikan misi, dia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk hidup kembali.

Hanya saja, takdir aslinya terlalu pendek. Garis hidupnya hanya sepotong kecil.

Bahkan jika terlahir kembali, waktunya tidak banyak. Untuk hidup lebih lama, dia harus mengubah takdir aslinya. Selama dia mendapatkan lebih banyak cinta dari orang-orang, dia bisa memperpanjang garis hidupnya.

Semakin panjang garis hidupnya, semakin lama dia bisa hidup.

Memikirkan hal ini, Lintang Lim menarik kembali pandangannya, berbalik dan pergi. Tidak lama kemudian, dia kembali dengan membawa beberapa dokumen.

Saat masuk, anggota keluarga Lestari sudah selesai sarapan dan sedang duduk di ruang tamu. Melihatnya kembali, raut wajah mereka serempak menjadi masam.

Lintang pura-pura tidak melihat, lalu membentangkan dokumen-dokumen itu di atas meja kopi di depan mereka.

"Kalau tidak ada masalah, silakan tanda tangan."

Lintang berdiri di samping, meletakkan sebuah pulpen di atas masing-masing dokumen, dan juga sebuah kartu ATM di sebelahnya.

Di bagian atas dokumen itu, tertulis empat kata besar: SURAT PEMUTUSAN HUBUNGAN KELUARGA. Total ada enam salinan, dan semuanya sudah dia tandatangani.

Kartu ATM itu diberikan oleh ayahnya saat dia baru kembali ke keluarga Lestari, katanya sebagai "uang jajan". Dia tidak pernah memakainya sepeser pun, tetapi setiap kali mereka mengomelinya, mereka selalu menambahkan kalimat ini:

"Keluarga Lestari sudah menghabiskan uang untuk membesarkanmu, begini caramu membalasnya?"

Nyonya Lestari mengambil salah satu dokumen dan membacanya sekilas, lalu langsung berdiri dari sofa dengan marah. "Kamu ini mengamuk apa lagi? Apa kamu baru senang kalau membuat rumah ini kacau balau?"

Lintang menatap mata Nyonya Lestari tanpa ekspresi, suaranya datar tanpa gejolak. "Bukankah ini yang selalu kalian inginkan? Aku hanya menuruti keinginan kalian."

Lucas mengambil surat pemutusan hubungan keluarga miliknya, merobeknya menjadi serpihan-serpihan kecil, lalu melemparkannya ke wajah Lintang. "Aku hanya memintamu memberi Luna satu kesempatan, dan kamu mengancam kami dengan memutuskan hubungan? Kenapa kamu tidak bisa bersikap dewasa sedikit?"

Lintang tertawa dingin, menepis serpihan kertas dari rambutnya. "Kamu pikir ini kartu As yang kuat? Apa aku orang rendahan yang akan mengancam kalian dengan hal sepele seperti ini? Konyol."

Mendengar kata-katanya, Yoga Lestari, anak ketiga keluarga Lestari, menatapnya dengan tatapan mengejek. "Kamu hanya tidak ingin Luna sukses karena takut dia akan mengalahkanmu, jadi kamu memakai cara ini, kan? Benar-benar seperti badut."

Denny Lestari, anak keempat, ikut menimpali dengan nada menghakimi, "Lintang Lim Lestari, kamu memang tidak suka melihat keluarga ini tenang. Sifat burukmu yang terbawa dari kampung selama bertahun-tahun itu hanya kami yang mau memakluminya. Cepat minta maaf pada Ibu, lalu berikan posisi itu pada Luna, dan masalah ini selesai."

Luna Lestari tidak bersuara sama sekali sejak awal. Dia hanya duduk di sofa, menatap Lintang dengan ekspresi penuh kemenangan.

Di rumah ini, Luna tidak pernah perlu mengatakan atau melakukan apa pun. Semua yang dia inginkan, kelima kakaknya akan langsung melakukannya untuknya.

Lintang melirik Denny Lestari dengan senyum dingin. "Tidak perlu. Hari ini aku hanya memberi tahu kalian. Apa pun yang kalian pikirkan, aku tidak peduli."

"Mulai sekarang, kita tidak punya urusan apa-apa lagi. Namaku Lim, bukan Lestari."

Setelah selesai bicara, tanpa menunggu reaksi mereka, Lintang berbalik dan berjalan keluar. "Mulai sekarang, rumah kalian tidak akan pernah kacau balau lagi. Pasti akan sangat damai."

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Ayah Sahabat Terbaikku

Ayah Sahabat Terbaikku

39.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · P.L Waites
Elona, yang berusia delapan belas tahun, sedang berada di ambang babak baru dalam hidupnya—tahun terakhirnya di SMA. Dia memiliki impian untuk menjadi model. Namun, di balik penampilan percaya dirinya, ada rahasia yang ia simpan—perasaan suka pada seseorang yang tak terduga—Pak Crane, ayah dari sahabatnya.

Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.

Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.

Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?

Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku

Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku

13.2k Dilihat · Sedang Diperbarui · Rangga Wijaya
Namaku Kevin. Di usia tiga puluh tahun, aku dikaruniai seorang istri yang baik, cantik, dan memesona, terkenal dengan tubuhnya yang menakjubkan, serta keluarga yang bahagia. Penyesalan terbesarku berawal dari sebuah kecelakaan mobil yang merusak ginjalku dan membuatku menjadi impoten. Meskipun berada di dekat istriku yang menggairahkan dan penuh hasrat, aku merasa tidak mampu mencapai ereksi.

Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.

Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Sang Profesor

Sang Profesor

16.8k Dilihat · Selesai · Mary Olajire
"Di tangan dan lututmu," dia memerintah.
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."


Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Kecintaan Satu Malam

Kecintaan Satu Malam

522 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Sebelum menikah.
Dia berkata: "Kasar, tidak profesional, melempar wanita. Tidak heran seorang pria seperti Anda akan merampok seorang wanita. "
Dia mencentang bibirnya: mata tersapu di atas tubuhnya, samar-samar: "kekanak-kanakan, bandara, masalah cinta, bahkan wanita tidak bisa dipanggil, saya enggan menerima Anda." "
Dia mencibir: Tidak, aku akan menemukan seorang pria yang bersedia menerimaku.
Dia menggendongnya: Saya tidak pergi ke neraka, yang pergi ke neraka
Setelah menikah.
"Apa tiga disiplin ilmu dan delapan catatan?" Seorang kolonel menatap wanita yang telah kembali terlambat dan menatap wajah merahnya karena minum.
"Eh- "Wanita minum di kepala, orang tua tidak tahu, tetapi juga kembali tiga disiplin ilmu delapan perhatian?"
"Sepertinya pendidikan kemarin tidak cukup mendalam. Hari ini kita harus melanjutkan pendidikan kita. "Seorang kolonel akan mabuk bahu wanita, dengan kekuatan fisik untuk memberitahunya, apa yang disebut tiga disiplin ilmu, delapan perhatian.
Segera setelah di kamar datang tangisan seorang wanita: "Brengsek, aku ingin bercerai." "
Suara seorang kolonel sangat tenang: "Maaf, tentara tidak bisa bercerai." "
"Aku akan protes, uh- "
Brengsek, selalu menggunakan trik ini, dia tidak bosan ah?
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

7.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Pada hari tergelap dalam hidupku, aku bertemu dengan seorang pria yang sangat tampan di sebuah bar jalanan di Jakarta. Pria itu memiliki otot dada yang sangat menawan untuk disentuh. Kami melewatkan malam penuh gairah yang tak terlupakan, namun itu hanyalah hubungan satu malam, dan aku bahkan tidak tahu namanya.

Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!

Jantungku hampir berhenti berdetak.

Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.

Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.

Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!

Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.

Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder

Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder

3.9k Dilihat · Sedang Diperbarui · Dewi Sartika
Setelah bertahun-tahun menghilang, Sari tiba-tiba mengumumkan comebacknya, membuat para penggemarnya menangis haru.
Dalam sebuah wawancara, Sari mengaku masih single, menyebabkan sensasi besar.
"Nyonya Limbong bercerai" langsung melesat ke puncak trending search.
Semua orang tahu Ari Limbong adalah taktisi yang kejam.
Persis ketika semua orang mengira dia akan menyikat habis Sari, sebuah akun baru terdaftar memberi komentar di profil pribadi Sari: "Bersimpuh di lantai atau di hadapanku, pilih!"
Bapak Forbes

Bapak Forbes

17.1k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Menunduklah. Aku ingin melihat pantatmu saat aku menyetubuhimu."

Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.

"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.

"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.

Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.



Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.

Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.

Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.

Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Flavour Its Yours

Flavour Its Yours

1.1k Dilihat · Selesai · Susan adaline
Perjodohan tak terduga harus dialami oleh Anna. Gadis itu bersedia untuk menikahi cinta pertamanya karena keinginan sang Kakek. . Namun sayangnya, Sean tidak bisa membuka hati untuk siapapun, termasuk Anna. Pernikahan yang mereka jalani hanya Anna lah yang memberikan seluruh hatinya kepada Sean. Meskipun Sean merupakan CEO kaya, muda dan tampan, namun itu tidak membuat Anna bahagia. Gadis itu hanya ingin bisa dicintai oleh suaminya dengan sepenuh hati.
"Kak Sean, walau kau tidak mencintaiku. Tapi, aku akan tetap berusaha menjadi istri yang terbaik untukmu."
-Anna-
"Kalau kau tau aku tidak mencintaimu, kenapa memilih untuk tetap menerima perjodohan ini?"
-Sean-
Ayah Presiden, ayo segera

Ayah Presiden, ayo segera

783 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dia dikhianati oleh saudara tirinya dan secara tidak sengaja kehilangan dirinya dari seorang pria asing.
Dengan tubuh yang patah, tetapi dalam sedih mereka tidak berdaya ketika kecelakaan mobil ...
Empat tahun kemudian, dia memiliki putra yang cantik dan suami nominal.
Karena anaknya mengalami masalah, dia tidak sengaja bertemu dengan pria pengganggu bernama Li Shengtian, dan sejak saat itu, dia terjerat dengan itu.
Pria itu tidak hanya menciumnya pada kesempatan pertama, tetapi dia bahkan mengambil hati putranya se seakan-sesering itu.
Hidupnya benar-benar dalam kesulitan karena penampilannya.
Ketika orang-orang munafik suaminya mendirikan runtuh, kekejaman saudara perempuan terekspos, orang tua dan penggemar kehidupan sedikit tidak terwujud, ingatannya, juga mulai berangsur pulih.
Bekas luka dilucuti lapisan demi lapisan, dia menemukan bahwa dia telah terbiasa dengan keberadaan pria itu, bahkan jika semua orang meninggalkannya, hanya dia, masih ada untuk tidak meninggalkan ...
Sudah waktunya untuk menemukan suami untuk diri sendiri dan menemukan ayah kandungnya untuk anak anda!
Pengantin Palsu: Pembantu Manis Menjadi Nyonya Howard

Pengantin Palsu: Pembantu Manis Menjadi Nyonya Howard

16.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · Elowen Thorne
Natalie mengambil peran sebagai pembantu di rumah keluarga Cullen demi ibunya yang sakit parah. Dia diminta untuk berpura-pura menjadi Nona Cullen. Dia harus berinteraksi dengan tunangan Nona Cullen, Adrian Howard, bahkan berbagi tempat tidur dengannya! Saat menyamar sebagai Nona Cullen, Adrian bersikap baik padanya, tetapi ketika Natalie kembali ke identitas aslinya, Adrian salah mengira dia sebagai pemburu harta. Meskipun ada kebingungan identitas, ada percikan yang tak terbantahkan antara Natalie dan Adrian. Pertanyaannya adalah: kapan Adrian akan menyadari bahwa kasih sayangnya yang tulus bukan untuk Nona Cullen yang licik, tetapi untuk Natalie yang sebenarnya?

Pembaca yang terhormat, karena beberapa masalah kesehatan, saya perlu memperlambat jadwal pembaruan untuk cerita kesayangan kita untuk sementara waktu. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda yang terus berlanjut!
Ayo! Mas Leng!

Ayo! Mas Leng!

484 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dia adalah "ayah baptis elektronik" paling terkenal di dunia, dia adalah seorang psikolog yang tidak diheralkan.
Dia berkata: "Garis hidup Anda begitu lama, itu berarti bahwa sumpah Anda dapat dilakukan untuk waktu yang lama, wanita yang Anda cintai akan sangat bahagia dan bahagia ..."
"Apakah Anda ingin menjadi wanita bahagia itu?" tanyanya. "
Dia pikir dia mencintainya, tapi itu masih konspirasi.
Pada hari pernikahan, cinta lama datang dan pergi, dan melihat dinginnya pria itu sendiri dalam sekejap, dan dia tahu bahwa cinta itu berakhir lagi.
Untuk melupakan rasa sakit, lupakan dia, dia mengeluarkan jam saku menghipnotis dirinya sendiri, menghapus semua kenangan tentang dia,
Tapi pria itu tidak membiarkannya pergi, "Wanita! Tidak peduli berapa kali kau melupakanku! Aku akan memanggil kembali cintamu untukku!
Mami, Papi Memintamu Kembali

Mami, Papi Memintamu Kembali

1.4k Dilihat · Selesai · I S M I
Binar Mentari menikah dengan Barra Atmadja,pria yang sangat berkuasa, namun hidupnya tidak bahagia karena suaminya selalu memandang rendah dirinya. Tiga tahun bersama membuat Binar meninggalkan suaminya dan bercerai darinya karena keberadaannya tak pernah dianggap dan dihina dihadapan semua orang. Binar memilih diam dan pergi.
Enam tahun kemudian, Binar kembali ke tanah air dengan dua anak kembar yang cerdas dan menggemaskan, sekarang dia telah menjadi dokter yang berbakat dan terkenal dan banyak pria hebat yang jatuh cinta padanya!
Mantan suaminya, Barra, sekarang menyesal dan ingin kembali pada pelukannya. Akankah Binar memaafkan sang mantan?
“Mami, Papi memintamu kembali? Apakah Mami masih mencintainya?”