
Crazy Husband
Soesan · Selesai · 190.5k Kata
Pendahuluan
"Maafkan aku, Cecil. Aku tidak akan pernah menyentuhmu sedikitpun karena aku hanya mencintai istriku."
"Lalu untuk apa kamu memintaku menikah denganmu, Daren?" Sebuah pertanyaan yang memang pantas diberikan untuk pria aneh itu.
Kesakitan dan kekecewaan Cecil tidak hanya sampai di situ saja. Daren bukan hanya tidak menyentuhnya sama sekali, tapi pria itu benar-benar tidak pernah menganggapnya ada sebagai seorang istri.
Hampir setiap malam Daren tidak pernah tidur dengannya. Pria itu mempunyai kamar khusus yang tidak satu orang pun boleh mengunjunginya termasuk Cecil.
Semua yang Daren lakukan menimbulkan kecurigaan yang besar bagi Cecil. Secara diam-diam wanita itu menyelinap masuk ke dalam kamar rahasia milik Daren.
Sakit dan kecewa Cecil tidak lebih besar dari keterkejutannya ketika mengetahui kenyataan yang ada. Sebuah boneka wanita berparas cantik terbaring indah di atas ranjang besar dengan segala kesempurnaannya.
Bab 1
"Carley, bila ada yang mencari aku minta dia datang dua jam lagi. Aku ada urusan sedikit dan mungkin akan lama atau minta dia datang lain waktu lagi," ucap Daren sembari melangkah tanpa berhenti sedikit pun.
"Siap, Bos." Dengan cepat Carley menjawab Daren.
"Eh, Bos." Carley mengejar langkah Daren dengan membawa berkas di tangannya.
"Apa?" Daren berhenti dengan mata melotot ke arah asistennya.
Carley nyengir dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali.
"Ini!" Carley menyodorkan berkas dan alat tulis pada Daren setelah langkahnya tepat di depan Daren.
"Apa ini?" Daren memicingkan matanya dengan bola mata naik turun pada berkas dan berganti menatap Carley.
"Tanda tangan, Bos," ucap Carley dengan senyum tipis dan gaya bodohnya.
"Untuk apa? Jelaskan dulu padaku! Kamu pikir aku akan tanda tangan begitu saja tanpa mengetahui isinya!"
Daren memang senang membuat asistennya repot. Bukan berarti Daren merupakan bos yang arogan dan tinggal terima jadi saja. Dia hanya senang melihat Carley nyengir dan garuk-garuk kepala saja. Dia senang melihat Carley dengan sikap bodoh dan polosnya.
Sebenarnya Carley bukan orang yang bodoh. Dia adalah orang yang cerdas, makanya Daren memilih dia menjadi asisten pribadinya. Carley juga orang yang jujur dan bertanggung jawab. Dia tidak pernah membuat Daren kecewa sungguhan.
Dengan sabar Carley membacakan dan menjelaskan isi berkas yang harus ditandatangani oleh Daren. Pria itu menjelaskan secara detail hampir seluruh isi dokumen.
"Sini!" Dengan cepat Daren mengambil berkas dari tangan Carley dan langsung membubuhkan tanda tangan. "Nih!" ucapnya lagi setelah selesai membubuhkan tanda tangan.
Carley yang masih bengong menerima berkas itu lagi dengan pergerakan tangan sangat lambat. Matanya menatap heran dan geram pada bosnya. Melihat kegeraman Carley, Daren melangkah pergi begitu saja tanpa permisi.
"Dasar, bos gila!" umpat Carley kesal dengan sikap Daren.
"Aku masih mendengar apa yang kamu katakan, Carley! Tunggu sampai aku pulang dan memberimu hukuman!" teriak Daren tanpa membalik tubuhnya.
"Ampun, Bos!" Carley juga berteriak menjawab ancaman Daren.
Dengan langkah tegas dan penuh wibawa, Daren terlihat sangat gagah dan tampan. Pria itu langsung masuk ke dalam mobilnya dan langsung menginjak pedal gas dengan sangat dalam sehingga mobil yang ditunggangi melaju dengan sangat cepat meninggalkan gedung pencakar langit miliknya.
Tujuan utama pria itu adalah toko obat yang ada di sebelah supermarket. Toko obat yang sudah menjadi langganannya.
"Tuan Daren," sapa seorang wanita dengan senyum tipis ketika melihat Daren memasuki tokonya.
"Hay, Cintia," sapanya ramah membalas sapaan wanita itu.
Daren mendekati wanita itu dan menatap wajahnya.
"Ada yang Anda butuhkan, Tuan?" tanya wanita itu terlihat akrab.
"Biasa," ucapnya mengedipkan sebelah matanya.
"Oke, aku tau."
Tanpa menunggu dan bertanya kembali, wanita itu sudah tau apa yang Daren butuhkan. Cintai memutar tubuhnya dan meninggalkan Daren untuk mengambil apa yang Daren butuhkan. Tidak lama wanita itu sudah kembali lagi dengan membawa benda yang Daren butuhkan.
"Coba ini!" ucap wanita itu menyodorkan benda yang Daren minta.
"Berbeda?" ucap Daren dengan mengamati kemasan yang dia minta. Kemasan itu berbeda dengan kemasan yang biasa dia beli dan pakai.
"Ya, ini keluaran baru, Tuan." Cintia sedikit lirih saat mengatakan hal itu.
"Apa kelebihannya dari yang biasa aku pakai? Apa ini lebih istimewa?" Daren penasaran dengan khasiat dan kelebihan benda itu.
"Coba saja! Aku tidak akan mengatakannya. Sebelum Anda mencobanya sendiri, Anda tidak akan percaya." Lagi-lagi Cintia sedikit menekan suaranya dengan mata beredar ke sekitar seolah pembicaraan mereka ada yang menguping.
"Apa kamu pernah mencobanya?" Mata Daren mulai berkedip menggodanya.
"Hey! Aku tidak butuh barang ini! Aku bisa memproduksinya sendiri. Cukup dengan sedikit sentuhan dan permainan yang pas, aku pasti akan menghasilkannya." Cintia tampak kesal dengan mimik wajah Daren padanya.
"Aku percaya padamu. Karena sekali colek saja napsumu sudah melambung tinggi." Lagi-lagi Daren menggoda Cintia dengan kejahilannya yang tiada henti.
Pria itu memang suka menggoda orang-orang di sekitarnya yang dia anggap sudah seperti keluarganya sendiri. Mereka berdua bercakap-cakap sesaat.
Daren meminta Cintia untuk menemaninya makan siang hari itu karena Daren sendiri tidak mempunyai teman untuk makan. Dengan senang hati Cintia akan melakukannya selama itu gratis dan Daren membawanya belanja untuk membelikan keperluan dirinya.
"Dasar wanita matre!" canda Daren pada Cintia.
"Kalau tidak mau ya sudah, aku tidak akan menemanimu makan," ucap Cintia dengan membuang mukanya dari Daren.
"Oke. Aku akan membelikan apa pun yang akan kamu beli, tapi ingat! Tidak lebih dari satu juta saja."
"Hey! Dapat apa uang satu juta doang? Satu pakaian saja tidak," ucap Cintia melebihkan harga.
"Mau tidak? Kalau tidak mau ya sudah, biar aku makan sendiri saja. Lumayan uangnya bisa untuk beli barang ini lagi," ucap Daren menggoyangkan benda yang ada di tangannya.
"Ish, harga benda itu hanya kecil bagimu. Kamu bisa membeli pabriknya sekalian," ucap Cintia sembari berjalan menyetarakan langkah kakinya dengan langkah Daren.
Memang benar, Daren tidak hanya bisa membeli satu barang itu saja. Kekayaan yang pria itu miliki bisa saja untuk mendirikan pabrik sendiri.
Siang ini Daren tidak makan sendiri lagi. Biasanya dia akan mengajak Carley untuk makan siang, tapi kali ini tidak dia lakukan karena Daren ingin membeli benda itu. Daren tidak mau Carley tau apa yang dia beli. Hanya dia dan Cintia yang tau.
"Daren, kenapa kamu tidak menikah saja?" tanya Cintia di sela giginya mengunyah makanan.
"Aku tidak bisa menduakan Amara."
"Tapi, Daren. Amara itu-"
"Jangan katakan apa-apa tentang Amara!" Daren membanting sendok dan garpu di atas piring dengan kasar.
Pria itu marah dan tidak suka ada yang membicarakan soal Amara.
Matanya menatap penuh api kemarahan dan kekecewaan pada Cintia.
"Maafkan aku, Daren," ucap Cintia membalas tatapan Daren dengan rasa bersalah, tapi merasa kasihan dan iba juga.
"Maafkan aku, aku tidak bermaksud untuk membentak dan bicara keras padamu," ucap Daren merasa bersalah melihat wajah sedih Cintia.
Sikap dan suaranya mulai melunak lagi. Daren kembali mengambil sendok dan garpu. Dia kembali menikmati makanan yang ada di piringnya. Sedangkan Cintia, wanita itu masih belum mengalihkan matanya dari pria di hadapannya.
Cintia sama sekali tidak habis pikir dengan apa yang ada dalam pikiran Daren. Dia merasa apa yang terjadi dan dialami oleh Daren saat ini adalah hal yang tidak benar, tapi dia tidak akan bisa melarang atau melakukan apa-apa untuk meminta Daren meninggalkan dan melupakan Amara.
"Makanlah lagi dan jangan pernah mengatakan apapun tentang aku dan Amara! Aku dan Amara biar menjadi kisah kehidupanku yang tidak akan pernah aku ubah. Lagi pula aku sangat mencintainya dan dia juga mencintaiku. Cinta kami akan terus menyatukan sampai kapan pun."
Daren tau apa yang Cintia pikirkan tentang dirinya. Meski begitu, dia tidak ingin ada orang lain yang mencampuri kehidupannya. Termasuk Cintia. Meski mereka adalah teman dekat, tapi Daren tidak mengijinkan Cintia ikut campur urusan pribadinya terlebih hal yang berhubungan dengan Amara, wanita yang sangat dicintainya.
Bab Terakhir
#196 Bab 196
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#195 Bab 195
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#194 Bab 194
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#193 Bab 193
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#192 Bab 192
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#191 Bab 191
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#190 Bab 190
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#189 Bab 189
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#188 Bab 188
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#187 Bab 187
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Jatuh Cinta pada Teman Ayah
"Tunggangi aku, Angel." Dia memerintah, terengah-engah, membimbing pinggulku.
"Masukkan ke dalam, tolong..." Aku memohon, menggigit bahunya, mencoba mengendalikan sensasi nikmat yang menguasai tubuhku lebih intens daripada orgasme yang pernah kurasakan sendiri. Dia hanya menggesekkan kemaluannya padaku, dan sensasinya lebih baik daripada yang bisa kuberikan sendiri.
"Diam." Dia berkata serak, menekan jarinya lebih keras ke pinggulku, membimbing cara aku menunggangi pangkuannya dengan cepat, meluncurkan pintu masuk basahku dan membuat klitorisku bergesekan dengan ereksinya.
"Hah, Julian..." Namanya keluar dengan erangan keras, dan dia mengangkat pinggulku dengan sangat mudah dan menarikku turun lagi, membuat suara hampa yang membuatku menggigit bibir. Aku bisa merasakan bagaimana ujung kemaluannya bertemu dengan pintu masukku dengan berbahaya...
Angelee memutuskan untuk membebaskan dirinya dan melakukan apa pun yang dia inginkan, termasuk kehilangan keperawanannya setelah memergoki pacarnya selama empat tahun tidur dengan sahabatnya di apartemennya. Tapi siapa yang bisa menjadi pilihan terbaik, jika bukan sahabat terbaik ayahnya, seorang pria sukses dan bujangan yang terkenal?
Julian terbiasa dengan hubungan singkat dan one-night stand. Lebih dari itu, dia tidak pernah berkomitmen pada siapa pun, atau hatinya dimenangkan. Dan itu akan membuatnya menjadi kandidat terbaik... jika dia bersedia menerima permintaan Angelee. Namun, dia bertekad untuk meyakinkannya, bahkan jika itu berarti menggoda dan mengacaukan pikirannya sepenuhnya. ... "Angelee?" Dia menatapku bingung, mungkin ekspresiku juga bingung. Tapi aku hanya membuka bibir, berkata perlahan, "Julian, aku mau kamu bercinta denganku."
Rating: 18+
Bercinta dengan Ayah Sahabatku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL. ISINYA DEWASA KARENA DIBERIKAN RATING 18+. BUKU-BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT KAMU MENCARI VIBRATOR DAN MENINGGALKAN CELANA DALAMMU BASAH. Nikmati, cewek-cewek, dan jangan lupa untuk berkomentar.
XoXo
Dia menginginkan keperawananku.
Dia ingin memiliki diriku.
Aku hanya ingin menjadi miliknya.
Tapi aku tahu ini lebih dari sekadar membayar hutang. Ini tentang dia yang ingin memiliki diriku, bukan hanya tubuhku, tapi setiap bagian dari siapa diriku.
Dan yang paling gila dari semuanya adalah kenyataan bahwa aku ingin memberikan segalanya padanya.
Aku ingin menjadi miliknya.
Kecanduan Teman Ayahku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.
**XoXo**
"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"
Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.
Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku
Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.
Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Terjebak Dengan Tiga Bos Seksi Saya
"Kamu mau itu, sayang? Kamu mau kami kasih apa yang diinginkan memek kecilmu?"
"Y...ya, Pak." Aku menghela napas.
Kerja keras Joanna Clover selama kuliah terbayar ketika dia mendapat tawaran pekerjaan sebagai sekretaris di perusahaan impiannya, Dangote Group of Industries. Perusahaan ini dimiliki oleh tiga pewaris mafia, mereka tidak hanya memiliki bisnis bersama, tetapi juga kekasih dan sudah bersama sejak masa kuliah.
Mereka tertarik secara seksual satu sama lain tetapi mereka berbagi segalanya bersama termasuk wanita dan mereka menggantinya seperti baju. Mereka dikenal sebagai playboy paling berbahaya di dunia.
Mereka ingin berbagi dirinya, tapi apakah dia akan menerima kenyataan bahwa mereka juga bercinta satu sama lain?
Apakah dia akan mampu menavigasi antara bisnis dan kesenangan?
Dia belum pernah disentuh oleh pria sebelumnya apalagi tiga sekaligus. Apakah dia akan menurut?
Mafia Posesifku
"Aku tidak tahu berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menyadari ini, sayang, tapi kamu milik kami." Suaranya yang dalam berkata, menarik kepalaku ke belakang sehingga matanya yang intens bertemu dengan mataku.
"Memekmu sudah basah untuk kami, sekarang jadilah gadis baik dan buka kakimu. Aku ingin mencicipinya, kamu mau lidahku menyentuh memek kecilmu?"
"Ya, p...papa." Aku mendesah.
Angelia Hartwell, seorang gadis muda dan cantik yang masih kuliah, ingin menjelajahi hidupnya. Dia ingin tahu bagaimana rasanya mengalami orgasme yang sesungguhnya, dia ingin tahu bagaimana rasanya menjadi seorang yang patuh. Dia ingin merasakan seks dengan cara yang terbaik, berbahaya, dan menggoda.
Dalam pencariannya untuk memenuhi fantasi seksualnya, dia menemukan dirinya di salah satu klub BDSM paling eksklusif dan berbahaya di negara ini. Di sana, dia menarik perhatian tiga pria Mafia yang posesif. Mereka semua menginginkannya dengan segala cara.
Dia menginginkan satu dominan, tetapi malah mendapatkan tiga yang posesif, dan salah satunya adalah dosen di kampusnya.
Hanya satu momen, hanya satu tarian, hidupnya berubah total.
Tak Terjangkau
Ketika wanita lain menuduhku dengan fitnah, bukan hanya dia tidak membelaku, tapi dia malah berpihak pada mereka untuk menindasku dan menyakitiku...
Aku benar-benar kecewa padanya dan menceraikannya!
Setelah kembali ke rumah orang tuaku, ayahku memintaku untuk mewarisi miliaran aset, dan ibuku serta nenekku memanjakanku, membuatku menjadi wanita paling bahagia di dunia!
Pada saat ini, pria itu menyesal. Dia datang padaku, berlutut, dan memohon agar aku menikah lagi dengannya.
Jadi, katakan padaku, bagaimana seharusnya aku menghukum pria tak berperasaan ini?
Alpha Terlarangnya
"Kamu menginginkanku sama seperti aku menginginkanmu, menyerahlah pada hasratmu sayang, dan aku akan membuatmu merasa sangat nikmat, sampai kamu tidak akan pernah ingin disentuh pria lain," bisiknya dengan suara serak, membuat inti tubuhnya berdenyut.
Itulah yang dia takutkan, bahwa ketika dia selesai dengannya, dia akan ditinggalkan hancur...
Scarlett Malone adalah seorang gadis serigala muda yang berani dan keras kepala, diberkati oleh dewi bulan sebagai Alpha Betina pertama.
Pindah ke kota baru bersama ibunya untuk memulai hidup baru, mereka disambut ke dalam kawanan baru dan keluarga baru. Hal-hal menjadi rumit ketika dia mulai merasa tertarik pada saudara tirinya yang tampan, cerdas, dan sombong, calon Alpha dari Kawanan Bulan Darah.
Apakah dia akan mampu mengatasi pikiran terlarang yang menguasai pikirannya dan membangkitkan kenikmatan yang dalam di dalam dirinya? Atau akankah dia mendorong batasannya sendiri dan menjelajahi perasaan terlarang yang membara di dalam dirinya?
Elijah Westwood, pria paling populer di sekitar, dan yang diinginkan setiap gadis untuk dicicipi. Seorang pemain yang tidak percaya pada cinta, maupun pasangan. Dia berusia dua puluh satu tahun dan tidak terburu-buru untuk menemukan jodohnya, menikmati hidup apa adanya, tanpa kekurangan wanita untuk dibawa ke ranjang.
Apa yang terjadi ketika dia pulang hanya untuk menemukan bahwa dia mulai melihat saudara tirinya dalam cahaya baru? Mengetahui bahwa ketika upacara perjodohan datang, dia akan menemukan pasangannya.
Apakah dia akan melawan segalanya untuknya, atau akankah dia melepaskannya?
Paket: Aturan Nomor 1 - Tidak Ada Pasangan
"Lepaskan aku," saya merengek, tubuh saya gemetar dengan hasrat. "Aku tidak mau kamu menyentuhku."
Saya jatuh ke depan di atas tempat tidur lalu berbalik untuk menatapnya. Tato gelap di bahu Domonic yang berotot bergetar dan mengembang dengan hembusan napasnya. Senyum dalam dengan lesung pipitnya penuh dengan kesombongan saat dia meraih ke belakang untuk mengunci pintu.
Menggigit bibirnya, dia berjalan mendekati saya, tangannya menuju ke jahitan celananya dan tonjolan yang semakin membesar di sana.
"Kamu yakin tidak mau aku menyentuhmu?" Dia berbisik, membuka simpul dan menyelipkan tangan ke dalam. "Karena demi Tuhan, itulah yang selalu ingin aku lakukan. Setiap hari sejak kamu melangkah ke bar kami dan aku mencium aroma sempurnamu dari seberang ruangan."
Baru mengenal dunia shifter, Draven adalah manusia yang sedang melarikan diri. Seorang gadis cantik yang tidak ada yang bisa melindunginya. Domonic adalah Alpha dingin dari Red Wolf Pack. Sebuah persaudaraan dari dua belas serigala yang hidup dengan dua belas aturan. Aturan yang mereka sumpah tidak akan pernah dilanggar.
Terutama - Aturan Nomor Satu - Tidak Ada Pasangan
Ketika Draven bertemu Domonic, dia tahu bahwa dia adalah pasangannya, tetapi Draven tidak tahu apa itu pasangan, hanya bahwa dia telah jatuh cinta dengan seorang shifter. Seorang Alpha yang akan menghancurkan hatinya untuk membuatnya pergi. Berjanji pada dirinya sendiri, dia tidak akan pernah memaafkannya, dia menghilang.
Tapi dia tidak tahu tentang anak yang dikandungnya atau bahwa saat dia pergi, Domonic memutuskan aturan dibuat untuk dilanggar - dan sekarang apakah dia akan menemukannya lagi? Apakah dia akan memaafkannya?
Kesempatan Kedua Miliarder: Merebut Kembali Hatinya
Namun, semuanya berubah pada hari aku melihat suamiku yang biasanya tenang dan pendiam, menyudutkan "saudara perempuannya" ke dinding, dengan marah menuntut, "Kamu memilih menikah dengan pria lain waktu itu. Apa hakmu untuk meminta apa pun dariku?!"
Saat itulah aku menyadari betapa dalamnya dia bisa mencintai seseorang—cukup untuk membuatnya menjadi gila.
Menyadari posisiku, aku diam-diam menceraikannya dan menghilang dari hidupnya.
Semua orang berkata bahwa Christopher Valence telah kehilangan akal sehatnya, putus asa mencari mantan istrinya yang tampaknya tidak berarti. Tidak ada yang tahu bahwa ketika dia melihat Hope Royston di lengan pria lain, rasanya seperti ada lubang yang tercabik di hatinya, membuatnya berharap bisa membunuh dirinya di masa lalu.
"Hope, tolong kembali padaku."
Dengan mata merah, Christopher berlutut di tanah, memohon dengan rendah hati. Hope akhirnya menyadari bahwa semua rumor itu benar.
Dia benar-benar sudah gila.
(Aku sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga aku tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)












