Bab [8] Pelacur dan Anjing, Memang Ditakdirkan Bersama

Rangga Hartman meliriknya sekilas, wajahnya tetap tenang tanpa ekspresi.

Namun, sorot matanya dengan jelas memancarkan sedikit cemoohan dan aura dingin yang menusuk.

Meski tampak seperti penonton yang tak peduli, tidak ada sedikit pun niat darinya untuk beranjak pergi.

Sari Wijaya menatap dengan ...

Masuk dan lanjutkan membaca