Semua Bab of Dari Berpisah Menuju Kebahagiaan
- 1. Bab [1] Diberi Obat
- 2. Bab [2] Tolong, Lebih Pelan!
- 3. Bab [3] Menghadapi Perubahan Besar
- 4. Bab [4] Pria Tampan dari Langit
- 5. Bab [5] Jangan Paksa Aku Mengirim Kamu ke Luar Negeri!
- 6. Bab [6] Ibu Jangan Tinggalkan Kami Lagi
- 7. Bab [7] Kamu Putus dengan Aku Demi Dia?
- 8. Bab [8] Pelacur dan Anjing, Memang Ditakdirkan Bersama
- 9. Bab [9] Putra Sulung Grup Hartman
- 10. Bab [10] Aku Bukan Ibunya
- 11. Bab [11] Pengakuan yang Tiba-tiba
- 12. Bab [12] Tidak Peduli Mempermalukan Diri Sendiri
- 13. Bab [13] Datang Sendiri untuk Dipermalukan
- 14. Bab [14] Kamu Rubah Tua
- 15. Bab [15] Aku Pria Seperti Apa?
- 16. Bab [16] Ciuman Tidak Langsung dan Ciuman Langsung
- 17. Bab [17] Membuat Marah Keluarga Wijaya
- 18. Bab [18] Adegan Menampar yang Tepat, Cepat, dan Keras
- 19. Bab [19] Bukan Tidak Membalas, Waktunya Belum Tiba
- 20. Bab [20] Panggil Suami?
- 21. Bab [21] Siapa Suruh Mau
- 22. Bab [22] Keras Kepala Sampai Mati
- 23. Bab [23] Mandi Bersih
- 24. Bab [24] Ternyata Juga Jago
- 25. Bab [25] Tidak Ada yang Perlu Disembunyikan
- 26. Bab [26] Kehormatan Bagimu untuk Datang
- 27. Bab [27] Tokoh Utama Muncul
- 28. Bab [28] Takut Bukan Orang Bodoh
- 29. Bab [29] Tidak Mengenali Wajah Asli Gunung Lu
- 30. Bab [30] Tidak Ada yang Bisa Menggertak Ibuku
- 31. Bab [31] Orangku Berani Kau Sentuh.
- 32. Bab [32] Kamu Terlalu Banyak Minum
- 33. Bab [33] Kamu Benar-Benar Menjijikkan
- 34. Bab [34] Hanya Permainan Orang Dewasa
- 35. Bab [35] Saya Benar-Benar Tidak Terburu-Buru
- 36. Bab [36] Budi Baik
- 37. Bab [37] Siapa yang Panik, Saya Tidak Bicara
- 38. Bab [38] Persahabatan Antara Wanita
- 39. Bab [39] Perasaan Gadis Selalu Puitis
- 40. Bab [40] Sebenarnya Kamu Tidak Perlu Datang Langsung
- 41. Bab [41] Semua Ini Ulahmu di Belakang
- 42. Bab [42] Pahlawan Menyelamatkan Gadis.
- 43. Bab [43] Siapa yang Sedang Ngambek
- 44. Bab [44] Saya Hanya Ingin Membantu
- 45. Bab [45] Saya Terbiasa
- 46. Bab [46] Bagaimana Jika Aku Memohon Padamu?
- 47. Bab [47] Kamu Salah Paham Lagi
- 48. Bab [48] Memberi Kamu Dua Pilihan
- 49. Bab [49] Menggali Lubang untukmu
- 50. Bab [50] Dengarkan Kata Dokter
- 51. Bab [51] Benar-Benar Semua Kebetulan
- 52. Bab [52] Aku Akan Menginap di Rumahmu
- 53. Bab [53] Apakah Saya Berlebihan
- 54. Bab [54] Sulit Mencari Pakaian
- 55. Bab [55] Lemah Tidak Bisa Mengurus Diri sendiri Pak Direktur Hartman
- 56. Bab [56] Vincent Yanto Agak Menyebalkan
- 57. Bab [57] Aku Tidak Butuh Bantuanmu
- 58. Bab [58] Tidak Percaya Siapapun
- 59. Bab [59] Dingin Cuaca Tak Sebanding dengan Dingin Hati
- 60. Bab [60] Saya Menyarankan Anda untuk Bersikap Baik
- 61. Bab [61] Pertanyaan yang Tajam
- 62. Bab [62] Sakit Tidak Ditampar
- 63. Bab [63] Pelakor Pantas Dicemooh
- 64. Bab [64] Sesuatu yang Memalukan
- 65. Bab [65] Pelacur dan Anjing, Memang Ditakdirkan Bersama
- 66. Bab [66] Ternyata Orang dari Keluarga Wijaya
- 67. Bab [67] Memberimu Mencicipi Makanan Penjara
- 68. Bab [68] Bos Besar Memang Berbeda
- 69. Bab [69] Pendampingan "Keluarga"
- 70. Bab [70] Jangan Sia-siakan
- 71. Bab [71] Ulang Tahun
- 72. Bab [72] Terang-terangan Bermain Dua Peran
- 73. Bab [73] Menyanyikan Lagu "Orang Ketiga"
- 74. Bab [74] Kamu dan Vera Salsabila Sangat Cocok
- 75. Bab [75] Kesalahan Besar
- 76. Bab [76] Apa yang Kakakku Lakukan Padamu
- 77. Bab [77] Hadiah Ulang Tahun yang Mahal
- 78. Bab [78] Tidak Menyangka Kamu Bisa Memasak
- 79. Bab [79] Coba Berpacaran Bagaimana
- 80. Bab [80] Makan Milikku, Keluarkan Kembali
- 81. Bab [81] Kalian Tidak Layak
- 82. Bab [82] Iri Hati Membuat Orang Berubah Wajah
- 83. Bab [84] Teman Sekelas Pria yang Punya Cerita
- 84. Bab [85] Apakah Saya Orang yang Sangat Rendah?
- 85. Bab [86] Pencarian Populer yang Tertunda tapi Tetap Datang
- 86. Bab [87] Nona Besar Keluarga Fauzi
- 87. Bab [88] Kakakku Adalah Pria yang Sangat Menjaga Diri, Nyaris Tak Pernah Tergoda oleh Wanita
- 88. Bab [89] Wanita Itu Seharusnya Buta
- 89. Bab [90] Hanya Memberimu Waktu Tiga Bulan
