
Menjadi Istri Majikan
Nona Girly · Selesai · 183.7k Kata
Pendahuluan
Arabella, gadis miskin yang bekerja sebagai salah satu anggota di ‘Paradise Team’, perusahaan kecil yang merekrut jasa asisten rumah tangga secara professional. Ia dibeli oleh Tuan Nelson untuk dijadikan pembantu di rumahnya. Tuan Nelson si CEO muda yang tidak sempat mencari pendamping hidup itu terpaksa harus melirik Bella untuk dijadikan istri, sebab ayahnya yang sedang sakit parah ingin melihat seorang cucu disisa waktu hidupnya. Akhirnya, keduanya menandatangani pernikahan kontrak.
Bab 1
"Bagaimana? Apakah kau siap melakukan malam pertama kita?"
Suara berat pria dewasa mengejutkan Bella. Tuan Nelson, sudah kembali ke dalam kamar setelah selesai menemani kepulangan para tamu pesta.
Bella yang masih mengenakan baju pengantin dan sedang duduk di pinggir ranjang itu menjawab dengan tergagap. "T-tapi aku belum bersiap-siap, Tuan."
"Tidak perlu! Begini saja, aku tidak suka basa-basi."
Kedua tangan Bella meremas gaun putih mahal itu. Keringat dingin bercucuran. Ia semakin gugup ketika majikan yang kini sudah sah menjadi suaminya membuka baju dan hanya mengenakan celana pendek di atas paha.
Pria tersebut berjalan ke arah gadis itu, dan kemudian mengambil duduk di sebelahnya.
Bukkk!
Tuan Nelson mendorong tubuh Bella ke atas ranjang yang sudah di penuhi kelopak-kelopak bunga mawar merah yang wangi. Bella bergemetar. Sebab, selama ini tubuh mulusnya itu belum pernah tersentuh oleh pria mana pun.
Pria itu menyingkap bawah gaun Bella sambil berkata, "Kita harus melakukannya dengan cepat, karena setelah ini aku akan pergi keluar kota untuk perjalanan bisnis."
Bella tercengang, dalam hatinya berucap, "Secepat itu?"
Tuan Nelson mengeluarkan senjata dibalik celananya. Hanya dengan meraba bagian tubuh intim milik Bella, pria itu langsung saja menjalankan aksinya.
Aaakk!
Bella menjerit kencang. Rasa sakit mulai terasa ketika Tuan Nelson berulang kali mengayunkan pinggulnya dengan kuat. Gadis itu mengerang kesakitan, sementara Tuan Nelson menikmati permainannya.
Hanya hitungan menit saja, pria itu telah mencapai klimaksnya.
Aaahh!!
"Done!" ujar Tuan Nelson, setelah itu ia beringsut mundur dan kembali mengenakan pakaiannya.
Sementara Bella, masih dengan posisi telentang pasrah menahan rasa sakit yang masih tersisa. Bagaimana tidak, ia bahkan belum terangsang sedikit pun, tapi cairan hangat pria itu sudah keluar.
"Aku akan kembali besok. Kau harus banyak-banyak minum vitamin dan konsultasi pada dokter kandungan. Agar anak ku cepat hadir," ujar Tuan Nelson sambil mengenakan kancing bajunya dengan tergesa-gesa.
“Jangan lupa, bersihkan noda merah itu,” perintahnya pada Bella menunjuk bercak selaput dara gadis itu di sprei putih.
10 jam yang lalu
“Welcome to Paradise Team!”
Landmark bertuliskan kalimat tersebut terpampang jelas di atas pintu masuk sebuah gedung mini. Di dalam sana, seorang gadis sedang merapikan pakaian dan rambutnya yang sempat berantakan tidak beraturan karena berlari tergesa-gesa. Hari ini adalah hari pertamanya bertemu dengan Nyonya Wade, si pemilik perusahaan Paradise Team yang terkenal menakutkan. Maka dari itu, penampilannya harus sempurna dihadapan bos wanitanya.
Tok! tok! tok!
“Masuk!” Suara wanita dewasa terdengar tegas.
Langsung saja gadis itu membuka pintu dengan pelan dan melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam ruangan yang bernuansa serba putih.
Di kursi kerja, seorang wanita berkaca mata sedang fokus menatap komputernya. Matanya tidak sedikit pun melirik ke arah tamunya yang baru saja tiba.
Sementara Bella masih berdiri di hadapannya dengan posisi sesopan mungkin. Jantungnya berdetak kencang karena gugup. Melihat penampilan Nyonya Wade dengan outfit elegan saja sudah membuat mental gadis itu mengecil.
Setelah bergumul dengan pekerjaannya, Nyonya Wade membuka kaca mata dan satu tangannya bergerak ke depan, memberi kode kepada Bella untuk duduk.
“Kau terlambat sekitar 2 menit,” ujar Nyonya Wade membuka suara sambil melirik ke arah benda bertali kecil yang melingkar di pergelangan tangannya.
“Maaf, Nyonya.”
“Jika kau bukan calon pembantu dari orang terpandang, aku sudah menghukummu karena keterlambatanmu hari ini.”
Bella hanya menundukkan kepalanya.
“Kau sudah tahu kan mengapa aku memanggilmu?”
Bella menggelengkan kepalanya. “Belum tahu, Nyonya”.
“Kau beruntung karena baru saja dipinang oleh seorang pengusaha muda yang terbilang sangat sukses di negeri ini.” Nyonya Wade memberi tahunya tentang kabar tersebut. Hal itu membuat Bella terkejut dan bingung. Pasalnya, ia baru bergabung tiga hari dan tentu belum memenuhi syarat yang ditawarkan Paradise Team untuk boleh bekerja.
Diketahui, syarat anggota yang akan bekerja harus dikarantina selama dua minggu penuh untuk dilatih. Setelah itu, mereka akan melamarkan diri untuk dipinang oleh keluarga kaya yang membutuhkan jasa asisten rumah tangga diberbagai bidangnya. Seperti pembantu, babysitter, security, bahkan asisten pribadi.
“Tapi Nyonya...” Belum sempat Bella menyelesaikan kalimatnya, Nyonya Wade memotong. “Ya aku tahu kau baru 3 hari di karantina. Tapi, Tuan Nelson menginginkan orang yang sudah berpengalaman menjadi pembantu, dan menurut data dari 30 anggota yang mengambil bidang pembantu, hanya kau yang pernah bekerja sebelumnya.”
Bella menelan salivanya. Sungguh ia benar-benar tidak menyangka akan mendapat kerja secepat ini di Paradise Team. Walau pun sebelumnya ia juga sudah pernah menjadi pembantu, tapi tidak sebahagia hari ini mendapat majikan secara resmi.
“Baik, Nyonya. Jadi kapan saya mulai bekerja?”
“Hari ini,” jawab Nyonya Wade tanpa melirik ke arah Bella.
"Berkemas sekarang, dan datanglah ke alamat ini!" perintah Nyonya Wade sembari memberikan secarik kertas resmi yang berisikan alamat majikan baru Bella.
Bella menerimanya dan kemudian pamit untuk undur diri dihadapan Nyonya Wade.
Tangan Bella bergemetar ketika membaca kertas yang ia pegang. Sebab alamat rumah majikan barunya terletak di perumahan elit yang terkenal di negara tersebut. Kakinya melangkah untuk bergegas kesana. Perumahan Golden House tidak begitu jauh dari kantor pusat Paradise Team. Hanya berjarak 7 menit perjalanan jika ia menaiki bus.
Ting! ting!
Tidak lama Bella menekan bel, pintu tersebut terbuka.
Ceklek!
Muncul lah pria jangkung bertubuh atletis, berkulit putih dan memiliki hidung mancung. Penampilan fisiknya benar-benar sempurna.
"Selamat siang, Tuan Nelson. Saya Arabella, pembantu pesanan Tuan yang dikirimkan oleh perusahaan Paradise Team." Gadis itu memperkenalkan dirinya dengan ramah. Senyum yang merekah tidak lepas dibibirnya. Hari pertamanya bertemu dengan majikan baru, jadi ia harus menjaga sikap semanis mungkin.
"Masuk!” Tuan Nelson mempersilahkan Bella masuk ke dalam rumah dengan berjalan lebih dulu. "Aku tidak perlu memberi tahumu tentang ruangan dirumah ini, kau tinggal baca denah lokasi di situ.” Menunjuk ke arah dinding yang terdapat kertas persegi panjang.
"Kau boleh bekerja dari sekarang. Jika kau akan pulang, tunggu semua pekerjaanmu selesai, dan jika akan menginap tidur lah di kamar belakang," ujar Tuan Nelson memberi tahu Bella.
Pria tersebut langsung melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam kamar melanjutkan istirahatnya.
Gadis itu pun mulai bergegas bekerja.
Drrtt! drtt! drtt!!
Gawai Tuan Nelson bergetar, mengusik matanya yang hampir terpejam. Tangannya meraih benda pipih tersebut. Di layar tertera nama asisten pribadi Tuan Ramos, ayah kandungnya.
"Ada apa?"
"Tuan muda, Tuan besar tidak bisa tidur. Beliau terus meracau meminta seorang cucu dan mengancam akan bunuh diri saja."
Tiiitt!
Sambungan telepon sengaja di putuskan oleh pria tersebut. Ia bosan mendengar permintaan gila ayahnya itu. Tuan Ramos ingin segera puteranya menikah dan memberinya seorang cucu. Padahal, Nelson selama ini hanya fokus dengan berbagai perusahaan miliknya dan tidak ada waktu untuk berkencan. Bahkan, terakhir kali ia memiliki kekasih ketika masih usia 18 tahun. Tepat 15 tahun yang lalu.
Ketika hendak mengambil minum ke dapur, netranya tidak sengaja menangkap Bella yang sedang menyapu. Sebuah ide langsung muncul di kepalanya.
“Namamu Bella?” tanya Tuan Nelson setelah membaca name card gadis itu.
Bella hampir terkejut mendengar suara pria di belakangnya. Ia membalikkan badan dan menjawab, “Benar, Tuan”.
“Kau sudah punya suami? Sudah pernah menikah sebelumnya?”
Gadis itu heran mendengar pertanyaan aneh dari majikannya. Namun, ia harus tetap menjawab. “Belum, Tuan.”
“Kalau begitu, kau mau menikah denganku? Aku akan membayarmu 1 miliar setiap bulan jika kau mau menjadi istriku dan siap menampung benihku di rahim mu."
Bab Terakhir
#190 Bab 190
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#189 Bab 189
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#188 Bab 188
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#187 Bab 187
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#186 Bab 186
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#185 Bab 185
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#184 Bab 184
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#183 Bab 183
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#182 Bab 182
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#181 Bab 181
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Boneka Iblis
"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.
"Ahh!"
Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.
Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.
Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.
Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.
"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Kesempatan Kedua Sang Miliarder
Jasmine Dupree, sahabat dan karyawan Dimitri, selalu mencintai Dimitri tanpa sepengetahuannya. Sahabat mereka, Grayson Paul dan Dimitri, tidak tahu bahwa kembalinya sahabat mereka akan mengakhiri pernikahannya. McKenzie dituduh mengkhianati Dimitri dan diusir, hanya untuk muncul kembali lima tahun kemudian sebagai dokter yang menyelamatkan nyawa sahabatnya, Grayson.
McKenzie mencoba menjauh, berjanji untuk menjauh dari Dimitri. Lima tahun berlalu dan dia masih membencinya karena mengkhianatinya, namun detail baru terungkap yang membuat Dimitri meragukan tuduhannya lima tahun lalu. Jasmine melihat kesempatan untuk mengacaukan McKenzie dan melakukannya, yang tidak diketahui Jasmine adalah bahwa Dimitri masih mencintai McKenzie dan dia masih istrinya. Dia tidak pernah menceraikannya meskipun McKenzie telah menandatangani surat cerai.
Ketika Dimitri mengetahui bahwa dia salah, dia merasa jijik dengan cara dia memperlakukannya dan mulai mencari jalan untuk kembali padanya. McKenzie Peirce di sisi lain tidak tahu bahwa dia akan diberi kesempatan kedua untuk cinta, dengan pria yang selalu dia cintai. Dengan sahabat dan keluarganya di sisinya, dia berniat untuk memenangkan kembali hati McKenzie, namun saat mereka mencoba membuat pernikahan kesempatan kedua mereka berhasil, masalah mulai muncul. Jasmine menolak untuk menyerah pada Dimitri.
Ketika Aku Mencintaimu
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.
Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?
Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.
Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Flavour Its Yours
"Kak Sean, walau kau tidak mencintaiku. Tapi, aku akan tetap berusaha menjadi istri yang terbaik untukmu."
-Anna-
"Kalau kau tau aku tidak mencintaimu, kenapa memilih untuk tetap menerima perjodohan ini?"
-Sean-
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.
Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?
Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!
Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"
Foxy Wife
Cinta bukanlah perioritas hidup Deby. Satu hal yang ditekankan, ia bukan perempuan nakal, orang terjepit hidup ataupun menjual diri.
Hanya melihat 'peruntungan' hubungan bersama seorang presdir Alzero Corp. Terikat penuh ke balas dendam.
Hidup sederhana cukup, Deby tak mengharapkan hal lain.
Menjadi istri diatas kertas adalah sebab ia mau. Sementara licik, licin dan perempuan ular bukanlah pilihan terakhir.
Deby sendiri yang memposisikan diri sendiri. So..., hit with that do. Done.
Zenit Alzero pun bukan orang yang terjebak, ia yang menawarkan. Tak ada dusta antara mereka.
Deby seorang anak dari mafia yang punya dendam ke keluarga Arnais, sepupu Zenit Alzero. Deby menikah ke Zen adalah untuk akses balas dendamnya.
Bagaimana jadinya Devil bertemu evil?
Akankah hubungan mereka berjalan baik?
Semua adalah kisah cinta dan balas dendam. bisakah cinta sejati mempersatukan mereka?
Sang Profesor
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."
Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO
Mantan Istri yang Tak Terlupakan
Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.
Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.
Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."
Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Lahir Kembali Dengan Tangan Master
Kecintaan Satu Malam
Dia berkata: "Kasar, tidak profesional, melempar wanita. Tidak heran seorang pria seperti Anda akan merampok seorang wanita. "
Dia mencentang bibirnya: mata tersapu di atas tubuhnya, samar-samar: "kekanak-kanakan, bandara, masalah cinta, bahkan wanita tidak bisa dipanggil, saya enggan menerima Anda." "
Dia mencibir: Tidak, aku akan menemukan seorang pria yang bersedia menerimaku.
Dia menggendongnya: Saya tidak pergi ke neraka, yang pergi ke neraka
Setelah menikah.
"Apa tiga disiplin ilmu dan delapan catatan?" Seorang kolonel menatap wanita yang telah kembali terlambat dan menatap wajah merahnya karena minum.
"Eh- "Wanita minum di kepala, orang tua tidak tahu, tetapi juga kembali tiga disiplin ilmu delapan perhatian?"
"Sepertinya pendidikan kemarin tidak cukup mendalam. Hari ini kita harus melanjutkan pendidikan kita. "Seorang kolonel akan mabuk bahu wanita, dengan kekuatan fisik untuk memberitahunya, apa yang disebut tiga disiplin ilmu, delapan perhatian.
Segera setelah di kamar datang tangisan seorang wanita: "Brengsek, aku ingin bercerai." "
Suara seorang kolonel sangat tenang: "Maaf, tentara tidak bisa bercerai." "
"Aku akan protes, uh- "
Brengsek, selalu menggunakan trik ini, dia tidak bosan ah?
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia
Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!
Jantungku hampir berhenti berdetak.
Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.
Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.
Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!
Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.
Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.












