
Menjadi Istri Majikan
Nona Girly · Selesai · 183.7k Kata
Pendahuluan
Arabella, gadis miskin yang bekerja sebagai salah satu anggota di ‘Paradise Team’, perusahaan kecil yang merekrut jasa asisten rumah tangga secara professional. Ia dibeli oleh Tuan Nelson untuk dijadikan pembantu di rumahnya. Tuan Nelson si CEO muda yang tidak sempat mencari pendamping hidup itu terpaksa harus melirik Bella untuk dijadikan istri, sebab ayahnya yang sedang sakit parah ingin melihat seorang cucu disisa waktu hidupnya. Akhirnya, keduanya menandatangani pernikahan kontrak.
Bab 1
"Bagaimana? Apakah kau siap melakukan malam pertama kita?"
Suara berat pria dewasa mengejutkan Bella. Tuan Nelson, sudah kembali ke dalam kamar setelah selesai menemani kepulangan para tamu pesta.
Bella yang masih mengenakan baju pengantin dan sedang duduk di pinggir ranjang itu menjawab dengan tergagap. "T-tapi aku belum bersiap-siap, Tuan."
"Tidak perlu! Begini saja, aku tidak suka basa-basi."
Kedua tangan Bella meremas gaun putih mahal itu. Keringat dingin bercucuran. Ia semakin gugup ketika majikan yang kini sudah sah menjadi suaminya membuka baju dan hanya mengenakan celana pendek di atas paha.
Pria tersebut berjalan ke arah gadis itu, dan kemudian mengambil duduk di sebelahnya.
Bukkk!
Tuan Nelson mendorong tubuh Bella ke atas ranjang yang sudah di penuhi kelopak-kelopak bunga mawar merah yang wangi. Bella bergemetar. Sebab, selama ini tubuh mulusnya itu belum pernah tersentuh oleh pria mana pun.
Pria itu menyingkap bawah gaun Bella sambil berkata, "Kita harus melakukannya dengan cepat, karena setelah ini aku akan pergi keluar kota untuk perjalanan bisnis."
Bella tercengang, dalam hatinya berucap, "Secepat itu?"
Tuan Nelson mengeluarkan senjata dibalik celananya. Hanya dengan meraba bagian tubuh intim milik Bella, pria itu langsung saja menjalankan aksinya.
Aaakk!
Bella menjerit kencang. Rasa sakit mulai terasa ketika Tuan Nelson berulang kali mengayunkan pinggulnya dengan kuat. Gadis itu mengerang kesakitan, sementara Tuan Nelson menikmati permainannya.
Hanya hitungan menit saja, pria itu telah mencapai klimaksnya.
Aaahh!!
"Done!" ujar Tuan Nelson, setelah itu ia beringsut mundur dan kembali mengenakan pakaiannya.
Sementara Bella, masih dengan posisi telentang pasrah menahan rasa sakit yang masih tersisa. Bagaimana tidak, ia bahkan belum terangsang sedikit pun, tapi cairan hangat pria itu sudah keluar.
"Aku akan kembali besok. Kau harus banyak-banyak minum vitamin dan konsultasi pada dokter kandungan. Agar anak ku cepat hadir," ujar Tuan Nelson sambil mengenakan kancing bajunya dengan tergesa-gesa.
“Jangan lupa, bersihkan noda merah itu,” perintahnya pada Bella menunjuk bercak selaput dara gadis itu di sprei putih.
10 jam yang lalu
“Welcome to Paradise Team!”
Landmark bertuliskan kalimat tersebut terpampang jelas di atas pintu masuk sebuah gedung mini. Di dalam sana, seorang gadis sedang merapikan pakaian dan rambutnya yang sempat berantakan tidak beraturan karena berlari tergesa-gesa. Hari ini adalah hari pertamanya bertemu dengan Nyonya Wade, si pemilik perusahaan Paradise Team yang terkenal menakutkan. Maka dari itu, penampilannya harus sempurna dihadapan bos wanitanya.
Tok! tok! tok!
“Masuk!” Suara wanita dewasa terdengar tegas.
Langsung saja gadis itu membuka pintu dengan pelan dan melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam ruangan yang bernuansa serba putih.
Di kursi kerja, seorang wanita berkaca mata sedang fokus menatap komputernya. Matanya tidak sedikit pun melirik ke arah tamunya yang baru saja tiba.
Sementara Bella masih berdiri di hadapannya dengan posisi sesopan mungkin. Jantungnya berdetak kencang karena gugup. Melihat penampilan Nyonya Wade dengan outfit elegan saja sudah membuat mental gadis itu mengecil.
Setelah bergumul dengan pekerjaannya, Nyonya Wade membuka kaca mata dan satu tangannya bergerak ke depan, memberi kode kepada Bella untuk duduk.
“Kau terlambat sekitar 2 menit,” ujar Nyonya Wade membuka suara sambil melirik ke arah benda bertali kecil yang melingkar di pergelangan tangannya.
“Maaf, Nyonya.”
“Jika kau bukan calon pembantu dari orang terpandang, aku sudah menghukummu karena keterlambatanmu hari ini.”
Bella hanya menundukkan kepalanya.
“Kau sudah tahu kan mengapa aku memanggilmu?”
Bella menggelengkan kepalanya. “Belum tahu, Nyonya”.
“Kau beruntung karena baru saja dipinang oleh seorang pengusaha muda yang terbilang sangat sukses di negeri ini.” Nyonya Wade memberi tahunya tentang kabar tersebut. Hal itu membuat Bella terkejut dan bingung. Pasalnya, ia baru bergabung tiga hari dan tentu belum memenuhi syarat yang ditawarkan Paradise Team untuk boleh bekerja.
Diketahui, syarat anggota yang akan bekerja harus dikarantina selama dua minggu penuh untuk dilatih. Setelah itu, mereka akan melamarkan diri untuk dipinang oleh keluarga kaya yang membutuhkan jasa asisten rumah tangga diberbagai bidangnya. Seperti pembantu, babysitter, security, bahkan asisten pribadi.
“Tapi Nyonya...” Belum sempat Bella menyelesaikan kalimatnya, Nyonya Wade memotong. “Ya aku tahu kau baru 3 hari di karantina. Tapi, Tuan Nelson menginginkan orang yang sudah berpengalaman menjadi pembantu, dan menurut data dari 30 anggota yang mengambil bidang pembantu, hanya kau yang pernah bekerja sebelumnya.”
Bella menelan salivanya. Sungguh ia benar-benar tidak menyangka akan mendapat kerja secepat ini di Paradise Team. Walau pun sebelumnya ia juga sudah pernah menjadi pembantu, tapi tidak sebahagia hari ini mendapat majikan secara resmi.
“Baik, Nyonya. Jadi kapan saya mulai bekerja?”
“Hari ini,” jawab Nyonya Wade tanpa melirik ke arah Bella.
"Berkemas sekarang, dan datanglah ke alamat ini!" perintah Nyonya Wade sembari memberikan secarik kertas resmi yang berisikan alamat majikan baru Bella.
Bella menerimanya dan kemudian pamit untuk undur diri dihadapan Nyonya Wade.
Tangan Bella bergemetar ketika membaca kertas yang ia pegang. Sebab alamat rumah majikan barunya terletak di perumahan elit yang terkenal di negara tersebut. Kakinya melangkah untuk bergegas kesana. Perumahan Golden House tidak begitu jauh dari kantor pusat Paradise Team. Hanya berjarak 7 menit perjalanan jika ia menaiki bus.
Ting! ting!
Tidak lama Bella menekan bel, pintu tersebut terbuka.
Ceklek!
Muncul lah pria jangkung bertubuh atletis, berkulit putih dan memiliki hidung mancung. Penampilan fisiknya benar-benar sempurna.
"Selamat siang, Tuan Nelson. Saya Arabella, pembantu pesanan Tuan yang dikirimkan oleh perusahaan Paradise Team." Gadis itu memperkenalkan dirinya dengan ramah. Senyum yang merekah tidak lepas dibibirnya. Hari pertamanya bertemu dengan majikan baru, jadi ia harus menjaga sikap semanis mungkin.
"Masuk!” Tuan Nelson mempersilahkan Bella masuk ke dalam rumah dengan berjalan lebih dulu. "Aku tidak perlu memberi tahumu tentang ruangan dirumah ini, kau tinggal baca denah lokasi di situ.” Menunjuk ke arah dinding yang terdapat kertas persegi panjang.
"Kau boleh bekerja dari sekarang. Jika kau akan pulang, tunggu semua pekerjaanmu selesai, dan jika akan menginap tidur lah di kamar belakang," ujar Tuan Nelson memberi tahu Bella.
Pria tersebut langsung melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam kamar melanjutkan istirahatnya.
Gadis itu pun mulai bergegas bekerja.
Drrtt! drtt! drtt!!
Gawai Tuan Nelson bergetar, mengusik matanya yang hampir terpejam. Tangannya meraih benda pipih tersebut. Di layar tertera nama asisten pribadi Tuan Ramos, ayah kandungnya.
"Ada apa?"
"Tuan muda, Tuan besar tidak bisa tidur. Beliau terus meracau meminta seorang cucu dan mengancam akan bunuh diri saja."
Tiiitt!
Sambungan telepon sengaja di putuskan oleh pria tersebut. Ia bosan mendengar permintaan gila ayahnya itu. Tuan Ramos ingin segera puteranya menikah dan memberinya seorang cucu. Padahal, Nelson selama ini hanya fokus dengan berbagai perusahaan miliknya dan tidak ada waktu untuk berkencan. Bahkan, terakhir kali ia memiliki kekasih ketika masih usia 18 tahun. Tepat 15 tahun yang lalu.
Ketika hendak mengambil minum ke dapur, netranya tidak sengaja menangkap Bella yang sedang menyapu. Sebuah ide langsung muncul di kepalanya.
“Namamu Bella?” tanya Tuan Nelson setelah membaca name card gadis itu.
Bella hampir terkejut mendengar suara pria di belakangnya. Ia membalikkan badan dan menjawab, “Benar, Tuan”.
“Kau sudah punya suami? Sudah pernah menikah sebelumnya?”
Gadis itu heran mendengar pertanyaan aneh dari majikannya. Namun, ia harus tetap menjawab. “Belum, Tuan.”
“Kalau begitu, kau mau menikah denganku? Aku akan membayarmu 1 miliar setiap bulan jika kau mau menjadi istriku dan siap menampung benihku di rahim mu."
Bab Terakhir
#190 Bab 190
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#189 Bab 189
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#188 Bab 188
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#187 Bab 187
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#186 Bab 186
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#185 Bab 185
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#184 Bab 184
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#183 Bab 183
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#182 Bab 182
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#181 Bab 181
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Jatuh Cinta pada Teman Ayah
"Tunggangi aku, Angel." Dia memerintah, terengah-engah, membimbing pinggulku.
"Masukkan ke dalam, tolong..." Aku memohon, menggigit bahunya, mencoba mengendalikan sensasi nikmat yang menguasai tubuhku lebih intens daripada orgasme yang pernah kurasakan sendiri. Dia hanya menggesekkan kemaluannya padaku, dan sensasinya lebih baik daripada yang bisa kuberikan sendiri.
"Diam." Dia berkata serak, menekan jarinya lebih keras ke pinggulku, membimbing cara aku menunggangi pangkuannya dengan cepat, meluncurkan pintu masuk basahku dan membuat klitorisku bergesekan dengan ereksinya.
"Hah, Julian..." Namanya keluar dengan erangan keras, dan dia mengangkat pinggulku dengan sangat mudah dan menarikku turun lagi, membuat suara hampa yang membuatku menggigit bibir. Aku bisa merasakan bagaimana ujung kemaluannya bertemu dengan pintu masukku dengan berbahaya...
Angelee memutuskan untuk membebaskan dirinya dan melakukan apa pun yang dia inginkan, termasuk kehilangan keperawanannya setelah memergoki pacarnya selama empat tahun tidur dengan sahabatnya di apartemennya. Tapi siapa yang bisa menjadi pilihan terbaik, jika bukan sahabat terbaik ayahnya, seorang pria sukses dan bujangan yang terkenal?
Julian terbiasa dengan hubungan singkat dan one-night stand. Lebih dari itu, dia tidak pernah berkomitmen pada siapa pun, atau hatinya dimenangkan. Dan itu akan membuatnya menjadi kandidat terbaik... jika dia bersedia menerima permintaan Angelee. Namun, dia bertekad untuk meyakinkannya, bahkan jika itu berarti menggoda dan mengacaukan pikirannya sepenuhnya. ... "Angelee?" Dia menatapku bingung, mungkin ekspresiku juga bingung. Tapi aku hanya membuka bibir, berkata perlahan, "Julian, aku mau kamu bercinta denganku."
Rating: 18+
Bercinta dengan Ayah Sahabatku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL. ISINYA DEWASA KARENA DIBERIKAN RATING 18+. BUKU-BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT KAMU MENCARI VIBRATOR DAN MENINGGALKAN CELANA DALAMMU BASAH. Nikmati, cewek-cewek, dan jangan lupa untuk berkomentar.
XoXo
Dia menginginkan keperawananku.
Dia ingin memiliki diriku.
Aku hanya ingin menjadi miliknya.
Tapi aku tahu ini lebih dari sekadar membayar hutang. Ini tentang dia yang ingin memiliki diriku, bukan hanya tubuhku, tapi setiap bagian dari siapa diriku.
Dan yang paling gila dari semuanya adalah kenyataan bahwa aku ingin memberikan segalanya padanya.
Aku ingin menjadi miliknya.
7 Malam dengan Tuan Black
"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.
"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.
"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."
Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.
"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."
Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................
Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.
Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.
🔻KONTEN DEWASA🔻
Tuan Ryan
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.
Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.
Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.
Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!
Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.
Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
Kesempatan Kedua Miliarder: Merebut Kembali Hatinya
Namun, semuanya berubah pada hari aku melihat suamiku yang biasanya tenang dan pendiam, menyudutkan "saudara perempuannya" ke dinding, dengan marah menuntut, "Kamu memilih menikah dengan pria lain waktu itu. Apa hakmu untuk meminta apa pun dariku?!"
Saat itulah aku menyadari betapa dalamnya dia bisa mencintai seseorang—cukup untuk membuatnya menjadi gila.
Menyadari posisiku, aku diam-diam menceraikannya dan menghilang dari hidupnya.
Semua orang berkata bahwa Christopher Valence telah kehilangan akal sehatnya, putus asa mencari mantan istrinya yang tampaknya tidak berarti. Tidak ada yang tahu bahwa ketika dia melihat Hope Royston di lengan pria lain, rasanya seperti ada lubang yang tercabik di hatinya, membuatnya berharap bisa membunuh dirinya di masa lalu.
"Hope, tolong kembali padaku."
Dengan mata merah, Christopher berlutut di tanah, memohon dengan rendah hati. Hope akhirnya menyadari bahwa semua rumor itu benar.
Dia benar-benar sudah gila.
(Aku sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga aku tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)
Obsesi Terpelintir
"Kita punya aturan, dan aku-"
"Aku nggak peduli sama aturan. Kamu nggak tahu seberapa pengen aku ngewe kamu sampai kamu teriak kesenengan."
✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿
Damian nggak percaya sama cinta, tapi dia butuh istri buat ngambil warisan yang ditinggalin pamannya. Amelia pengen balas dendam ke Noah, mantan suaminya yang selingkuh, dan apa cara yang lebih baik daripada nikah kontrak sama musuh bebuyutannya? Ada dua aturan dalam pernikahan pura-pura mereka: nggak boleh ada hubungan emosional atau seksual, dan mereka akan berpisah setelah kesepakatan selesai. Tapi ketertarikan mereka satu sama lain lebih dari yang mereka perkirakan. Ketika perasaan mulai jadi nyata, pasangan ini nggak bisa berhenti menyentuh satu sama lain, dan Noah ingin Amelia kembali, apakah Damian akan membiarkannya pergi? Atau dia akan berjuang untuk apa yang dia anggap miliknya?
Tuan Forbes
Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.
"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.
Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.
Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.
Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.
Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku
Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.
Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Gadis Baik Mafia
"Apa ini?" tanya Violet.
"Kesepakatan tertulis untuk harga penjualan kita," jawab Damon. Dia mengatakannya dengan begitu tenang dan santai, seolah dia tidak sedang membeli keperawanan seorang gadis seharga satu juta dolar.
Violet menelan ludah dan matanya mulai menelusuri kata-kata di atas kertas itu. Kesepakatannya cukup jelas. Pada dasarnya, itu menyatakan bahwa dia setuju dengan penjualan keperawanannya untuk harga yang disebutkan dan tanda tangan mereka akan mengesahkan kesepakatan itu. Damon sudah menandatangani bagiannya dan bagian Violet masih kosong.
Violet mendongak dan melihat Damon menyerahkan pena kepadanya. Dia datang ke ruangan ini dengan niat untuk mundur, tetapi setelah membaca dokumen itu, Violet berubah pikiran lagi. Itu satu juta dolar. Ini lebih banyak uang daripada yang pernah bisa dia lihat seumur hidupnya. Satu malam dibandingkan dengan itu akan sangat kecil. Seseorang bahkan bisa berargumen bahwa itu adalah tawaran yang menguntungkan. Jadi sebelum dia bisa berubah pikiran lagi, Violet mengambil pena dari tangan Damon dan menandatangani namanya di garis putus-putus. Tepat saat jam menunjukkan tengah malam hari itu, Violet Rose Carvey baru saja menandatangani kesepakatan dengan Damon Van Zandt, iblis dalam wujud manusia.
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Perangkap Ace
Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.
Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.
Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.
Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...
Perangkap Ace.
Tatapan Membara-Nya
"Tidak, aku tidak punya, tapi aku tidak perlu bercinta denganmu untuk membuatmu mencapai klimaks."
Punggungku menempel di dadanya dengan satu tangan melingkari pinggangku memijat payudaraku dan tangan lainnya naik ke leherku.
"Coba jangan bersuara ya," dia menyelipkan tangannya di bawah karet leggingku.
Leah adalah seorang wanita berusia 25 tahun yang diadopsi. Setelah perceraian, dia terlibat dengan tiga pria yang berbeda.
Novel roman erotis kontemporer ini mengikuti Leah, seorang wanita muda yang baru saja bercerai. Dia berada di persimpangan antara masa lalunya dan masa depan yang tak terduga. Dengan dorongan dari sahabatnya, dia memulai perjalanan pemberdayaan diri melalui eksplorasi hasrat seksualnya. Saat dia menavigasi wilayah yang belum pernah dijelajahi ini, dia bertemu dengan tiga pria yang memikat, masing-masing menawarkan perspektif unik tentang gairah dan keintiman. Di tengah drama multi-perspektif dengan emosi yang naik turun, kecenderungan naif Leah membawanya ke berbagai tikungan dan belokan tak terduga yang dilemparkan kehidupan ke arahnya. Dengan setiap pertemuan, dia mengungkap kompleksitas keintiman, gairah, dan cinta diri, yang pada akhirnya mengubah pandangannya tentang kehidupan dan mendefinisikan ulang pemahamannya tentang kebahagiaan. Kisah yang penuh ketegangan dan erotis ini mengajak pembaca untuk merenungkan hasrat mereka dan pentingnya penerimaan diri dalam dunia yang sering kali memberlakukan keyakinan yang membatasi.












