
Menjadi Istri Majikan
Nona Girly · Selesai · 183.7k Kata
Pendahuluan
Arabella, gadis miskin yang bekerja sebagai salah satu anggota di ‘Paradise Team’, perusahaan kecil yang merekrut jasa asisten rumah tangga secara professional. Ia dibeli oleh Tuan Nelson untuk dijadikan pembantu di rumahnya. Tuan Nelson si CEO muda yang tidak sempat mencari pendamping hidup itu terpaksa harus melirik Bella untuk dijadikan istri, sebab ayahnya yang sedang sakit parah ingin melihat seorang cucu disisa waktu hidupnya. Akhirnya, keduanya menandatangani pernikahan kontrak.
Bab 1
"Bagaimana? Apakah kau siap melakukan malam pertama kita?"
Suara berat pria dewasa mengejutkan Bella. Tuan Nelson, sudah kembali ke dalam kamar setelah selesai menemani kepulangan para tamu pesta.
Bella yang masih mengenakan baju pengantin dan sedang duduk di pinggir ranjang itu menjawab dengan tergagap. "T-tapi aku belum bersiap-siap, Tuan."
"Tidak perlu! Begini saja, aku tidak suka basa-basi."
Kedua tangan Bella meremas gaun putih mahal itu. Keringat dingin bercucuran. Ia semakin gugup ketika majikan yang kini sudah sah menjadi suaminya membuka baju dan hanya mengenakan celana pendek di atas paha.
Pria tersebut berjalan ke arah gadis itu, dan kemudian mengambil duduk di sebelahnya.
Bukkk!
Tuan Nelson mendorong tubuh Bella ke atas ranjang yang sudah di penuhi kelopak-kelopak bunga mawar merah yang wangi. Bella bergemetar. Sebab, selama ini tubuh mulusnya itu belum pernah tersentuh oleh pria mana pun.
Pria itu menyingkap bawah gaun Bella sambil berkata, "Kita harus melakukannya dengan cepat, karena setelah ini aku akan pergi keluar kota untuk perjalanan bisnis."
Bella tercengang, dalam hatinya berucap, "Secepat itu?"
Tuan Nelson mengeluarkan senjata dibalik celananya. Hanya dengan meraba bagian tubuh intim milik Bella, pria itu langsung saja menjalankan aksinya.
Aaakk!
Bella menjerit kencang. Rasa sakit mulai terasa ketika Tuan Nelson berulang kali mengayunkan pinggulnya dengan kuat. Gadis itu mengerang kesakitan, sementara Tuan Nelson menikmati permainannya.
Hanya hitungan menit saja, pria itu telah mencapai klimaksnya.
Aaahh!!
"Done!" ujar Tuan Nelson, setelah itu ia beringsut mundur dan kembali mengenakan pakaiannya.
Sementara Bella, masih dengan posisi telentang pasrah menahan rasa sakit yang masih tersisa. Bagaimana tidak, ia bahkan belum terangsang sedikit pun, tapi cairan hangat pria itu sudah keluar.
"Aku akan kembali besok. Kau harus banyak-banyak minum vitamin dan konsultasi pada dokter kandungan. Agar anak ku cepat hadir," ujar Tuan Nelson sambil mengenakan kancing bajunya dengan tergesa-gesa.
“Jangan lupa, bersihkan noda merah itu,” perintahnya pada Bella menunjuk bercak selaput dara gadis itu di sprei putih.
10 jam yang lalu
“Welcome to Paradise Team!”
Landmark bertuliskan kalimat tersebut terpampang jelas di atas pintu masuk sebuah gedung mini. Di dalam sana, seorang gadis sedang merapikan pakaian dan rambutnya yang sempat berantakan tidak beraturan karena berlari tergesa-gesa. Hari ini adalah hari pertamanya bertemu dengan Nyonya Wade, si pemilik perusahaan Paradise Team yang terkenal menakutkan. Maka dari itu, penampilannya harus sempurna dihadapan bos wanitanya.
Tok! tok! tok!
“Masuk!” Suara wanita dewasa terdengar tegas.
Langsung saja gadis itu membuka pintu dengan pelan dan melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam ruangan yang bernuansa serba putih.
Di kursi kerja, seorang wanita berkaca mata sedang fokus menatap komputernya. Matanya tidak sedikit pun melirik ke arah tamunya yang baru saja tiba.
Sementara Bella masih berdiri di hadapannya dengan posisi sesopan mungkin. Jantungnya berdetak kencang karena gugup. Melihat penampilan Nyonya Wade dengan outfit elegan saja sudah membuat mental gadis itu mengecil.
Setelah bergumul dengan pekerjaannya, Nyonya Wade membuka kaca mata dan satu tangannya bergerak ke depan, memberi kode kepada Bella untuk duduk.
“Kau terlambat sekitar 2 menit,” ujar Nyonya Wade membuka suara sambil melirik ke arah benda bertali kecil yang melingkar di pergelangan tangannya.
“Maaf, Nyonya.”
“Jika kau bukan calon pembantu dari orang terpandang, aku sudah menghukummu karena keterlambatanmu hari ini.”
Bella hanya menundukkan kepalanya.
“Kau sudah tahu kan mengapa aku memanggilmu?”
Bella menggelengkan kepalanya. “Belum tahu, Nyonya”.
“Kau beruntung karena baru saja dipinang oleh seorang pengusaha muda yang terbilang sangat sukses di negeri ini.” Nyonya Wade memberi tahunya tentang kabar tersebut. Hal itu membuat Bella terkejut dan bingung. Pasalnya, ia baru bergabung tiga hari dan tentu belum memenuhi syarat yang ditawarkan Paradise Team untuk boleh bekerja.
Diketahui, syarat anggota yang akan bekerja harus dikarantina selama dua minggu penuh untuk dilatih. Setelah itu, mereka akan melamarkan diri untuk dipinang oleh keluarga kaya yang membutuhkan jasa asisten rumah tangga diberbagai bidangnya. Seperti pembantu, babysitter, security, bahkan asisten pribadi.
“Tapi Nyonya...” Belum sempat Bella menyelesaikan kalimatnya, Nyonya Wade memotong. “Ya aku tahu kau baru 3 hari di karantina. Tapi, Tuan Nelson menginginkan orang yang sudah berpengalaman menjadi pembantu, dan menurut data dari 30 anggota yang mengambil bidang pembantu, hanya kau yang pernah bekerja sebelumnya.”
Bella menelan salivanya. Sungguh ia benar-benar tidak menyangka akan mendapat kerja secepat ini di Paradise Team. Walau pun sebelumnya ia juga sudah pernah menjadi pembantu, tapi tidak sebahagia hari ini mendapat majikan secara resmi.
“Baik, Nyonya. Jadi kapan saya mulai bekerja?”
“Hari ini,” jawab Nyonya Wade tanpa melirik ke arah Bella.
"Berkemas sekarang, dan datanglah ke alamat ini!" perintah Nyonya Wade sembari memberikan secarik kertas resmi yang berisikan alamat majikan baru Bella.
Bella menerimanya dan kemudian pamit untuk undur diri dihadapan Nyonya Wade.
Tangan Bella bergemetar ketika membaca kertas yang ia pegang. Sebab alamat rumah majikan barunya terletak di perumahan elit yang terkenal di negara tersebut. Kakinya melangkah untuk bergegas kesana. Perumahan Golden House tidak begitu jauh dari kantor pusat Paradise Team. Hanya berjarak 7 menit perjalanan jika ia menaiki bus.
Ting! ting!
Tidak lama Bella menekan bel, pintu tersebut terbuka.
Ceklek!
Muncul lah pria jangkung bertubuh atletis, berkulit putih dan memiliki hidung mancung. Penampilan fisiknya benar-benar sempurna.
"Selamat siang, Tuan Nelson. Saya Arabella, pembantu pesanan Tuan yang dikirimkan oleh perusahaan Paradise Team." Gadis itu memperkenalkan dirinya dengan ramah. Senyum yang merekah tidak lepas dibibirnya. Hari pertamanya bertemu dengan majikan baru, jadi ia harus menjaga sikap semanis mungkin.
"Masuk!” Tuan Nelson mempersilahkan Bella masuk ke dalam rumah dengan berjalan lebih dulu. "Aku tidak perlu memberi tahumu tentang ruangan dirumah ini, kau tinggal baca denah lokasi di situ.” Menunjuk ke arah dinding yang terdapat kertas persegi panjang.
"Kau boleh bekerja dari sekarang. Jika kau akan pulang, tunggu semua pekerjaanmu selesai, dan jika akan menginap tidur lah di kamar belakang," ujar Tuan Nelson memberi tahu Bella.
Pria tersebut langsung melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam kamar melanjutkan istirahatnya.
Gadis itu pun mulai bergegas bekerja.
Drrtt! drtt! drtt!!
Gawai Tuan Nelson bergetar, mengusik matanya yang hampir terpejam. Tangannya meraih benda pipih tersebut. Di layar tertera nama asisten pribadi Tuan Ramos, ayah kandungnya.
"Ada apa?"
"Tuan muda, Tuan besar tidak bisa tidur. Beliau terus meracau meminta seorang cucu dan mengancam akan bunuh diri saja."
Tiiitt!
Sambungan telepon sengaja di putuskan oleh pria tersebut. Ia bosan mendengar permintaan gila ayahnya itu. Tuan Ramos ingin segera puteranya menikah dan memberinya seorang cucu. Padahal, Nelson selama ini hanya fokus dengan berbagai perusahaan miliknya dan tidak ada waktu untuk berkencan. Bahkan, terakhir kali ia memiliki kekasih ketika masih usia 18 tahun. Tepat 15 tahun yang lalu.
Ketika hendak mengambil minum ke dapur, netranya tidak sengaja menangkap Bella yang sedang menyapu. Sebuah ide langsung muncul di kepalanya.
“Namamu Bella?” tanya Tuan Nelson setelah membaca name card gadis itu.
Bella hampir terkejut mendengar suara pria di belakangnya. Ia membalikkan badan dan menjawab, “Benar, Tuan”.
“Kau sudah punya suami? Sudah pernah menikah sebelumnya?”
Gadis itu heran mendengar pertanyaan aneh dari majikannya. Namun, ia harus tetap menjawab. “Belum, Tuan.”
“Kalau begitu, kau mau menikah denganku? Aku akan membayarmu 1 miliar setiap bulan jika kau mau menjadi istriku dan siap menampung benihku di rahim mu."
Bab Terakhir
#190 Bab 190
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#189 Bab 189
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#188 Bab 188
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#187 Bab 187
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#186 Bab 186
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#185 Bab 185
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#184 Bab 184
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#183 Bab 183
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#182 Bab 182
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#181 Bab 181
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Hasrat Liar {Cerita Pendek Erotis}
Tangannya terasa begitu kuat dan yakin, dan dia tahu dia pasti bisa merasakan cairan basahnya yang merembes melalui bahan stokingnya. Dan begitu dia mulai menekan jari-jarinya ke celah lembutnya, cairan segarnya mengalir semakin panas.
Buku ini adalah kumpulan cerita pendek erotis yang menggairahkan yang mencakup romansa terlarang, romansa dominan & submisif, romansa erotis, dan romansa tabu, dengan akhir yang menggantung.
Buku ini adalah karya fiksi dan kesamaan dengan orang, hidup atau mati, atau tempat, peristiwa atau lokasi adalah kebetulan belaka.
Koleksi erotis ini penuh dengan seks panas dan grafis! Ini hanya dimaksudkan untuk orang dewasa di atas usia 18 tahun dan semua karakter digambarkan berusia 18 tahun atau lebih.
Baca, Nikmati, dan beri tahu saya cerita favorit Anda.
Kecanduan Teman Ayahku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.
**XoXo**
"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"
Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.
Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Paket: Aturan Nomor 1 - Tidak Ada Pasangan
"Lepaskan aku," saya merengek, tubuh saya gemetar dengan hasrat. "Aku tidak mau kamu menyentuhku."
Saya jatuh ke depan di atas tempat tidur lalu berbalik untuk menatapnya. Tato gelap di bahu Domonic yang berotot bergetar dan mengembang dengan hembusan napasnya. Senyum dalam dengan lesung pipitnya penuh dengan kesombongan saat dia meraih ke belakang untuk mengunci pintu.
Menggigit bibirnya, dia berjalan mendekati saya, tangannya menuju ke jahitan celananya dan tonjolan yang semakin membesar di sana.
"Kamu yakin tidak mau aku menyentuhmu?" Dia berbisik, membuka simpul dan menyelipkan tangan ke dalam. "Karena demi Tuhan, itulah yang selalu ingin aku lakukan. Setiap hari sejak kamu melangkah ke bar kami dan aku mencium aroma sempurnamu dari seberang ruangan."
Baru mengenal dunia shifter, Draven adalah manusia yang sedang melarikan diri. Seorang gadis cantik yang tidak ada yang bisa melindunginya. Domonic adalah Alpha dingin dari Red Wolf Pack. Sebuah persaudaraan dari dua belas serigala yang hidup dengan dua belas aturan. Aturan yang mereka sumpah tidak akan pernah dilanggar.
Terutama - Aturan Nomor Satu - Tidak Ada Pasangan
Ketika Draven bertemu Domonic, dia tahu bahwa dia adalah pasangannya, tetapi Draven tidak tahu apa itu pasangan, hanya bahwa dia telah jatuh cinta dengan seorang shifter. Seorang Alpha yang akan menghancurkan hatinya untuk membuatnya pergi. Berjanji pada dirinya sendiri, dia tidak akan pernah memaafkannya, dia menghilang.
Tapi dia tidak tahu tentang anak yang dikandungnya atau bahwa saat dia pergi, Domonic memutuskan aturan dibuat untuk dilanggar - dan sekarang apakah dia akan menemukannya lagi? Apakah dia akan memaafkannya?
Obsesi Terpelintir
"Kita punya aturan, dan aku-"
"Aku nggak peduli sama aturan. Kamu nggak tahu seberapa pengen aku ngewe kamu sampai kamu teriak kesenengan."
✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿
Damian nggak percaya sama cinta, tapi dia butuh istri buat ngambil warisan yang ditinggalin pamannya. Amelia pengen balas dendam ke Noah, mantan suaminya yang selingkuh, dan apa cara yang lebih baik daripada nikah kontrak sama musuh bebuyutannya? Ada dua aturan dalam pernikahan pura-pura mereka: nggak boleh ada hubungan emosional atau seksual, dan mereka akan berpisah setelah kesepakatan selesai. Tapi ketertarikan mereka satu sama lain lebih dari yang mereka perkirakan. Ketika perasaan mulai jadi nyata, pasangan ini nggak bisa berhenti menyentuh satu sama lain, dan Noah ingin Amelia kembali, apakah Damian akan membiarkannya pergi? Atau dia akan berjuang untuk apa yang dia anggap miliknya?
Ceraikan Aku Sebelum Kematian Menjemputku, CEO
Tanganku secara naluriah meraih perutku. "Jadi... benar-benar sudah tiada?"
"Tubuhmu yang lemah karena kanker tidak bisa mendukung kehamilan ini. Kita harus mengakhiri kehamilan ini, segera," kata dokter.
Setelah operasi, DIA muncul. "Audrey Sinclair! Berani sekali kamu membuat keputusan ini tanpa berkonsultasi denganku?"
Aku ingin mencurahkan rasa sakitku, merasakan pelukannya. Tapi saat aku melihat WANITA di sampingnya, aku menyerah.
Tanpa ragu, dia pergi bersama wanita "rapuh" itu. Jenis kelembutan itu, aku tidak pernah merasakannya.
Namun, aku tidak peduli lagi karena sekarang aku tidak punya apa-apa - anakku, cintaku, bahkan... hidupku.
Audrey Sinclair, seorang wanita miskin, jatuh cinta pada pria yang seharusnya tidak ia cintai. Blake Parker, miliarder paling berkuasa di New York, memiliki semua yang bisa diimpikan seorang pria - uang, kekuasaan, pengaruh - tetapi satu hal: dia tidak mencintainya.
Lima tahun cinta bertepuk sebelah tangan. Tiga tahun pernikahan rahasia. Sebuah diagnosis yang memberinya waktu tiga bulan untuk hidup.
Ketika bintang Hollywood kembali dari Eropa, Audrey Sinclair tahu sudah waktunya mengakhiri pernikahan tanpa cinta ini. Tapi dia tidak mengerti - jika dia tidak mencintainya, mengapa dia menolak saat Audrey mengajukan perceraian? Mengapa dia menyiksanya selama tiga bulan terakhir hidupnya?
Seiring waktu yang berlalu seperti pasir melalui jam pasir, Audrey harus memilih: mati sebagai Nyonya Parker, atau hidup hari-hari terakhirnya dalam kebebasan.
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.
Miliki Aku Ayah Miliarderku
PENGANTAR SATU
"Berlutut, Ava." Dia memerintah dengan nada yang membuat bulu kudukku merinding.
"Aku ingin kamu klimaks di wajahku, Josh."
"Aku tidak hanya akan klimaks di wajahmu, sayang. Aku akan klimaks di dalam dirimu dan mengklaim rahim perawanmu sebagai milikku setelah mengklaim keperawananmu."
Ava adalah seorang gadis muda yang jatuh cinta gila-gilaan dengan sahabat kakaknya, yang dua belas tahun lebih tua darinya tetapi menginginkan semua yang bisa dia tawarkan. Ava telah menyimpan dirinya untuknya, tetapi apa yang terjadi ketika dia menemukan rahasia terbesar Josh?
Apakah dia akan berjuang untuk cinta mereka atau akan pergi?
PENGANTAR DUA
"Aku suka kontolmu," kataku sambil mulai melompat lebih keras di atasnya. Aku siap untuk klimaks lagi dan aku siap membuatnya klimaks lagi.
"Aku suka vaginamu. Dan pantatmu," katanya sambil memasukkan jarinya ke pantatku.
"Oh Tuhan!" Aku berteriak. Ini sangat cabul dan sangat panas. "Klimaks untukku, sayang," katanya.
Ashley selalu tertarik pada ayah temannya, Pak Mancini, yang berasal dari Italia dan pria tampan untuk usianya. Tapi dia tidak pernah punya keberanian untuk mengungkapkannya kepada siapa pun, bahkan kepada temannya. Ketika kesempatan muncul saat Pak Mancini menawarkan untuk membayar biaya kuliahnya, Ashley tidak bisa menahan diri dan mengungkapkan fantasi terdalamnya kepadanya. Tapi sesuatu terjadi, dan itu akan membawa banyak kekacauan ke hatinya yang rapuh.
PENGANTAR TIGA
Dia bergumam, "Sayang, sayang, sayang," berulang kali. Tapi kemudian, "Aku tidak percaya aku begitu bodoh."
Aku terkejut, membuka mataku dan menarik diri untuk melihatnya. "Sayang?"
Dia mengakui, "Sadie, aku sangat menginginkanmu, selama bertahun-tahun. Aku terjaga di malam hari, memikirkan bagaimana rasanya bersamamu. Tapi aku tidak pernah bermimpi tentang ini!"
Menunggu liburan musim panas saat dia berusia 18 tahun adalah penantian terpanjang yang pernah dialami Sadie dalam hidupnya. Ini karena, dia akhirnya akan mendapatkan kesempatan untuk sendirian dengan ayah sahabatnya, Miguel, dan itu akan membuat semua mimpinya menjadi kenyataan.
Selama liburan mereka, mantan istri Miguel, yang masih mencintainya, membuat Sadie terkejut. Apakah dia akan bisa bertahan?
Aku Tidur dengan Sahabat Kakakku
"Ada apa, sayang... aku menakutimu ya?" Dia tersenyum, menatap mataku. Aku menjawab dengan memiringkan kepala dan tersenyum padanya.
"Kamu tahu, aku tidak menyangka kamu akan melakukan ini, aku hanya ingin..." Dia berhenti bicara ketika aku melingkarkan tanganku di sekitar kemaluannya sambil memutar lidahku di sekitar kepalanya sebelum memasukkannya ke dalam mulutku.
"Sial!!" Dia mengerang.
Hidup Dahlia Thompson berubah drastis setelah dia kembali dari perjalanan dua minggu untuk mengunjungi orang tuanya dan mendapati pacarnya, Scott Miller, berselingkuh dengan sahabatnya dari SMA, Emma Jones.
Marah dan hancur, dia memutuskan untuk pulang, tetapi berubah pikiran dan memilih untuk berpesta gila-gilaan dengan seorang asing.
Dia mabuk berat dan akhirnya menyerahkan tubuhnya kepada orang asing ini, Jason Smith, yang ternyata adalah calon bosnya dan sahabat kakaknya.
Istri Kontrak CEO
Benang Hasrat
"Kamu basah," katanya, suaranya seperti kerikil. Aku melengkung ke arahnya, tak berdaya. Kota menyaksikan melalui kaca, tapi aku tak peduli. Tidak saat mulutnya menyentuh tubuhku dan dia melahapku seperti orang yang kelaparan. "Jordan," aku terengah, jari-jariku terjerat dalam rambut tebalnya, pinggulku melengkung secara naluriah menuju mulut hangatnya. "Lebih keras," dia memerintah.
Di tengah kekacauan gemerlap elite Manhattan, Sophia Bennett berkuasa—tak tersentuh, tenang, dan sangat ambisius. Sebagai visioner di balik salah satu kerajaan mode yang paling cepat naik di New York, dia tidak hanya berjalan di runway—dia menguasai sorotan. Tapi ketika dia menangkap pacar lamanya di antara kaki wanita lain, dia tidak berteriak. Dia tersenyum.
Dan ketika dia pergi, dia meninggalkannya—bersama dengan investasinya, pengaruhnya, dan setiap dukungan yang pernah diandalkan perusahaannya. Tapi dia berjanji tidak akan kalah dalam permainan ini.
Lalu Jordan Pierce datang. Miliarder. Produser yang menawan. Tak terkendali. Semua sudut tajam dan janji berdosa. Dia melangkah ke dunianya dengan mengenakan dasi sutra dan senyum miring. “Mari kita bicara tentang karier mode kamu,” katanya. “Aku ingin ikut dalam visimu—dan mungkin juga dalam dirimu.” Chemistry mereka? Volatil. Ambisi mereka? Mematikan.
Di kota di mana kekuasaan adalah mata uang utama, jatuh cinta pada pria yang salah bisa membuat Sophia kehilangan segalanya yang telah dia perjuangkan.
Sekarang, dengan dunianya di ambang kehancuran, Sophia harus bertanya pada dirinya sendiri: Akankah dia mempertaruhkan segalanya untuk pria yang mungkin menghancurkannya lagi, atau menghancurkan cinta sebelum cinta menghancurkannya?
Ditolak Luna Mereka yang Patah
"Aku tidak hanya tertarik untuk berhubungan seks denganmu," Dia tersenyum dan mendekat, menggerakkan jarinya di leherku, "Aku ingin merasakan segalanya bersamamu."
"Bagaimana kalau kita tidak memakai pakaian setiap kali kita sendirian di mansion ini?" Aku terkejut dan terengah-engah saat dia berbisik di wajahku.
(Peringatan Konten: Bacaan berikut mengandung bahasa kasar, kekerasan, atau adegan berdarah yang ekstrem. Topik seperti pelecehan seksual dan kekerasan dibahas secara singkat yang mungkin sulit dibaca bagi sebagian orang)












