
Pernikahan Penebus Hutang
Fredelina Putri · Selesai · 257.3k Kata
Pendahuluan
Season 1 (Bab 1 - 128)
Alinka tak tahu bahwa hidupnya akan dipersulit oleh paman dan bibinya. Gadis yatim piatu itu hanya bisa pasrah menerima pernikahan yang telah ditentukan oleh pasangan jahat tersebut. Ia dijadikan alat penebus hutang yang tak sedikit jumlahnya.
Hingga pada suatu hari, seseorang menawarkan bantuan padanya.
Ada sebuah janji di masa lalu antara pahlawan yang telah menolongnya. Apakah itu? Baca yuk..
Season 2, start bab 129 dan seterusnya..
Merantau ke kota besar menjadi musibah besar dalam hidup Andayu. Ia dinodai oleh lelaki yang sangat tidak menyukai kehadirannya.
Lalu, bagaimana hidupnya yang terombang-ambing pasca sang bibi meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya?
Akankah lelaki itu bertanggung jawab atau malah ia menemukan lelaki lain yang bisa menerima dia apa adanya?
Ikuti kisahnya… * Fredelina Putri *
Bab 1
"Besok sepulang kerja kamu harus ikut Paman dan Bibi ke rumah calon mertuamu!" teriak Paman Lim pada Alinka yang baru saja ke luar dari kamar dan bersiap untuk berangkat kuliah.
Mertua?
Dalam hati Alinka bertanya-tanya. Mertua untuk dirinya? Sejak kapan ia mengiyakan akan menikah semuda ini?
"Apa maksud Paman? Siapa yang akan menikah?" tanya balik Alinka dengan menyipitkan mata, ia takut salah mendengar dan lebih memilih meminta kepastian. Ia menyelempangkan tasnya ke pundak dan fokus mengarahkan pandangannya ke arah pria yang sedari kecil mengurusnya tepat setelah kepergian kedua orang tuanya.
"Kamulah! Siapa lagi? Mana mungkin aku yang harus menikah dengan perjaka tua itu? Daripada aku, mendingan juga kamu, dasar benalu nggak tahu diuntung!" serobot Greta yang berjalan menuruni anak tangga dan mencibir sepupunya tersebut.
Perjaka tua?
Kenapa terdengar menakutkan sekali?
Alinka terperanjat. Sumpah demi apa pun ia tak pernah membayangkan akan menikah dengan orang yang sama sekali tak dikenalnya.
"Ta-tapi Paman…" selanya hendak meminta penjelasan dan mengeluarkan isi hatinya.
Belum sempat harapannya tercapai, sang bibi sudah menjambak rambutnya dari belakang.
Perih.
"Aaaaaaarrggg! Sakit, Bi!" rintih Alinka yang merasakan rambutnya ditarik begitu kuat.
Rambutnya seolah hendak tercabut dari akar-akarnya. Itulah yang terjadi jika ia berani melawan atau banyak bertanya. Bukan jawaban yang ia dapatkan, melainkan pukulan atau kontak fisik menyakitkan dari paman dan bibinya.
"Kamu itu harusnya tahu diri! Papa dan Mama kamu itu cuma ninggalin rumah kecil ini dan hutang banyak pada kami! Sudah cukup kamu menikmati bantuan kami, sekarang kamu harus membayarnya!" hardik bibi Moe sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Menatap angkuh pada gadis cantik nan muda itu.
Degg
Hutang apa?
Seingat Alinka, semasa mereka bertiga masih berkumpul dulu, mereka selalu hidup bahagia, aman, tenteram, dan kehangatan keluarga begitu terasa. Tidak pernah ia melihat dalam seumur hidupnya, Papa dan Mama membahas masalah hutang atau bertengkar akan sesuatu hal.
"Hutang apa, Bi? Jika aku bisa membayarnya, aku pasti akan memberikan pada Bibi dan Paman untuk melunasinya. Kumohon jangan nikahkan aku dengan orang asing itu, Bi!" pinta Alinka sambil memohon ampun dan kini bersimpuh di lantai. Ia berusaha meminta kelapangan hati pasangan paruh baya tersebut.
"Gaji seumur hidup kamu kerja di kafe itu juga nggak akan bisa bayar hutang orang tuamu pada mereka. Jadi, sebagai anak satu-satunya dari Richard dan Renata, kamu harus lunasin hutang mereka! Suka nggak suka, kamu tetap harus nikah sama Abim, anak dari rentenir itu!" seru bibi Moe pada Alinka.
Deraian air mata tak dapat dicegah. Sepasang mata bulat itu telah menitikkan cairan bening yang menggenang dari muaranya.
"Nggak usah akting nangis! Buruan kuliah sana! Untung otak kamu encer jadi bisa dipakai, coba kalau nggak, siapa yang mau bayar uang kuliahmu itu?" usir Greta, sepupunya yang memang tak suka dengan adanya Alinka di rumah ini.
Dengan adanya pernikahan itu Greta tak perlu repot-repot mencari cara mengusir Alinka. Cepat atau lambat perempuan yang ia anggap sebagai benalu itu akan pergi dari sini sesegera mungkin.
Rumah ini adalah rumah peninggalan orang tua kandung Alinka. Namun, sejak kecelakaan yang menewaskan kedua orang tuanya, Lim dan Moe beserta anak mereka tiba-tiba datang lalu mengakuisisi bahwa rumah ini adalah milik mereka, tentu saja dengan berbagai kebohongan tak masuk akal.
Alinka kecil hanya bisa pasrah mengiyakan. Kini, ia telah dewasa dan akan mencari tahu segalanya. Termasuk penyebab meninggalnya Papa dan Mamanya.
Alinka menyeka cairan bening itu dari kedua pipinya. Ia beranjak dari posisinya dan mengulurkan tangan hendak menyalami paman serta bibinya.
"Nggak usah salaman segala! Udah sana berangkat! Buruan kerja dan pulang bawa duit! Make up Bibi udah mau habis," usir bibi Moe sambil mendorong tubuh ramping Alinka.
"Bibi dan Paman, aku mohon, jangan nikahkan aku dengan orang itu. Aku tidak ingin menikah muda. Masih banyak impianku yang belum tercapai. Akan kuberikan semua uang gajiku pada kalian, tapi tolong jangan lakukan itu padaku!" harap Alinka sambil memandangi paman dan bibinya bergantian.
"Kalau kamu masih menolak pernikahan ini, pergi dari rumah ini sekarang juga! Dasar nggak tahu diri, tahu seperti ini, lebih baik dulu aku membuang kamu di pinggir jalan daripada dirawat baik-baik!" ancam paman Lim seraya mengingat kenangan lama.
Jangan!!
Merawat? Bukankah ia hanya diperlakukan bak seorang pembantu. Bahkan perlakuan mereka pada para pembantu masih lebih baik daripada dengannya.
Alinka menatap pias. Termenung. Ia hanya bisa menahan tangis yang hendak pecah untuk kedua kalinya.
'Alinka! Kamu harus kuat, jangan cengeng! Ingat apa yang pernah Mama bilang ke kamu dulu!' batin Alinka menguatkan dirinya sendiri.
"Baik, Bibi dan Paman, kalau itu sudah menjadi keputusan terbaik untuk menyelesaikan masalah hutang. Alinka berangkat kuliah dulu. Selamat pagi!" ucap Alinka pasrah dan pamit pergi dari rumah yang tiba-tiba terasa menyesakkan baginya.
"Akhirnya! Akhirnya! Kita bisa menyingkirkan anak tak tahu diuntung itu dari sini, Ma!" pekik Greta kegirangan.
Wanita itu berteriak sambil mengepalkan tangan ke udara. Ia tampak senang bukan main.
"Iya, Sayang! Begitu dia pergi, beban hidup kita akan berkurang. Tidak ada lagi yang menumpang makan dan tidur di sini. Hahaha," sahut Moe pada sang putri.
"Setelah dia pergi dari sini, aku akan meminta pengacara Han mengalihkan harta anak sialan itu padaku! Sudah cukup sepuluh tahun kita memberinya tumpangan di rumah ini. Biarkan dia menikmati menjadi istri dari perjaka tua itu, hahaha," ucap Lim pada Moe dan anak tunggalnya diakhiri tawa kemenangan.
Mereka bertiga amat bahagia merasa telah menghilangkan pengganjal dari hidup mereka dengan mengusir Alinka. Alinka akan dinikahkan dengan anak dari rentenir yang meminjami modal perusahaan Richard yang terancam pailit karena dipegang oleh Lim.
Tanpa mereka bertiga sadari, sepasang telinga mendengar jelas apa yang mereka bicarakan sedari tadi. Alinka belum beranjak dari tempatnya untuk berangkat ke kampus.
"Mama, Papa, kenapa kalian nggak ngajak aku sekalian ke surga? Kenapa kalian tega ninggalin aku bersama para penjahat yang tega merebut semua milikku? Mamaaa…" isaknya lirih sambil memukuli dadanya di tempat persembunyiannya.
"Papa, aku nggak mau nikah sama anak temen Papa! Bentuknya aja aku nggak tahu, ini malah Papa pakai nyuruh aku buat nikahin dia. C'mon Pa, ini nggak lucu!" keluh Merzal di ruang kerja sang ayah yang berada di lantai dua kediaman mereka.
Henry bangun dari kursi kebesarannya, menatap putranya dengan raut wajah tak terbaca. Ia berjalan memutari tubuh tegap putra tunggalnya dan mengakhiri dengan merangkul bahu Merzal.
"Papa nggak bercanda, Zal! Papa serius. Tolong, kamu temui dia dulu! Sepertinya dia anak yang baik dan juga cantik."
"Dari mana Papa tahu? Jangan-jangan Papa membuntutinya selama ini? Kalau dia cantik, kenapa nggak Papa aja yang nikahin dia? Kenapa harus aku? Lagipula aku sudah punya Diva, Pa," timpal Merzal memberi alasan.
Siapa yang tak kenal Diva, wanita itu adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling cantik di mata Merzal selama dua tahun lebih. Ia adalah satu dari sekian juta wanita yang beruntung bisa mendapatkan hati seorang Merzal.
"Diva itu nggak benar-benar cinta sama kamu, Zal! Papa bisa jamin itu!" yakin Henry pada putranya yang tak mau dibantah.
Merzal menatap tajam Henry. "Papa selalu bilang dia bukan wanita yang baik. Terus wanita seperti apa yang baik buat Merzal? Diva sangat mencintai aku, Pa. Aku nggak mau menikah sama perempuan pilihan Papa. Titik!"
"Oke, kalau itu mau kamu! Karena kamu nggak percaya sama kata-kata Papa, Papa akan kasih kamu kesempatan untuk menikahi Diva dengan satu syarat…"
"Apa itu, Pa? Aku akan mengambil pilihan seburuk apa pun itu karena aku yakin Diva adalah wanita yang terbaik untuk menjadi istriku!" tukas Merzal penuh keyakinan.
Bab Terakhir
#237 Bab 237
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#236 Bab 236
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#235 Bab 235
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#234 Bab 234
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#233 Bab 233
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#232 Bab 232
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#231 Bab 231
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#230 Bab 230
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#229 Bab 229
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#228 Bab 228
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Hasrat Liar {Cerita Pendek Erotis}
Tangannya terasa begitu kuat dan yakin, dan dia tahu dia pasti bisa merasakan cairan basahnya yang merembes melalui bahan stokingnya. Dan begitu dia mulai menekan jari-jarinya ke celah lembutnya, cairan segarnya mengalir semakin panas.
Buku ini adalah kumpulan cerita pendek erotis yang menggairahkan yang mencakup romansa terlarang, romansa dominan & submisif, romansa erotis, dan romansa tabu, dengan akhir yang menggantung.
Buku ini adalah karya fiksi dan kesamaan dengan orang, hidup atau mati, atau tempat, peristiwa atau lokasi adalah kebetulan belaka.
Koleksi erotis ini penuh dengan seks panas dan grafis! Ini hanya dimaksudkan untuk orang dewasa di atas usia 18 tahun dan semua karakter digambarkan berusia 18 tahun atau lebih.
Baca, Nikmati, dan beri tahu saya cerita favorit Anda.
Kecanduan Teman Ayahku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.
**XoXo**
"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"
Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.
Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Paket: Aturan Nomor 1 - Tidak Ada Pasangan
"Lepaskan aku," saya merengek, tubuh saya gemetar dengan hasrat. "Aku tidak mau kamu menyentuhku."
Saya jatuh ke depan di atas tempat tidur lalu berbalik untuk menatapnya. Tato gelap di bahu Domonic yang berotot bergetar dan mengembang dengan hembusan napasnya. Senyum dalam dengan lesung pipitnya penuh dengan kesombongan saat dia meraih ke belakang untuk mengunci pintu.
Menggigit bibirnya, dia berjalan mendekati saya, tangannya menuju ke jahitan celananya dan tonjolan yang semakin membesar di sana.
"Kamu yakin tidak mau aku menyentuhmu?" Dia berbisik, membuka simpul dan menyelipkan tangan ke dalam. "Karena demi Tuhan, itulah yang selalu ingin aku lakukan. Setiap hari sejak kamu melangkah ke bar kami dan aku mencium aroma sempurnamu dari seberang ruangan."
Baru mengenal dunia shifter, Draven adalah manusia yang sedang melarikan diri. Seorang gadis cantik yang tidak ada yang bisa melindunginya. Domonic adalah Alpha dingin dari Red Wolf Pack. Sebuah persaudaraan dari dua belas serigala yang hidup dengan dua belas aturan. Aturan yang mereka sumpah tidak akan pernah dilanggar.
Terutama - Aturan Nomor Satu - Tidak Ada Pasangan
Ketika Draven bertemu Domonic, dia tahu bahwa dia adalah pasangannya, tetapi Draven tidak tahu apa itu pasangan, hanya bahwa dia telah jatuh cinta dengan seorang shifter. Seorang Alpha yang akan menghancurkan hatinya untuk membuatnya pergi. Berjanji pada dirinya sendiri, dia tidak akan pernah memaafkannya, dia menghilang.
Tapi dia tidak tahu tentang anak yang dikandungnya atau bahwa saat dia pergi, Domonic memutuskan aturan dibuat untuk dilanggar - dan sekarang apakah dia akan menemukannya lagi? Apakah dia akan memaafkannya?
Obsesi Terpelintir
"Kita punya aturan, dan aku-"
"Aku nggak peduli sama aturan. Kamu nggak tahu seberapa pengen aku ngewe kamu sampai kamu teriak kesenengan."
✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿
Damian nggak percaya sama cinta, tapi dia butuh istri buat ngambil warisan yang ditinggalin pamannya. Amelia pengen balas dendam ke Noah, mantan suaminya yang selingkuh, dan apa cara yang lebih baik daripada nikah kontrak sama musuh bebuyutannya? Ada dua aturan dalam pernikahan pura-pura mereka: nggak boleh ada hubungan emosional atau seksual, dan mereka akan berpisah setelah kesepakatan selesai. Tapi ketertarikan mereka satu sama lain lebih dari yang mereka perkirakan. Ketika perasaan mulai jadi nyata, pasangan ini nggak bisa berhenti menyentuh satu sama lain, dan Noah ingin Amelia kembali, apakah Damian akan membiarkannya pergi? Atau dia akan berjuang untuk apa yang dia anggap miliknya?
Ceraikan Aku Sebelum Kematian Menjemputku, CEO
Tanganku secara naluriah meraih perutku. "Jadi... benar-benar sudah tiada?"
"Tubuhmu yang lemah karena kanker tidak bisa mendukung kehamilan ini. Kita harus mengakhiri kehamilan ini, segera," kata dokter.
Setelah operasi, DIA muncul. "Audrey Sinclair! Berani sekali kamu membuat keputusan ini tanpa berkonsultasi denganku?"
Aku ingin mencurahkan rasa sakitku, merasakan pelukannya. Tapi saat aku melihat WANITA di sampingnya, aku menyerah.
Tanpa ragu, dia pergi bersama wanita "rapuh" itu. Jenis kelembutan itu, aku tidak pernah merasakannya.
Namun, aku tidak peduli lagi karena sekarang aku tidak punya apa-apa - anakku, cintaku, bahkan... hidupku.
Audrey Sinclair, seorang wanita miskin, jatuh cinta pada pria yang seharusnya tidak ia cintai. Blake Parker, miliarder paling berkuasa di New York, memiliki semua yang bisa diimpikan seorang pria - uang, kekuasaan, pengaruh - tetapi satu hal: dia tidak mencintainya.
Lima tahun cinta bertepuk sebelah tangan. Tiga tahun pernikahan rahasia. Sebuah diagnosis yang memberinya waktu tiga bulan untuk hidup.
Ketika bintang Hollywood kembali dari Eropa, Audrey Sinclair tahu sudah waktunya mengakhiri pernikahan tanpa cinta ini. Tapi dia tidak mengerti - jika dia tidak mencintainya, mengapa dia menolak saat Audrey mengajukan perceraian? Mengapa dia menyiksanya selama tiga bulan terakhir hidupnya?
Seiring waktu yang berlalu seperti pasir melalui jam pasir, Audrey harus memilih: mati sebagai Nyonya Parker, atau hidup hari-hari terakhirnya dalam kebebasan.
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.
Miliki Aku Ayah Miliarderku
PENGANTAR SATU
"Berlutut, Ava." Dia memerintah dengan nada yang membuat bulu kudukku merinding.
"Aku ingin kamu klimaks di wajahku, Josh."
"Aku tidak hanya akan klimaks di wajahmu, sayang. Aku akan klimaks di dalam dirimu dan mengklaim rahim perawanmu sebagai milikku setelah mengklaim keperawananmu."
Ava adalah seorang gadis muda yang jatuh cinta gila-gilaan dengan sahabat kakaknya, yang dua belas tahun lebih tua darinya tetapi menginginkan semua yang bisa dia tawarkan. Ava telah menyimpan dirinya untuknya, tetapi apa yang terjadi ketika dia menemukan rahasia terbesar Josh?
Apakah dia akan berjuang untuk cinta mereka atau akan pergi?
PENGANTAR DUA
"Aku suka kontolmu," kataku sambil mulai melompat lebih keras di atasnya. Aku siap untuk klimaks lagi dan aku siap membuatnya klimaks lagi.
"Aku suka vaginamu. Dan pantatmu," katanya sambil memasukkan jarinya ke pantatku.
"Oh Tuhan!" Aku berteriak. Ini sangat cabul dan sangat panas. "Klimaks untukku, sayang," katanya.
Ashley selalu tertarik pada ayah temannya, Pak Mancini, yang berasal dari Italia dan pria tampan untuk usianya. Tapi dia tidak pernah punya keberanian untuk mengungkapkannya kepada siapa pun, bahkan kepada temannya. Ketika kesempatan muncul saat Pak Mancini menawarkan untuk membayar biaya kuliahnya, Ashley tidak bisa menahan diri dan mengungkapkan fantasi terdalamnya kepadanya. Tapi sesuatu terjadi, dan itu akan membawa banyak kekacauan ke hatinya yang rapuh.
PENGANTAR TIGA
Dia bergumam, "Sayang, sayang, sayang," berulang kali. Tapi kemudian, "Aku tidak percaya aku begitu bodoh."
Aku terkejut, membuka mataku dan menarik diri untuk melihatnya. "Sayang?"
Dia mengakui, "Sadie, aku sangat menginginkanmu, selama bertahun-tahun. Aku terjaga di malam hari, memikirkan bagaimana rasanya bersamamu. Tapi aku tidak pernah bermimpi tentang ini!"
Menunggu liburan musim panas saat dia berusia 18 tahun adalah penantian terpanjang yang pernah dialami Sadie dalam hidupnya. Ini karena, dia akhirnya akan mendapatkan kesempatan untuk sendirian dengan ayah sahabatnya, Miguel, dan itu akan membuat semua mimpinya menjadi kenyataan.
Selama liburan mereka, mantan istri Miguel, yang masih mencintainya, membuat Sadie terkejut. Apakah dia akan bisa bertahan?
Aku Tidur dengan Sahabat Kakakku
"Ada apa, sayang... aku menakutimu ya?" Dia tersenyum, menatap mataku. Aku menjawab dengan memiringkan kepala dan tersenyum padanya.
"Kamu tahu, aku tidak menyangka kamu akan melakukan ini, aku hanya ingin..." Dia berhenti bicara ketika aku melingkarkan tanganku di sekitar kemaluannya sambil memutar lidahku di sekitar kepalanya sebelum memasukkannya ke dalam mulutku.
"Sial!!" Dia mengerang.
Hidup Dahlia Thompson berubah drastis setelah dia kembali dari perjalanan dua minggu untuk mengunjungi orang tuanya dan mendapati pacarnya, Scott Miller, berselingkuh dengan sahabatnya dari SMA, Emma Jones.
Marah dan hancur, dia memutuskan untuk pulang, tetapi berubah pikiran dan memilih untuk berpesta gila-gilaan dengan seorang asing.
Dia mabuk berat dan akhirnya menyerahkan tubuhnya kepada orang asing ini, Jason Smith, yang ternyata adalah calon bosnya dan sahabat kakaknya.
Istri Kontrak CEO
Benang Hasrat
"Kamu basah," katanya, suaranya seperti kerikil. Aku melengkung ke arahnya, tak berdaya. Kota menyaksikan melalui kaca, tapi aku tak peduli. Tidak saat mulutnya menyentuh tubuhku dan dia melahapku seperti orang yang kelaparan. "Jordan," aku terengah, jari-jariku terjerat dalam rambut tebalnya, pinggulku melengkung secara naluriah menuju mulut hangatnya. "Lebih keras," dia memerintah.
Di tengah kekacauan gemerlap elite Manhattan, Sophia Bennett berkuasa—tak tersentuh, tenang, dan sangat ambisius. Sebagai visioner di balik salah satu kerajaan mode yang paling cepat naik di New York, dia tidak hanya berjalan di runway—dia menguasai sorotan. Tapi ketika dia menangkap pacar lamanya di antara kaki wanita lain, dia tidak berteriak. Dia tersenyum.
Dan ketika dia pergi, dia meninggalkannya—bersama dengan investasinya, pengaruhnya, dan setiap dukungan yang pernah diandalkan perusahaannya. Tapi dia berjanji tidak akan kalah dalam permainan ini.
Lalu Jordan Pierce datang. Miliarder. Produser yang menawan. Tak terkendali. Semua sudut tajam dan janji berdosa. Dia melangkah ke dunianya dengan mengenakan dasi sutra dan senyum miring. “Mari kita bicara tentang karier mode kamu,” katanya. “Aku ingin ikut dalam visimu—dan mungkin juga dalam dirimu.” Chemistry mereka? Volatil. Ambisi mereka? Mematikan.
Di kota di mana kekuasaan adalah mata uang utama, jatuh cinta pada pria yang salah bisa membuat Sophia kehilangan segalanya yang telah dia perjuangkan.
Sekarang, dengan dunianya di ambang kehancuran, Sophia harus bertanya pada dirinya sendiri: Akankah dia mempertaruhkan segalanya untuk pria yang mungkin menghancurkannya lagi, atau menghancurkan cinta sebelum cinta menghancurkannya?
Ditolak Luna Mereka yang Patah
"Aku tidak hanya tertarik untuk berhubungan seks denganmu," Dia tersenyum dan mendekat, menggerakkan jarinya di leherku, "Aku ingin merasakan segalanya bersamamu."
"Bagaimana kalau kita tidak memakai pakaian setiap kali kita sendirian di mansion ini?" Aku terkejut dan terengah-engah saat dia berbisik di wajahku.
(Peringatan Konten: Bacaan berikut mengandung bahasa kasar, kekerasan, atau adegan berdarah yang ekstrem. Topik seperti pelecehan seksual dan kekerasan dibahas secara singkat yang mungkin sulit dibaca bagi sebagian orang)












