
Pernikahan Sandiwara
Jeno Jennie · Selesai · 188.2k Kata
Pendahuluan
Tiba-tiba dia terbangun di dalam sebuah kamar mandi bersama pria asing yang mengaku sebagai suaminya!
Betapa terkejutnya Melissa bahwa ternyata dia secara ajaib berada di tubuh gadis bernama Alice, istri pria tersebut.
Parahnya, ternyata pernikahan mereka hanyalah sebuah hubungan sandiwara karena 'suaminya' menikah dengan dirinya hanya untuk mendapat warisan.
Bagaimana Melissa yang kini menghuni tubuh Alice menjalani semua kekacauan ini?
Bab 1
Part 1.
"Di mana ini?"
Melisa yang baru saja terbangun mengerjap beberapa kali dengan satu tangan memijat kening, diedarkannya pandangan ke seluruh ruangan yang tampak asing di matanya tersebut.
"Kapan aku berada dalam bak mandi?" bisiknya kebingungan saat mendapati tubuhnya saat ini ternyata tengah berendam di sebuah bathub mewah dengan busa sabun memenuhi bak mandi tersebut dan aroma harum yang membuat tubuhnya rileks.
Baru saja gadis itu memejamkan mata untuk menikmati berendam di air hangat dengan aroma harum tersebut, terdengar seseorang menggeser pintu.
Kedua netra gadis tersebut langsung terbelalak shock saat melihat seorang prai dengan santai membuka pembatas antara kamar mandi dan bathtub tempat dia sekarang berada, lalu melenggang dengan acuh tak acuh menuju ke arahnya.
Refleks, Melissa pun mengambil sikap waspada seraya menutup buah dadanya dengan kedua tangan.
"S-siapa anda?" tanyanya penuh curiga.
Sosok pria bertubuh tinggi dengan kulit putih semulus batu giok dengan wajah yang luar biasa tampan itu hanya menatap dirinya acuh tak acuh.
Sementara Melissa balas memandang dengan mulut melongo lebar dan rahang hampir jatuh.
Seumur hidup baru kali ini dia melihat pria setampan itu!
Siapa orang asing ini? Bagaimana bisa dia berada di dalam sini bersamanya?
Melissa tanpa sadar menelan ludah saat sekali lagi menatap pria setampan dewa yang kini berdiri di depannya tersebut.
Seluruh inci tubuhnya mengeluarkan aura berkuasa, dan rasa manis uang.
Namun, saat gadis itu menatap tengah matanya yang gelap, rasa terintimidasi memenuhi dirinya.
Pria ini mempunyai aura seperti bos besarnya di kantor, yang membuat Melisa bahkan tidak sanggup mengangkat kepalanya saat sosok itu berjalan di sekitarnya.
Pria yang kini hanya memakai handuk mandi tersebut, hanya mengangkat satu alisnya melihat reaksi terkejut Melissa dan terus berjalan mendekat dengan santai.
"H-hey! Apa yang Anda lakukan?!"
Melissa menjerit kaget saat pria itu dengan penuh percaya diri masuk ke dalam bathub dan bergabung bersama dirinya.
Air dalam bathtub sedikit meluber keluar saat sosok tinggi dengan perut sixpack itu duduk di sana.
"S-siapa Anda? Bagaimana bisa Anda mandi di sini bersama saya?!"
Pekikan histeris dari mulut Melissa tersebut tak diindahkan oleh pria itu, dia malah memainkan busa sabun di bathub sebelum menatap angkuh kepada Melissa yang shock dengan kedatangannya.
Auranya yang maskulin, membuyarkan akal sehat gadis tersebut.
Spontan, dia pun mundur dengan ekspresi ketakutan karena tiba-tiba merasa terancam, menyebabkan punggung menabrak pinggiran bathub yang tidak begitu luas untuk ditempati dua orang seperti saat ini.
Pria itu mencondongkan badan ke depan, ekspresi acuh tak acuhnya tetap tak berubah, tatapan dinginnya itu seakan mampu membekukanku tulang, tapi saat ini, ada sedikit kilatan tertarik di sudut matanya.
"Alice."
Suara yang keluar dari pria itu berat, tapi anehnya terdengar seksi dan macho. Namun, juga mengancam.
"Jangan coba-coba memancing emosiku," bisiknya dengan nada tajam.
Setelah mengatakan itu, pria asing tampan tersebut memainkan rambut kemerahan miliknya yang basah, memilinnya dengan jemari sebelum melayangkan tatapan tajam pada Melissa yang seketika terkesiap kaget.
"Saya ... saya tidak sedang memancing emosi Anda, Tuan. Saya hanya bertanya kenapa Anda berada di sini bersama saya?"
Melisa memberanikan diri untuk bertanya karena dia merasa sangat kebingungan dengan apa yang sedang dialaminya sekarang.
Ditambah lagi, kepalanya yang berputar-putar ini benar-benar menambah runyam suasana.
"Aku bukan pria yang bisa kamu ajak bermain-main, ingat itu, Alice."
Kening Melissa berkerut saat pria yang kini tampak ingin menerkamnya tersebut terus memanggil dirinya dengan nama Alice, alih-alih Melissa.
"Alice? Tapi saya ... nama saya bukan—"
"Tidak usah mengajakku berbasa-basi. Hubungan kita tidak sedekat itu," potong pria itu dengan suara dingin yang seketika membuat Melissa menutup mulutnya rapat-rapat.
Pria asing tersebut kini mendekatkan tubuh sehingga jarak kami tersisa beberapa centimeter saja.
Meski tak ada tempat untuk melarikan diri, Melissa menciutkan badan agar tak bersentuhan dengan dirinya, membuat pria asing itu menyipitkan mata.
"Apa yang sedang kamu lakukan ini? Beginikah sikapmu pada suami sendiri, Alice?" desahnya dengan suara lelah.
Dia menyugar rambut cokelatnya ke belakang dengan kening sedikit berkerut. Seperti benar-benar lelah menghadapiku.
"Suami?! Saya ... saya belum menikah!"
Melissa menjerit sampai tak sadar berdiri sehingga dua gundukan besar di dadanya terpampang indah.
Buru-buru gadis itu menutupi dengan kedua tangan dan menggeleng dengan panik kepada pria tersebut.
"Tolong jelaskan kepada saya apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa Anda memanggil saya Alice? Dan ... kenapa Anda bilang bahwa saya adalah istri Anda? Sungguh, saya belum pernah menikah!"
Melissa kembali duduk dan membenamkan setengah tubuhnya ke bathub karena malu tak memakai busana di hadapan pria asing.
Lelaki tampan itu malah tersenyum sinis, semakin mendekatkan tubuhnya ke arahku hingga menyisakan jarak sejengkal saja.
Tangannya yang besar tersebut merengkuh dagu Melissa sehingga gadis itu mendongak menatap wajahnya.
"Kamu bukan Alice? Lalu siapa? Apa kamu sekarang sedang berakting amnesia agar bisa lepas dari tanggung jawabmu sebagai istri, hm?"
Dia terkekeh pelan, tapi sedetik kemudian melayangkan tatapan mengancam setajam elang.
"Jangan coba-coba mempermainkan aku, Alice," ancamnya seraya mencengkeram dagu gadis tersebut sampai Melissa meringis pelan menahan sakit.
Sosok itu menyugar rambut kecoklatan miliknya yang kini sedikit basah, tersenyum sinis ketika menatap sorot ketakutan di mata Melissa dan melepaskan cengkeramannya.
"Kamu belum menikah katamu? Lucu sekali. Kita bahkan baru saja mengikat janji pernikahan beberapa jam lalu!"
Pria dengan tatapan sinis itu semakin mendekat sehingga tak ada jarak antara wajah mereka, sedang Melissa, hanya bisa mengalihkan pandang saat jemari rampingnya menelusuri pipi.
"Cepat selesaikan mandimu dan lakukan tugas sebagai istri sebagai ritual malam pertama kita. Atau ... kau ingin aku melakukannya di sini?"
Sekujur tubuh tiba-tiba merinding mendengar suaranya tersebut.
Malam pertama?
Di sini?!
Ini gila!
"Saya ... saya tidak berbohong!" jerit Melissa dengan putus asa, mencoba menghindar dari sosok yang terus menekan dirinya secara fisik dan mental tersebut dengan mendorongnya mundur.
Sayang, dadanya begitu kokoh, tangan mungil gadis itu tak sanggup membuat sosok di depannya bergerak mundur bahkan seinci pun.
"Kapan kamu berkata jujur memangnya?"
Lelaki asing itu berbisik di telinga dengan nada penuh sarkasme, membuat seluruh tubuh gadis itu gemetar karena rasa takut akan auranya yang menekan.
"Saya benar-benar berbicara jujur, Tuan. Anda mungkin salah orang, saya bukan Alice yang Anda kenal. Saya—"
"Ya Tuhan!"
Melissa menjerit kaget saat tiba-tiba pria itu bangkit dan menggendong tubuhnya yang tak terlilit sehelai benang pun.
Sensasi kulit yang saling bertemu, membuat dada Melissa berdesir pelan.
Seumur hidup baru kali ini dia sedekat ini dengan pria!
Pria yang tubuhnya bagian bawahnya terbalut handuk tersebut, membawa Melissa ke depan sebuah kaca setinggi tubuh manusia yang memantulkan refleksi mereka berdua.
Melissa seketika terbelalak kaget saat mendapati bahwa wajah gadis yang berada di cermin tersebut, bukanlah wajahnya, tapi orang lain.
B-bagaimana mungkin ini bisa terjadi?!
Dia masuk ke dalam tubuh orang lain?
Ini ... ini mustahil!
"Kalau kamu bukan Alice, lalu siapa?" desis pria iru dengan suara tajam dan sinis.
Melissa hanya bisa menelan ludah dengan wajah pucat tanpa bisa mengatakan apa pun.
Next.
Bab Terakhir
#178 Bab 178
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#177 Bab 177
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#176 Bab 176
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#175 Bab 175
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#174 Bab 174
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#173 Bab 173
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#172 Bab 172
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#171 Bab 171
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#170 Bab 170
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#169 Bab 169
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Kecintaan Satu Malam
Dia berkata: "Kasar, tidak profesional, melempar wanita. Tidak heran seorang pria seperti Anda akan merampok seorang wanita. "
Dia mencentang bibirnya: mata tersapu di atas tubuhnya, samar-samar: "kekanak-kanakan, bandara, masalah cinta, bahkan wanita tidak bisa dipanggil, saya enggan menerima Anda." "
Dia mencibir: Tidak, aku akan menemukan seorang pria yang bersedia menerimaku.
Dia menggendongnya: Saya tidak pergi ke neraka, yang pergi ke neraka
Setelah menikah.
"Apa tiga disiplin ilmu dan delapan catatan?" Seorang kolonel menatap wanita yang telah kembali terlambat dan menatap wajah merahnya karena minum.
"Eh- "Wanita minum di kepala, orang tua tidak tahu, tetapi juga kembali tiga disiplin ilmu delapan perhatian?"
"Sepertinya pendidikan kemarin tidak cukup mendalam. Hari ini kita harus melanjutkan pendidikan kita. "Seorang kolonel akan mabuk bahu wanita, dengan kekuatan fisik untuk memberitahunya, apa yang disebut tiga disiplin ilmu, delapan perhatian.
Segera setelah di kamar datang tangisan seorang wanita: "Brengsek, aku ingin bercerai." "
Suara seorang kolonel sangat tenang: "Maaf, tentara tidak bisa bercerai." "
"Aku akan protes, uh- "
Brengsek, selalu menggunakan trik ini, dia tidak bosan ah?
Sang Profesor
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."
Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Kesayangan CEO
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!
Pengantin Palsu: Pembantu Manis Menjadi Nyonya Howard
Pembaca yang terhormat, karena beberapa masalah kesehatan, saya perlu memperlambat jadwal pembaruan untuk cerita kesayangan kita untuk sementara waktu. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda yang terus berlanjut!
Mantan Istri yang Tak Terlupakan
Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.
Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.
Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."
Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia
Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!
Jantungku hampir berhenti berdetak.
Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.
Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.
Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!
Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.
Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER
Beberapa bulan kemudian Miselia mendapati dirinya hamil. Tiba-tiba Evan kembali datang dan mendeklarasikan jika Miselia adalah miliknya. Tetapi, Miselia yang kini menjadi ahli waris menolak kedatangan Evan, sang mantan suami.
Akankah CEO yang penuh teka-teki itu memenangkan cintanya kembali atau kebencian akan menang pada akhirnya?
Boneka Iblis
"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.
"Ahh!"
Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.
Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.
Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.
Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.
"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.
Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?
Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!
Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"
Bapak Ryan
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.
Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.
Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.
Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!
Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.
Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
Ayah Sahabat Terbaikku
Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.
Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.
Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?
Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Sang Putri Hamil Kabur Usai Diceraikan
Ia bertahan dalam pernikahan tanpa cinta dan gairah selama tiga tahun, dengan keras kepala percaya bahwa suatu hari suaminya akan melihat nilainya. Namun, yang tidak pernah dia duga adalah malah menerima surat cerai darinya.
Akhirnya, dia mengambil keputusan: dia tidak menginginkan lelaki yang tidak mencintainya. Maka, di tengah malam yang pekat, dia pergi membawa serta janin dalam kandungannya.
Lima tahun kemudian, dia telah bertransformasi total. Ia kini adalah ahli bedah ortopedi terkemuka, seorang hacker tingkat atas, arsitek peraih medali emas di industri konstruksi, dan bahkan terungkap sebagai pewaris konglomerat triliunan rupiah. Semua identitas rahasianya berhasil terbongkar satu persatu.
Sampai suatu hari, seseorang membongkar fakta mengejutkan bahwa di sampingnya ada dua bocah berusia empat tahun yang wajahnya mirip sekali dengan bayi kembar naga-phoenix milik seorang CEO ternama.
Melihat sertifikat perceraian mereka, sang mantan suami tak bisa lagi duduk tenang. Dengan gegas dia memojokkan mantan istrinya, mendesaknya ke dinding, dan dengan suara bergetar penuh emosi dia bertanya, "Mantan istriku yang cantik, bukankah ini saatnya kau memberiku penjelasan?"












