
Ratu Es yang Dijual
Maria MW · Selesai · 203.4k Kata
Pendahuluan
Alice adalah seorang gadis berusia delapan belas tahun, seorang skater indah. Karirnya baru saja mencapai puncaknya ketika ayah tirinya yang kejam menjualnya kepada keluarga kaya, keluarga Sullivan, untuk menjadi istri anak bungsu mereka. Alice berasumsi bahwa pasti ada alasan mengapa seorang pria tampan ingin menikahi gadis asing, terutama jika keluarganya adalah bagian dari organisasi kriminal terkenal. Akankah dia menemukan cara untuk mencairkan hati yang dingin, agar dia bisa pergi? Atau akankah dia bisa melarikan diri sebelum terlambat?
Bab 1
Pembaca yang budiman,
Sebelum Anda memulai cerita ini, saya ingin memberikan peringatan mengenai isinya. Saya tidak merekomendasikan cerita ini bagi pembaca di bawah usia 18 tahun. Selain beberapa adegan sensual, keseluruhan alur ceritanya mungkin akan terasa mengganggu. Jika Anda tidak keberatan dengan hal tersebut, selamat menikmati!
Alya
Aku bergegas keluar dari gedung tempat latihan para atlet seluncur es, berusaha sekuat tenaga meninggalkan klub tanpa menangis. Semua orang di sini selalu baik padaku. Aku bahkan menerima sebuah kalung indah dari tim sebagai kenang-kenangan atas waktu yang kami habiskan bersama.
Meninggalkan semua ini sungguh berat. Para pelatih telah mendampingiku selama bertahun-tahun, tetapi berpisah dengan sahabat terbaikku, Rangga, adalah yang paling menyakitkan. Kami sudah berlatih seluncur es bersama sejak usia empat tahun. Kami mengikuti Kejuaraan Junior pertama kami bersama, dan sejak saat itu, kami tak pernah absen dari kompetisi. Kami sempat mencoba seluncur berpasangan beberapa kali dan cepat sekali menemukan kecocokan. Pelatih menyarankan kami untuk mencoba berkompetisi sebagai duo, tapi aku lebih bahagia menjadi atlet tunggal.
“Alya, tunggu!”
Aku memejamkan mata saat mendengar suaranya memanggilku. Saat berbalik, kulihat ia berlari ke arahku. Rambutnya yang sedikit ikal tampak berantakan, dan mata birunya yang berkaca-kaca memancarkan kesedihan yang mendalam.
Ia berusaha mengatur napasnya. Aku tahu sudah cukup lama ia menyukaiku, dan belakangan ini, aku mulai sering memikirkannya, bahkan mempertimbangkan untuk menjadi kekasihnya. Dia satu-satunya laki-laki yang pernah begitu dekat denganku, dan aku sangat menyukainya. Aku bisa membayangkan diriku jatuh cinta padanya, mungkin suatu hari nanti.
Tapi sekarang sudah terlambat untuk memulai hubungan dengannya. Aku tahu menentang ayah tiriku bisa membawa konsekuensi yang mengerikan, dan akulah yang akan menanggung akibatnya, bukan dia. Aku tidak punya pilihan lain; aku harus pergi.
“Apa kamu nggak kepikiran untuk tetap di sini? Ada banyak universitas bagus di Bandung. Kenapa kamu pikir universitas di Amerika lebih baik?”
Aku tak sanggup menemukan kata-kata untuk menjawabnya. Sebaliknya, aku melangkah mendekat, memeluknya erat-erat, dan mendekapnya selama yang kubisa.
Ketika kudengar bus kota mendekat, aku melepaskan pelukannya, mengecup pipinya, dan bergegas naik ke dalam bus.
Aku memilih tempat duduk di sisi lain bus. Aku tahu, jika aku terus menatap sosoknya yang berdiri sedih di sana, berharap aku akan berubah pikiran, hatiku akan hancur berkeping-keping. Kuseka air mataku dan mencoba menikmati pemandangan yang kukenal melalui mata yang basah, tapi semuanya tampak kabur.
Aku turun dari bus satu halte sebelum jalan menuju rumahku. Aku ingin berjalan kaki sejenak, berharap bisa menjernihkan pikiran, tetapi perasaanku tetap sama sesampainya di rumah.
Saat melangkah masuk melalui pintu depan, aku mendengar suara Ibu. “Alya, itu kamu? Sini, ayo makan malam.”
Aku tidak menjawab sepatah kata pun. Aku tidak yakin apakah Ibu memasak untuk kami semua, tapi aku tetap berjalan ke ruang makan dan duduk. Tiga piring berisi makanan yang sudah matang telah tersaji di meja.
Aku tidak terkejut melihat ayah tiriku sudah duduk di sana.
Aku membencinya. Dia memang tidak pernah menyentuhku secara fisik, tetapi aku membencinya atas siksaan batin yang dia timpakan padaku selama bertahun-tahun. Aku membencinya karena telah menyakiti ibu, baik secara emosional maupun fisik, hingga ibu jatuh sakit. Dan sekarang, setelah dia menghancurkan masa depanku, rasanya aku bisa menyiksanya sampai mati.
Aku tetap diam saat mendengar suaranya.
“Alya, aku sudah bicara dengan keluarga Wiratama tentangmu. Mereka tidak keberatan kamu tetap melanjutkan latihan seluncur es dan sudah menerima permintaanmu untuk kuliah. Mereka bilang kamu bebas memilih universitas mana pun, dan mereka yang akan membiayai semuanya.”
Aku tidak menjawab. Dia terdiam sejenak, sementara ibuku ikut duduk di meja makan.
“Aku mengirimmu ke tempat yang baik, Alya. Mereka itu salah satu keluarga terkaya di Jakarta. Mereka akan memberimu semua yang tidak pernah bisa kita berikan.”
Saat dia terus berbicara, aku meletakkan sendok dan garpuku. Aku harus menahan diri sekuat tenaga agar tidak meledak.
Dia menghela napas. Aku bisa merasakan tatapannya tertuju padaku. “Kamu tahu kita tidak punya pilihan lain. Aku harap kita punya,” ucapnya dengan nada penuh penderitaan.
Cukup sudah. Amarahku terasa akan melahapku jika aku terus diam. Aku berdiri tiba-tiba dan menggebrak meja.
“Baskoro, apa Bapak sadar apa yang sudah Bapak lakukan padaku? Beraninya Bapak bilang tidak punya pilihan lain? Aku ini anak tirimu. Apa untuk ini Bapak membesarkanku? Untuk menjualku saat Bapak kehabisan uang?” teriakku padanya, kedua tanganku gemetar hebat.
“Tenang, Alya. Kamu akan mendapatkan semua yang kamu inginkan, dan utang serta budi yang kumiliki pada mereka akan lunas. Perjanjian ini menguntungkan kita berdua.”
“Apa urusanku dengan bisnis gelap Bapak? Kenapa harus aku? Apa Bapak sadar kalau Bapak memaksaku menikah? Apa Bapak tidak mengerti ini semua bertentangan dengan keinginanku? Demi Tuhan, ini hidupku! Karierku, mimpiku—semua kerja kerasku sejak kecil jadi sia-sia!”
Dia hanya membuang muka, seolah tidak peduli. Aku melirik ibuku, yang hanya menundukkan kepala. Akhirnya, Baskoro menoleh ke arahku.
“Hidupmu akan terjamin,” katanya datar.
“Terjamin? Apa Bapak pikir aku sebodoh itu sampai tidak mengerti ini semua tentang apa? Siapa yang masih membeli manusia di zaman sekarang? Apa mereka mau mengambil organ tubuhku? Atau mereka mau menjadikanku pelacur atau pembantu di rumah mereka?”
Kali ini, dia tertawa.
“Dari mana kamu dapat ide seperti itu? Kamu akan jadi anggota keluarga mereka. Mereka akan menjagamu baik-baik.”
“Aku tidak akan pergi ke mana pun!” teriakku. “Dengar tidak? Bapak itu pecundang, bajingan! Aku tidak akan membiarkan Bapak mengambil keuntungan dariku. Aku punya hidup dan karierku sendiri, dan aku akan tetap tinggal di sini—bahkan jika itu berarti aku harus lapor polisi!”
Aku menunjuk wajahnya, tetapi rasa takut menghentikanku bicara lebih jauh saat dia bangkit dan mendorongku keras ke dinding. Tangannya mencengkeram leherku. Rasanya aku ingin menangis, tapi aku tidak mau menunjukkan kelemahan sedikit pun.
“Tutup mulutmu, anak kurang ajar! Besok kamu berangkat. Jangan sampai aku mengulanginya lagi kalau kamu mau selamat!”
Bab Terakhir
#200 Bab 197 Epilog
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026#199 Bab 196 Permainan nyata berakhir
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026#198 Bab 195 Pulang
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026#197 Bab 194 Adikku
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026#196 Bab 193 Memoar kebahagiaan
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026#195 Bab 192 Kehilangan
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026#194 Bab 191 Berpacu melawan waktu
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026#193 Bab 190 Berapa nilai hidup?
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026#192 Bab 189 Di dunia yang tidak dikenal
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026#191 Bab 188 Mencari
Terakhir Diperbarui: 6/15/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Bapak Ryan
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.
Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.
Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.
Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!
Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.
Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
Pengantin Pengganti
Arga, laki-laki baik yang seharusnya adalah Kakak ipar kepada Mentari, tetapi justru menjadi suami. Seketika menjelma sebagai sosok dingin tak tersentuh. Dia tidak pernah ikhlas dengan kenyataan bahwa Samantha hilang dan digantikan oleh Mentari. Tak sehari pun waktu berlalu tanpa bayang mantan calon istrinya, tidak sekalipun memandang Mentari seperti sosok seharusnya. Tidak pernah ada cinta.
Foxy Wife
Cinta bukanlah perioritas hidup Deby. Satu hal yang ditekankan, ia bukan perempuan nakal, orang terjepit hidup ataupun menjual diri.
Hanya melihat 'peruntungan' hubungan bersama seorang presdir Alzero Corp. Terikat penuh ke balas dendam.
Hidup sederhana cukup, Deby tak mengharapkan hal lain.
Menjadi istri diatas kertas adalah sebab ia mau. Sementara licik, licin dan perempuan ular bukanlah pilihan terakhir.
Deby sendiri yang memposisikan diri sendiri. So..., hit with that do. Done.
Zenit Alzero pun bukan orang yang terjebak, ia yang menawarkan. Tak ada dusta antara mereka.
Deby seorang anak dari mafia yang punya dendam ke keluarga Arnais, sepupu Zenit Alzero. Deby menikah ke Zen adalah untuk akses balas dendamnya.
Bagaimana jadinya Devil bertemu evil?
Akankah hubungan mereka berjalan baik?
Semua adalah kisah cinta dan balas dendam. bisakah cinta sejati mempersatukan mereka?
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia
Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!
Jantungku hampir berhenti berdetak.
Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.
Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.
Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!
Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.
Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder
Dalam sebuah wawancara, Sari mengaku masih single, menyebabkan sensasi besar.
"Nyonya Limbong bercerai" langsung melesat ke puncak trending search.
Semua orang tahu Ari Limbong adalah taktisi yang kejam.
Persis ketika semua orang mengira dia akan menyikat habis Sari, sebuah akun baru terdaftar memberi komentar di profil pribadi Sari: "Bersimpuh di lantai atau di hadapanku, pilih!"
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Gadis Gemerlap
Namun di luar dugaan, dia membalas dengan tamparan yang menyakitkan! Ternyata dia bergelar doktor dan adalah ilmuwan ternama. Dia juara catur nasional, investor jenius, legenda bela diri... Saat prestasi tak terbantahkan ini terungkap satu per satu, tak terhitung orang mengejarnya.
Sementara itu, Tuan Phillips, legenda bisnis yang dulu memandangnya dengan hina, kini panik: Itu istriku! Menyingkir kalian!
Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.
Dia pernah menjadi istrinya selama tiga tahun, namun takkan pernah bisa menyaingi cintanya selama sepuluh tahun terhadap wanita lain.
Putri Raja Judi: Kebangkitan Sang Putri
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.
Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?
Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!
Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"
Sekejap Keindahan
Baru saja sampai di luar pintu, terdengar suara ibu mertua, Bu Meiling, yang terdengar begitu menggoda.
Kemudian terdengar suara erangan dan bisikan aneh...












