Bab [23] Ternyata Dia Dibuang
Nabila Lestari harus mengakui, perbedaan kekuatan fisik antara pria dan wanita memang sangat jauh.
Keesokan paginya, saat ia terbangun, tubuhnya terasa seolah-olah telah dibongkar pasang; setiap sendinya terasa pegal dan tidak nyaman. Terutama pinggangnya, rasanya seperti patah lalu disambung lagi ...
Masuk dan lanjutkan membaca
Bab
1. Bab [1] Malam Pengantin Baru dengan Orang Asing
2. Bab [2] Gila, Ganti Pengantin Pria Sebelum Pernikahan
3. Bab [3] Pernikahan, untuk pertama kalinya dia merasa dihargai
4. Bab [4] Perceraian, Saya Pasti Akan Bekerja Sama
5. Bab [5] Mantan Pacarnya Menunjukkan Kemesraan
6. Bab [6] Mantan Pacar Kartu Cemburu Buta, Enak
7. Bab [7] Acara Kunjungan dan Jamuan Tiga Hari Setelah Pernikahan, Dia Dijual oleh Ayah Kandungnya
8. Bab [8] Pengalaman Pertama dalam Hidup di Kantor Polisi
9. Bab [9] Dia Sangat Kompeten
10. Bab [10] Kisah Lembur Budak Kantor
11. Bab [11] Suami yang Sangat Setia dan Suami Gila
12. Bab [12] Apakah Suamimu Bisa Memuaskanmu?
13. Bab [13] Menjebaknya
14. Bab [14] Dia Menggunakan Dirinya Sebagai Umpan
15. Bab [15] Mengeluarkan Duri dari Hatinya
16. Bab [16] Meskipun Pernikahan Tipuan, Dia Tetap Menerimanya
17. Bab [17] Dia Diam-diam Menyukai Rekan Kerja Wanita dari Departemennya
18. Bab [18] Istrinya Ditaksir Orang, Dia Sangat Kesal
19. Bab [19] Pemikiran Kecil Rio Kusuma
20. Bab [20] Tidak Ada yang Suka Buta Cinta yang Tidak Punya Keberanian dan Tidak Bersemangat
21. Bab [21] Pak Kusuma, Memohon Sesuatu Kepadamu
22. Bab [22] Nabila, Panggil Suami!
23. Bab [23] Ternyata Dia Dibuang
24. Bab [24] Apakah Dia Menyukainya?
25. Bab [25] Nabila Istriku Sangat Bijaksana
26. Bab [26] Dia Mendapat Keberuntungan
27. Bab [27] Reza Wijaya adalah Cowok Licik
28. Bab [28] Dia dan Pria Tinggal di Satu Rumah
29. Bab [29] Percakapan Mendalam Dua Pria
30. Bab [30] Dia Suka Pria
31. Bab [31] Dia Tidak Diam-Diam Menyukai Nabila Lestari
32. Bab [32] Kembalinya Kakak Perempuan
33. Bab [33] Semoga Perjodohan Tradisionalnya Gagal
34. Bab [34] Perjodohan Tradisional: Lelaki Itu Suaminya
35. Bab [35] Untuk Sementara Saya Suka Pria
36. Bab [36] Mari Kita Bercerai
37. Bab [37] Pemimpin Baru Jatuh dari Langit
38. Bab [38] Saya Mendengarkan Rio
39. Bab [39] Kesadaran Menjadi Pacar Orang
40. Bab [40] Sebagai Pacar
41. Bab [41] Skandal Besar Perusahaan
42. Bab [42] Cinta Rahasia Besarnya
43. Bab [43] Perhatiannya, Balasannya
44. Bab [44] Menyembunyikan Prestasi dan Nama
45. Bab [45] Batu yang Dia Angkat Menjatuhkan Kakinya Sendiri
46. Bab [46] Membawanya Merasakan Kehidupan Duniawi untuk Pertama Kalinya
47. Bab [47] Menghadapi Aturan Tidak Tertulis di Tempat Kerja
48. Bab [48] Dikasih Saja Tidak Mau, Apakah Kamu Bodoh?
49. Bab [49] Serangan Pak Kusuma
50. Bab [50] Pembalasan William Wuadi
51. Bab [51] Membawanya Pulang ke Rumah
52. Bab [52] Dua Orang yang Tidak Pulang Malam
53. Bab [53] Pemandian Air Panas, Perpaduan Air dan Api
54. Bab [54] Musuh Pun Ada Takdirnya untuk Saling Bertemu
55. Bab [55] Dia Mengetahui Kebenaran
56. Bab [56] Amarahnya
57. Bab [57] Dia Tidak Suka Pria
58. Bab [58] Hadiah dari Maya Santoso
59. Bab [59] Hadiah dari Maya Santoso (2)
60. Bab [60] Kakak Cantik yang Penuh Perhatian
61. Bab [61] Dia Bukan Seseorang yang Bisa Kamu Ganggu
62. Bab [62] Dia Bilang Suamiku adalah Suaminya
63. Bab [63] Turun dari Pesawat Masuk Rumah Sakit
64. Bab [64] Sebuah Telepon Membuatnya Dipanggil oleh Wanita Lain
65. Bab [65] Dia adalah Adik Sepupu Kecilku, Seperti yang Asli
66. Bab [66] Kamu Bercerai, Aku Menikahimu
67. Bab [67] Suaminya Kok Kamu?
68. Bab [68] Uang Habis, Aku Menanggungmu
69. Bab [69] Perpisahan Singkat Lebih Baik daripada Pengantin Baru
70. Bab [70] Apa yang Terjadi Saat Kamu dan Pak Kusuma Perjalanan Bisnis
71. Bab [71] Aku Tidak Ingin Melihatmu Lagi
72. Bab [72] Kamu Pergi ke Markas Besar
73. Bab [73] Hasutan Luna Limbong
74. Bab [74] Hiburan Sehari-hari Mereka
75. Bab [75] Reuni, Anak Laki-laki yang Menyelamatkanku
76. Bab [76] Bagaimana Melakukan Sesuatu Agar Sesuai dengan Keinginan Pak Kusuma?
77. Bab [77] Uang Perlindungan yang Dibayar oleh Nabila Lestari
78. Bab [78] Jangan Bawa Kebiasaan Buruk Cabang ke Kantor Pusat
79. Bab [79] Jangan Tetap Di Sini dan Mengganggu Orang
80. Bab [80] Dia Ingin Membongkar Penipuan Pernikahan Ini
81. Bab [81] Musuh Cinta Kekasih Publik
82. Bab [82] Pak Chandra Berubah Lebih Cepat dari Membalik Buku
83. Bab [83] Rio Kusuma Seperti Ini Belum Pernah Dia Lihat
84. Bab [84] Kumpul Kecil Sahabat Perempuan
85. Bab [85] Cinta Diam-Diam yang Terbongkar
86. Bab [86] Menipunya untuk Menghadiri Pesta
87. Bab [87] Dia Menyelamatkannya Lagi
88. Bab [88] Bocah Nakal Terbuka Memperebutkan Wanita Dengannya
89. Bab [89] Kakak Kecilnya Ternyata Adalah...
90. Bab [90] Rio Kusuma Menyatakan Kedaulatan
91. Bab [91] Tubuh Gosipnya yang Terkutuk
92. Bab [92] Pesta Tidak Ada yang Baik, Minuman Tidak Ada yang Baik
93. Bab [93] Permainan Mas Gunawan
94. Bab [94] Pria Dia Adalah Pengecut
95. Bab [95] Dia Menganggap Dirinya Sebagai Obat Penawarnya
96. Bab [96] Wanita Itu Adalah Nabila Lestari
97. Bab [97] Dia Mencurigai Bahwa Dirinya Bukan Anak Kandung Bayu Lestari
98. Bab [98] Rumor Tentang Dia dan Pak Chandra Beredar Luas
99. Bab [99] Karena Skandal, Dua Pria Mencarinya untuk Menuntut
100. Bab [100] Selidiki Grup Gunawan Secara Menyeluruh
Perkecil
Perbesar
