Semua Bab of Saat Menangkap Perselingkuhan, Aku Dinikahi Pewaris Konglomerat
- 1. Bab [1] Malam Pengantin Baru dengan Orang Asing
- 2. Bab [2] Gila, Ganti Pengantin Pria Sebelum Pernikahan
- 3. Bab [3] Pernikahan, untuk pertama kalinya dia merasa dihargai
- 4. Bab [4] Perceraian, Saya Pasti Akan Bekerja Sama
- 5. Bab [5] Mantan Pacarnya Menunjukkan Kemesraan
- 6. Bab [6] Mantan Pacar Kartu Cemburu Buta, Enak
- 7. Bab [7] Acara Kunjungan dan Jamuan Tiga Hari Setelah Pernikahan, Dia Dijual oleh Ayah Kandungnya
- 8. Bab [8] Pengalaman Pertama dalam Hidup di Kantor Polisi
- 9. Bab [9] Dia Sangat Kompeten
- 10. Bab [10] Kisah Lembur Budak Kantor
- 11. Bab [11] Suami yang Sangat Setia dan Suami Gila
- 12. Bab [12] Apakah Suamimu Bisa Memuaskanmu?
- 13. Bab [13] Menjebaknya
- 14. Bab [14] Dia Menggunakan Dirinya Sebagai Umpan
- 15. Bab [15] Mengeluarkan Duri dari Hatinya
- 16. Bab [16] Meskipun Pernikahan Tipuan, Dia Tetap Menerimanya
- 17. Bab [17] Dia Diam-diam Menyukai Rekan Kerja Wanita dari Departemennya
- 18. Bab [18] Istrinya Ditaksir Orang, Dia Sangat Kesal
- 19. Bab [19] Pemikiran Kecil Rio Kusuma
- 20. Bab [20] Tidak Ada yang Suka Buta Cinta yang Tidak Punya Keberanian dan Tidak Bersemangat
- 21. Bab [21] Pak Kusuma, Memohon Sesuatu Kepadamu
- 22. Bab [22] Nabila, Panggil Suami!
- 23. Bab [23] Ternyata Dia Dibuang
- 24. Bab [24] Apakah Dia Menyukainya?
- 25. Bab [25] Nabila Istriku Sangat Bijaksana
- 26. Bab [26] Dia Mendapat Keberuntungan
- 27. Bab [27] Reza Wijaya adalah Cowok Licik
- 28. Bab [28] Dia dan Pria Tinggal di Satu Rumah
- 29. Bab [29] Percakapan Mendalam Dua Pria
- 30. Bab [30] Dia Suka Pria
- 31. Bab [31] Dia Tidak Diam-Diam Menyukai Nabila Lestari
- 32. Bab [32] Kembalinya Kakak Perempuan
- 33. Bab [33] Semoga Perjodohan Tradisionalnya Gagal
- 34. Bab [34] Perjodohan Tradisional: Lelaki Itu Suaminya
- 35. Bab [35] Untuk Sementara Saya Suka Pria
- 36. Bab [36] Mari Kita Bercerai
- 37. Bab [37] Pemimpin Baru Jatuh dari Langit
- 38. Bab [38] Saya Mendengarkan Rio
- 39. Bab [39] Kesadaran Menjadi Pacar Orang
- 40. Bab [40] Sebagai Pacar
- 41. Bab [41] Skandal Besar Perusahaan
- 42. Bab [42] Cinta Rahasia Besarnya
- 43. Bab [43] Perhatiannya, Balasannya
- 44. Bab [44] Menyembunyikan Prestasi dan Nama
- 45. Bab [45] Batu yang Dia Angkat Menjatuhkan Kakinya Sendiri
- 46. Bab [46] Membawanya Merasakan Kehidupan Duniawi untuk Pertama Kalinya
- 47. Bab [47] Menghadapi Aturan Tidak Tertulis di Tempat Kerja
- 48. Bab [48] Dikasih Saja Tidak Mau, Apakah Kamu Bodoh?
- 49. Bab [49] Serangan Pak Kusuma
- 50. Bab [50] Pembalasan William Wuadi
- 51. Bab [51] Membawanya Pulang ke Rumah
- 52. Bab [52] Dua Orang yang Tidak Pulang Malam
- 53. Bab [53] Pemandian Air Panas, Perpaduan Air dan Api
- 54. Bab [54] Musuh Pun Ada Takdirnya untuk Saling Bertemu
- 55. Bab [55] Dia Mengetahui Kebenaran
- 56. Bab [56] Amarahnya
- 57. Bab [57] Dia Tidak Suka Pria
- 58. Bab [58] Hadiah dari Maya Santoso
- 59. Bab [59] Hadiah dari Maya Santoso (2)
- 60. Bab [60] Kakak Cantik yang Penuh Perhatian
- 61. Bab [61] Dia Bukan Seseorang yang Bisa Kamu Ganggu
- 62. Bab [62] Dia Bilang Suamiku adalah Suaminya
- 63. Bab [63] Turun dari Pesawat Masuk Rumah Sakit
- 64. Bab [64] Sebuah Telepon Membuatnya Dipanggil oleh Wanita Lain
- 65. Bab [65] Dia adalah Adik Sepupu Kecilku, Seperti yang Asli
- 66. Bab [66] Kamu Bercerai, Aku Menikahimu
- 67. Bab [67] Suaminya Kok Kamu?
- 68. Bab [68] Uang Habis, Aku Menanggungmu
- 69. Bab [69] Perpisahan Singkat Lebih Baik daripada Pengantin Baru
- 70. Bab [70] Apa yang Terjadi Saat Kamu dan Pak Kusuma Perjalanan Bisnis
- 71. Bab [71] Aku Tidak Ingin Melihatmu Lagi
- 72. Bab [72] Kamu Pergi ke Markas Besar
- 73. Bab [73] Hasutan Luna Limbong
- 74. Bab [74] Hiburan Sehari-hari Mereka
- 75. Bab [75] Reuni, Anak Laki-laki yang Menyelamatkanku
- 76. Bab [76] Bagaimana Melakukan Sesuatu Agar Sesuai dengan Keinginan Pak Kusuma?
- 77. Bab [77] Uang Perlindungan yang Dibayar oleh Nabila Lestari
- 78. Bab [78] Jangan Bawa Kebiasaan Buruk Cabang ke Kantor Pusat
- 79. Bab [79] Jangan Tetap Di Sini dan Mengganggu Orang
- 80. Bab [80] Dia Ingin Membongkar Penipuan Pernikahan Ini
- 81. Bab [81] Musuh Cinta Kekasih Publik
- 82. Bab [82] Pak Chandra Berubah Lebih Cepat dari Membalik Buku
- 83. Bab [83] Rio Kusuma Seperti Ini Belum Pernah Dia Lihat
- 84. Bab [84] Kumpul Kecil Sahabat Perempuan
- 85. Bab [85] Cinta Diam-Diam yang Terbongkar
- 86. Bab [86] Menipunya untuk Menghadiri Pesta
- 87. Bab [87] Dia Menyelamatkannya Lagi
- 88. Bab [88] Bocah Nakal Terbuka Memperebutkan Wanita Dengannya
- 89. Bab [89] Kakak Kecilnya Ternyata Adalah...
- 90. Bab [90] Rio Kusuma Menyatakan Kedaulatan
- 91. Bab [91] Tubuh Gosipnya yang Terkutuk
- 92. Bab [92] Pesta Tidak Ada yang Baik, Minuman Tidak Ada yang Baik
- 93. Bab [93] Permainan Mas Gunawan
- 94. Bab [94] Pria Dia Adalah Pengecut
- 95. Bab [95] Dia Menganggap Dirinya Sebagai Obat Penawarnya
- 96. Bab [96] Wanita Itu Adalah Nabila Lestari
- 97. Bab [97] Dia Mencurigai Bahwa Dirinya Bukan Anak Kandung Bayu Lestari
- 98. Bab [98] Rumor Tentang Dia dan Pak Chandra Beredar Luas
- 99. Bab [99] Karena Skandal, Dua Pria Mencarinya untuk Menuntut
- 100. Bab [100] Selidiki Grup Gunawan Secara Menyeluruh
