
Saat Menangkap Perselingkuhan, Aku Dinikahi Pewaris Konglomerat
Kris Qirani · Sedang Diperbarui · 120.6k Kata
Pendahuluan
Namun, dia tak pernah menyangka suami barunya itu akan menuntut mereka memenuhi kewajiban sebagai suami istri.
Saat ciumannya yang dalam dan membara menyusuri kulitnya di momen yang panas itu, dia mendengar suara rendahnya yang magnetik bergema, "Jadi manis ini akan segera berakhir."
Bab 1
Nabila Lestari merasa dirinya sudah gila.
Dia membawa Rio Kusuma ke hotel. Begitu pintu tertutup, Nabila langsung mendorong Rio ke dinding, lalu berjinjit dan menciumnya.
Ciuman Nabila terasa kaku dan kikuk. Tanpa teknik sama sekali, hanya didorong oleh gejolak emosi sesaat. Tanpa sengaja, giginya menggigit bibir Rio hingga pria itu mendesis kesakitan. Saat Nabila hendak meminta maaf, Rio justru mengambil alih permainan, membalas ciumannya dengan lebih dalam dan menginvasi wilayahnya. Lidah mereka saling membelit, menciptakan suara decakan yang penuh gairah.
Nabila merasa otaknya kekurangan oksigen, tubuhnya hampir limbung. Secara refleks, kedua lengannya melingkar di pinggang Rio.
'Apa Santi Gunawan juga melakukan hal seperti ini dengan selingkuhannya?' pikir Nabila tiba-tiba. Dia ingin tahu, apakah hal sepele seperti ini begitu penting bagi seorang pria?
Menyadari pikiran Nabila melayang, Rio menggigit lembut daun telinga Nabila, lalu meniupkan napas hangat ke dalamnya. Sensasi geli yang menyengat langsung menjalar ke seluruh tubuh Nabila seperti sengatan listrik, membuatnya tanpa sadar mengerang. Tenaganya seakan terkuras habis, sehingga dia hanya bisa bersandar pasrah pada tubuh Rio.
Dengan perlahan, Rio mulai melepaskan pakaian Nabila satu per satu. Saat hanya tersisa pakaian dalam, entah kenapa kaitan bra itu tidak bisa dia buka.
Dia berbisik di telinga Nabila, membujuk dengan lembut, "Nabila, bantu aku, ya? Aku nggak bisa buka ini ...."
Ketika Nabila sadar apa yang baru saja Rio minta dia lakukan, kewarasannya perlahan kembali. Namun terlambat, tak ada sehelai benang pun yang tersisa di tubuhnya.
Nabila mendorong Rio menjauh, lalu meraih jubah tidur dan memakainya dengan cepat.
"Maaf, aku salah ...." Dia menunduk, tidak tahu apakah pria di hadapannya ini akan tersinggung dengan kelakuannya yang lancang tadi. Nabila membenci dirinya sendiri. Gara-gara dia tidak pernah mau menyerahkan dirinya kepada Santi Gunawan, pria itu berselingkuh. Dan sekarang, dia malah menyerahkan dirinya kepada pria yang baru ditemuinya sekali.
Rio menatap Nabila dengan tatapan membara. Melihatnya menunduk sambil menggigit bibir dengan ekspresi bersalah, seperti kelinci kecil yang ketakutan, Rio tidak tahan untuk melangkah maju. Dia memeluk Nabila, mengecup puncak kepalanya dengan lembut, dan berbisik, "Nabila, kamu nggak salah. Kamu menjaga diri sebelum menikah, itu artinya kamu gadis baik. Dan sekarang, kita sudah sah, kita suami istri. Ini hal yang wajar dilakukan pasangan suami istri."
'Benar juga! Santi Gunawan saja bisa bersenang-senang, kenapa aku yang sudah menikah secara sah tidak boleh?' pikir Nabila dalam hati.
Dia mengalungkan lengannya di leher Rio, lalu merebahkan diri di atas ranjang.
Di bawah cahaya temaram lampu nakas, akhirnya Nabila bisa melihat dengan jelas wajah suami yang baru saja dinikahinya.
Pria itu menopang tubuhnya di atas Nabila. Otot lengannya padat dan terlihat kuat. Rambut di dahinya sedikit berantakan dan sepasang matanya tampak dingin seperti serigala di malam yang gelap. Namun, mata itu kini diwarnai oleh gairah yang membuatnya terlihat berbeda. Hidungnya lurus dan mancung.
Nabila teringat sahabatnya, Maya Santoso, pernah berkata bahwa pria dengan hidung mancung biasanya memiliki "kejantanan" yang berkembang baik. Tanpa sadar, Nabila ingin membuktikannya. Tiba-tiba, dia merasakan sesuatu yang besar dan panas menekan paha bagian dalamnya. Wajahnya langsung memerah padam. Dalam hati dia mengumpat dirinya sendiri, 'Dasar mesum!' Dia segera memejamkan mata, tidak berani lagi menatap langsung pria di atasnya.
Rio memperhatikan istri tercintanya yang berada di bawahnya. Sebentar menatapnya dengan serius, sebentar tersenyum sendiri, lalu tersipu malu sambil memejamkan mata. Dia pun tak tahan untuk menggodanya, "Nabila, apa kamu puas dengan penampilanku?"
Dia mengangkat satu tangan, merapikan rambut panjang Nabila yang tersebar di ranjang, suaranya terdengar sedikit tertahan.
"Pu ... puas ...." Nabila menjawab dengan mata terpejam, kedua tangannya mencengkeram Seprai erat-erat. Setelah mengatakannya, dia merasa sangat malu, menyesali mulutnya yang tidak bisa diajak kompromi.
"Kalau begitu, bolehkah kita melanjutkan ke tahap selanjutnya ...?" Merasakan tubuh di bawahnya menegang, Rio menyesal telah bertindak terlalu cepat dan membuat istri tercintanya terkejut. Dia hendak berbalik turun dari atas Nabila, memberinya waktu untuk beradaptasi.
Namun, di benak Nabila, tiba-tiba muncul ucapan Santi Gunawan tentangnya, "Nabila itu cuma boleh dilihat, nggak boleh disentuh. Kayak vas bunga yang dingin! Mana bisa dibandingin sama kamu, Sayang. Empuk dan hangat ...."
'Santi Gunawan, sebenarnya aku juga bisa, tapi kenapa kamu tidak bisa menunggu?'
Memikirkan hal itu, seolah hendak mengorbankan diri, kedua lengan lembut Nabila melingkar di leher jenjang Rio.
Melihat istri tercintanya yang tiba-tiba menjadi proaktif, Rio berusaha mengumpulkan sisa-sisa kewarasannya. Dengan suara serak dia bertanya, "Nabila, kamu serius? Kalau sudah dimulai, ini untuk selamanya ...."
Nabila bersandar di bahu Rio dan menggigitnya pelan. Dengan tindakan itu, dia menunjukkan keseriusannya.
Kewarasan Rio pun runtuh. Dia mengangkat tubuh Nabila. Satu tangannya menyelinap masuk dari balik jubah tidur, melingkar ke punggungnya. Merasakan tubuh Nabila menegang, Rio memperlambat gerakannya. Jari-jarinya mulai menggambar pola melingkar di punggung bawahnya, membelai dengan lembut.
Setelah beberapa kali, tubuh Nabila perlahan menjadi rileks. Pakaiannya melorot perlahan, melewati punggungnya yang mulus, dan tersangkut di bagian bawah bokongnya yang bulat.
Rasa dingin di bagian atas tubuhnya membuat Nabila sedikit menggigil. Sadar bahwa bagian atas tubuhnya terekspos, secara refleks dia menyilangkan tangan untuk menutupi dadanya.
Rio dengan cepat menangkap kedua tangannya dan menahannya di atas kepala. "Nabila, sudah terlambat. Kamu yang mulai duluan." Rio membungkuk, berbisik di telinganya dengan suara parau, lalu melanjutkan dengan nada memelas, "Nabila, kamu nggak boleh sekejam ini. Kamu sudah menggodaku, tapi nggak mau tanggung jawab sampai akhir ...."
Bisikan Rio di telinga Nabila terasa seperti bulu yang menggelitik hatinya, membuat seluruh tubuhnya terasa panas. Bibirnya yang membara menjelajahi kulit Nabila, seolah menyalakan api di setiap sentuhannya.
Suhu tubuh Nabila perlahan meningkat, tubuhnya meleleh laksana air.
"Nabila, aku akan masuk," bisik Rio.
Kulit mereka saling bersentuhan, keduanya terjerat dalam gairah. Rio membungkuk dan mulai bergerak.
"Sakit!" Meskipun sudah mempersiapkan diri, Nabila tetap tidak bisa menahan diri untuk tidak berteriak. Air mata mengalir tak terkendali, diiringi isak tangis yang tertahan.
Rio merasakan adanya sebuah halangan. Hatinya terkejut, tetapi di saat yang sama, rasa sayangnya meluap hingga ke puncak.
"Sayang, sebentar lagi juga nggak sakit!" Dia menciumi Nabila, membujuknya dengan suara serak.
Rasa sakit bercampur dengan sensasi geli yang aneh membuat Nabila bingung harus berbuat apa. Akhirnya, dia menggigit bibir Rio yang terus bergerak, seolah dengan begitu dia bisa merasa lebih nyaman.
Sensasi geli itu perlahan mengalahkan rasa sakit. Nabila mulai mengikuti ritme Rio. Dia merasa seolah-olah seluruh darah di tubuhnya akan menyembur keluar. Setiap inci kulitnya meremang dan perut bagian bawahnya terasa panas serta mengembang seperti ada matahari kecil di dalamnya. Seluruh tubuhnya serasa akan melayang ....
Tepat ketika Nabila merasa kesadarannya telah hilang dan yang tersisa hanyalah tubuhnya, aliran hangat menyembur ke dalam dirinya. Keduanya terkulai lemas di atas ranjang pada saat yang bersamaan.
Nabila merasa seperti orang yang sudah lama tenggelam dan akhirnya mendapatkan udara. Dia terengah-engah, tubuhnya sama sekali tidak bertenaga. Rio memeluknya. Mereka berbaring diam tak bergerak, begitu intim hingga napas dan detak jantung mereka pun seakan menyatu.
"Mau bersih-bersih?" Setelah beberapa lama, Rio bangkit dan berkata kepada Nabila, "Biar lebih nyaman, terus bisa tidur nyenyak."
Tanpa menunggu jawaban Nabila, dia langsung menggendongnya ke kamar mandi. Cahaya terang di kamar mandi membuat Nabila merasa canggung. Dia tidak bisa bersikap santai mandi bersama Rio. Namun, setelah keintiman yang baru saja terjadi, bersikap malu-malu dan menghindar akan terlihat berlebihan. Akhirnya, dia hanya pasrah, membiarkan Rio melakukan apa pun.
Untungnya, Rio mengerti ini adalah pengalaman pertama Nabila. Dengan sisa-sisa kesadarannya, dia membantu membersihkan tubuh Nabila, lalu menggendongnya kembali ke tempat tidur.
Rio berbaring telentang, meletakkan kepala Nabila di dada kirinya. Bagian bawah tubuh mereka saling menempel erat, kaki mereka saling bertautan.
Ini adalah pertama kalinya Nabila tidur seranjang dengan seorang pria. Dia mencoba melepaskan diri dari pelukan Rio.
Menyadari niat Nabila, tangan kanan Rio perlahan bergerak ke bahunya, mengusap punggungnya seolah sedang menenangkan seekor kucing kecil. Seakan melupakan kegilaan dan kecanggungan tadi, Nabila menjadi tenang. Seperti anak kucing, dia menikmati belaian lembut pria itu dari leher hingga punggung, lalu terlelap.
Sampai sebuah ketukan pintu yang keras membangunkannya.
Bab Terakhir
#100 Bab [100] Selidiki Grup Gunawan Secara Menyeluruh
Terakhir Diperbarui: 5/14/2026#99 Bab [99] Karena Skandal, Dua Pria Mencarinya untuk Menuntut
Terakhir Diperbarui: 5/13/2026#98 Bab [98] Rumor Tentang Dia dan Pak Chandra Beredar Luas
Terakhir Diperbarui: 5/13/2026#97 Bab [97] Dia Mencurigai Bahwa Dirinya Bukan Anak Kandung Bayu Lestari
Terakhir Diperbarui: 5/18/2026#96 Bab [96] Wanita Itu Adalah Nabila Lestari
Terakhir Diperbarui: 5/14/2026#95 Bab [95] Dia Menganggap Dirinya Sebagai Obat Penawarnya
Terakhir Diperbarui: 5/14/2026#94 Bab [94] Pria Dia Adalah Pengecut
Terakhir Diperbarui: 5/14/2026#93 Bab [93] Permainan Mas Gunawan
Terakhir Diperbarui: 5/14/2026#92 Bab [92] Pesta Tidak Ada yang Baik, Minuman Tidak Ada yang Baik
Terakhir Diperbarui: 5/14/2026#91 Bab [91] Tubuh Gosipnya yang Terkutuk
Terakhir Diperbarui: 5/14/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Ketika Aku Mencintaimu
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.
Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?
Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.
Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Kesayangan CEO
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!
Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.
Dia pernah menjadi istrinya selama tiga tahun, namun takkan pernah bisa menyaingi cintanya selama sepuluh tahun terhadap wanita lain.
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku
Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.
Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Kesempatan Kedua Sang Miliarder
Jasmine Dupree, sahabat dan karyawan Dimitri, selalu mencintai Dimitri tanpa sepengetahuannya. Sahabat mereka, Grayson Paul dan Dimitri, tidak tahu bahwa kembalinya sahabat mereka akan mengakhiri pernikahannya. McKenzie dituduh mengkhianati Dimitri dan diusir, hanya untuk muncul kembali lima tahun kemudian sebagai dokter yang menyelamatkan nyawa sahabatnya, Grayson.
McKenzie mencoba menjauh, berjanji untuk menjauh dari Dimitri. Lima tahun berlalu dan dia masih membencinya karena mengkhianatinya, namun detail baru terungkap yang membuat Dimitri meragukan tuduhannya lima tahun lalu. Jasmine melihat kesempatan untuk mengacaukan McKenzie dan melakukannya, yang tidak diketahui Jasmine adalah bahwa Dimitri masih mencintai McKenzie dan dia masih istrinya. Dia tidak pernah menceraikannya meskipun McKenzie telah menandatangani surat cerai.
Ketika Dimitri mengetahui bahwa dia salah, dia merasa jijik dengan cara dia memperlakukannya dan mulai mencari jalan untuk kembali padanya. McKenzie Peirce di sisi lain tidak tahu bahwa dia akan diberi kesempatan kedua untuk cinta, dengan pria yang selalu dia cintai. Dengan sahabat dan keluarganya di sisinya, dia berniat untuk memenangkan kembali hati McKenzie, namun saat mereka mencoba membuat pernikahan kesempatan kedua mereka berhasil, masalah mulai muncul. Jasmine menolak untuk menyerah pada Dimitri.
Perangkap Ace
Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.
Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.
Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.
Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...
Perangkap Ace.
Trilogi Efek Carrero
Boneka Iblis
"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.
"Ahh!"
Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.
Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.
Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.
Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.
"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
7 Malam dengan Tuan Black
"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.
"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.
"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."
Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.
"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."
Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................
Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.
Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.
🔻KONTEN DEWASA🔻
Kecanduan Teman Ayahku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.
**XoXo**
"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"
Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.
Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Terjebak Dengan Tiga Bos Seksi Saya
"Kamu mau itu, sayang? Kamu mau kami kasih apa yang diinginkan memek kecilmu?"
"Y...ya, Pak." Aku menghela napas.
Kerja keras Joanna Clover selama kuliah terbayar ketika dia mendapat tawaran pekerjaan sebagai sekretaris di perusahaan impiannya, Dangote Group of Industries. Perusahaan ini dimiliki oleh tiga pewaris mafia, mereka tidak hanya memiliki bisnis bersama, tetapi juga kekasih dan sudah bersama sejak masa kuliah.
Mereka tertarik secara seksual satu sama lain tetapi mereka berbagi segalanya bersama termasuk wanita dan mereka menggantinya seperti baju. Mereka dikenal sebagai playboy paling berbahaya di dunia.
Mereka ingin berbagi dirinya, tapi apakah dia akan menerima kenyataan bahwa mereka juga bercinta satu sama lain?
Apakah dia akan mampu menavigasi antara bisnis dan kesenangan?
Dia belum pernah disentuh oleh pria sebelumnya apalagi tiga sekaligus. Apakah dia akan menurut?
Bapak Ryan
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.
Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.
Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.
Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!
Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.
Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.












