Bab [29] Percakapan Mendalam Dua Pria

Kesalahpahaman di antara kedua pria itu akhirnya sirna. Masing-masing tenggelam dalam pikirannya sendiri, ditemani sekaleng bir di tangan. Tak lama kemudian, tumpukan kaleng kosong di belakang mereka sudah menggunung.

"Pak Rio, soal ini, tolong bantu saya merahasiakannya."

Mata Reza Wijaya memerah...

Masuk dan lanjutkan membaca