Bab [48] Dikasih Saja Tidak Mau, Apakah Kamu Bodoh?

“Pak Wijaya, ayo kita traktir makan. Pertama, sebagai ucapan terima kasih atas semua bantuan Bapak untuk proyek kita. Kedua, untuk merayakan keberhasilan kita menandatangani kontrak,” usul Maya Santoso.

“Boleh juga. Aku telepon dulu ya, mau izin,” sahut Nabila Lestari.

“Hadeh, beda ya kalau sudah ...

Masuk dan lanjutkan membaca