Bab [83] Rio Kusuma Seperti Ini Belum Pernah Dia Lihat
Begitu Nabila Lestari melangkah keluar, Rahmat Chandra segera mengunci pintu dari dalam dan menarik Rio Kusuma keluar dari bawah meja.
Ruang di bawah meja itu sempit. Dengan postur tubuhnya yang jangkung, Rio Kusuma terpaksa meringkuk di sana sampai kakinya mati rasa. Rahmat Chandra membantunya dud...
Masuk dan lanjutkan membaca
Bab
1. Bab [1] Malam Pengantin Baru dengan Orang Asing
2. Bab [2] Gila, Ganti Pengantin Pria Sebelum Pernikahan
3. Bab [3] Pernikahan, untuk pertama kalinya dia merasa dihargai
4. Bab [4] Perceraian, Saya Pasti Akan Bekerja Sama
5. Bab [5] Mantan Pacarnya Menunjukkan Kemesraan
6. Bab [6] Mantan Pacar Kartu Cemburu Buta, Enak
7. Bab [7] Acara Kunjungan dan Jamuan Tiga Hari Setelah Pernikahan, Dia Dijual oleh Ayah Kandungnya
8. Bab [8] Pengalaman Pertama dalam Hidup di Kantor Polisi
9. Bab [9] Dia Sangat Kompeten
10. Bab [10] Kisah Lembur Budak Kantor
11. Bab [11] Suami yang Sangat Setia dan Suami Gila
12. Bab [12] Apakah Suamimu Bisa Memuaskanmu?
13. Bab [13] Menjebaknya
14. Bab [14] Dia Menggunakan Dirinya Sebagai Umpan
15. Bab [15] Mengeluarkan Duri dari Hatinya
16. Bab [16] Meskipun Pernikahan Tipuan, Dia Tetap Menerimanya
17. Bab [17] Dia Diam-diam Menyukai Rekan Kerja Wanita dari Departemennya
18. Bab [18] Istrinya Ditaksir Orang, Dia Sangat Kesal
19. Bab [19] Pemikiran Kecil Rio Kusuma
20. Bab [20] Tidak Ada yang Suka Buta Cinta yang Tidak Punya Keberanian dan Tidak Bersemangat
21. Bab [21] Pak Kusuma, Memohon Sesuatu Kepadamu
22. Bab [22] Nabila, Panggil Suami!
23. Bab [23] Ternyata Dia Dibuang
24. Bab [24] Apakah Dia Menyukainya?
25. Bab [25] Nabila Istriku Sangat Bijaksana
26. Bab [26] Dia Mendapat Keberuntungan
27. Bab [27] Reza Wijaya adalah Cowok Licik
28. Bab [28] Dia dan Pria Tinggal di Satu Rumah
29. Bab [29] Percakapan Mendalam Dua Pria
30. Bab [30] Dia Suka Pria
31. Bab [31] Dia Tidak Diam-Diam Menyukai Nabila Lestari
32. Bab [32] Kembalinya Kakak Perempuan
33. Bab [33] Semoga Perjodohan Tradisionalnya Gagal
34. Bab [34] Perjodohan Tradisional: Lelaki Itu Suaminya
35. Bab [35] Untuk Sementara Saya Suka Pria
36. Bab [36] Mari Kita Bercerai
37. Bab [37] Pemimpin Baru Jatuh dari Langit
38. Bab [38] Saya Mendengarkan Rio
39. Bab [39] Kesadaran Menjadi Pacar Orang
40. Bab [40] Sebagai Pacar
41. Bab [41] Skandal Besar Perusahaan
42. Bab [42] Cinta Rahasia Besarnya
43. Bab [43] Perhatiannya, Balasannya
44. Bab [44] Menyembunyikan Prestasi dan Nama
45. Bab [45] Batu yang Dia Angkat Menjatuhkan Kakinya Sendiri
46. Bab [46] Membawanya Merasakan Kehidupan Duniawi untuk Pertama Kalinya
47. Bab [47] Menghadapi Aturan Tidak Tertulis di Tempat Kerja
48. Bab [48] Dikasih Saja Tidak Mau, Apakah Kamu Bodoh?
49. Bab [49] Serangan Pak Kusuma
50. Bab [50] Pembalasan William Wuadi
51. Bab [51] Membawanya Pulang ke Rumah
52. Bab [52] Dua Orang yang Tidak Pulang Malam
53. Bab [53] Pemandian Air Panas, Perpaduan Air dan Api
54. Bab [54] Musuh Pun Ada Takdirnya untuk Saling Bertemu
55. Bab [55] Dia Mengetahui Kebenaran
56. Bab [56] Amarahnya
57. Bab [57] Dia Tidak Suka Pria
58. Bab [58] Hadiah dari Maya Santoso
59. Bab [59] Hadiah dari Maya Santoso (2)
60. Bab [60] Kakak Cantik yang Penuh Perhatian
61. Bab [61] Dia Bukan Seseorang yang Bisa Kamu Ganggu
62. Bab [62] Dia Bilang Suamiku adalah Suaminya
63. Bab [63] Turun dari Pesawat Masuk Rumah Sakit
64. Bab [64] Sebuah Telepon Membuatnya Dipanggil oleh Wanita Lain
65. Bab [65] Dia adalah Adik Sepupu Kecilku, Seperti yang Asli
66. Bab [66] Kamu Bercerai, Aku Menikahimu
67. Bab [67] Suaminya Kok Kamu?
68. Bab [68] Uang Habis, Aku Menanggungmu
69. Bab [69] Perpisahan Singkat Lebih Baik daripada Pengantin Baru
70. Bab [70] Apa yang Terjadi Saat Kamu dan Pak Kusuma Perjalanan Bisnis
71. Bab [71] Aku Tidak Ingin Melihatmu Lagi
72. Bab [72] Kamu Pergi ke Markas Besar
73. Bab [73] Hasutan Luna Limbong
74. Bab [74] Hiburan Sehari-hari Mereka
75. Bab [75] Reuni, Anak Laki-laki yang Menyelamatkanku
76. Bab [76] Bagaimana Melakukan Sesuatu Agar Sesuai dengan Keinginan Pak Kusuma?
77. Bab [77] Uang Perlindungan yang Dibayar oleh Nabila Lestari
78. Bab [78] Jangan Bawa Kebiasaan Buruk Cabang ke Kantor Pusat
79. Bab [79] Jangan Tetap Di Sini dan Mengganggu Orang
80. Bab [80] Dia Ingin Membongkar Penipuan Pernikahan Ini
81. Bab [81] Musuh Cinta Kekasih Publik
82. Bab [82] Pak Chandra Berubah Lebih Cepat dari Membalik Buku
83. Bab [83] Rio Kusuma Seperti Ini Belum Pernah Dia Lihat
84. Bab [84] Kumpul Kecil Sahabat Perempuan
85. Bab [85] Cinta Diam-Diam yang Terbongkar
86. Bab [86] Menipunya untuk Menghadiri Pesta
87. Bab [87] Dia Menyelamatkannya Lagi
88. Bab [88] Bocah Nakal Terbuka Memperebutkan Wanita Dengannya
89. Bab [89] Kakak Kecilnya Ternyata Adalah...
90. Bab [90] Rio Kusuma Menyatakan Kedaulatan
91. Bab [91] Tubuh Gosipnya yang Terkutuk
92. Bab [92] Pesta Tidak Ada yang Baik, Minuman Tidak Ada yang Baik
93. Bab [93] Permainan Mas Gunawan
94. Bab [94] Pria Dia Adalah Pengecut
95. Bab [95] Dia Menganggap Dirinya Sebagai Obat Penawarnya
96. Bab [96] Wanita Itu Adalah Nabila Lestari
97. Bab [97] Dia Mencurigai Bahwa Dirinya Bukan Anak Kandung Bayu Lestari
98. Bab [98] Rumor Tentang Dia dan Pak Chandra Beredar Luas
99. Bab [99] Karena Skandal, Dua Pria Mencarinya untuk Menuntut
100. Bab [100] Selidiki Grup Gunawan Secara Menyeluruh
Perkecil
Perbesar
