Menikah Lagi dengan Miliuner

Menikah Lagi dengan Miliuner

Kirana Mentari · Sedang Diperbarui · 118.0k Kata

1k
Populer
1k
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Selama aku hamil, suamiku berselingkuh. Lebih parah lagi, selingkuhannya bahkan meneleponku dan memaksaku mendengarkan suara mereka saat bermesraan.
Di tengah hubungan itu, suamiku menghina aku—menyebutku sebagai “babi gendut.”

Seolah belum cukup, ibu mertuaku menyebabkan aku keguguran.
Dengan hati yang hancur, aku memutuskan untuk meninggalkan pria kejam itu dan rumah dingin yang kami tinggali.

Namun pada saat aku terpuruk dan hampir kehilangan harapan, seorang pria lembut dan tampan muncul dalam hidupku…
Dia perlahan menghangatkan hatiku yang telah remuk berkeping-keping.

Bab 1

Saat Felix Fajar menelepon dan bilang tidak bisa pulang untuk makan malam, aku baru saja meletakkan hidangan terakhir di atas meja.

Di layar video, wajahnya yang tampan seperti biasa dipenuhi rasa bersalah. "Maaf ya, Sayang. Kamu tahu sendiri kan, perusahaan lagi dalam tahap berkembang. Aku benar-benar nggak bisa menolak ajakan klien untuk acara seperti ini!"

Sejak orang tuaku meninggal, dia bersumpah di depan makam mereka akan menjagaku seumur hidup dan memberiku kehidupan yang bahagia tanpa beban. Sejak saat itu, ini sudah ketujuh kalinya dalam sebulan ini dia tidak pulang karena 'acara dengan klien'.

Aku merasa sedikit kecewa, tetapi lebih banyak lagi merasa kasihan padanya.

Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Tadinya aku ingin memasak hidangan kesukaannya untuk merayakannya. Namun, demi masa depan kami yang lebih baik, dia begitu sibuk sampai tidak bisa pulang.

"Nggak apa-apa," kataku dengan suara lembut. Dia sepertinya menelepon dari toilet, terlihat dari dinding putih di belakangnya dan suara riuh di luar. "Jangan minum terlalu banyak, ya. Kalau sudah terlalu malam, nggak usah maksain pulang, bahaya. Besok pagi saja pulangnya."

Wajah Felix Fajar langsung terlihat sangat terharu. "Sayang, kamu baik banget, sih. Bisa menikahimu benar-benar anugerah terindah dalam hidupku!"

Dia sepertinya ingin mengatakan sesuatu lagi, tetapi tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu.

Disusul suara wanita yang merdu dan genit. "Kak Felix, sudah selesai?"

Jantungku berdebar kencang. Suara itu, dan panggilan itu...

Baru saja aku mau bertanya, Felix Fajar buru-buru berkata, "Sayang, klien sudah panggil aku, nih. Aku tutup dulu ya, love you!"

Setelah itu, dia mengirim ciuman virtual ke layar dan langsung mematikan video call.

Di sini, aku tiba-tiba merasa gelisah.

Klien biasa, kalaupun tidak memanggil "Pak Fajar", seharusnya memanggil nama saja, kan?

Namun, kenapa wanita itu memanggilnya "Kak Felix"?

Mungkin saja... asisten dari pihak klien atau semacamnya. Zaman sekarang kan sudah biasa memanggil pria dengan sebutan "kakak" atau "abang" untuk mengakrabkan diri?

Meski begitu, kecurigaan itu seperti benih yang telah jatuh dan tertanam di dalam hatiku.

Makan malam terasa hambar. Saat membersihkan diri, aku terus meyakinkan diriku sendiri bahwa mungkin ini hanya karena hormon kehamilan yang membuatku jadi paranoid. Felix Fajar begitu mencintaiku, begitu lembut dan perhatian, rasanya tidak mungkin dia macam-macam di luar sana.

Walaupun aku terus berkata begitu pada diriku sendiri, tidurku malam itu tetap tidak nyenyak.

Di tengah kantuk, samar-samar aku mendengar ponselku berdering.

Tanpa sadar aku mengangkatnya, mengira itu Felix Fajar yang menelepon minta dijemput.

"Halo?"

Aku menyapa, tetapi tidak ada jawaban dari seberang. Hanya terdengar desahan-desahan mesra yang saling bersahutan.

Aku tertegun, jantungku terasa sesak.

Sambil memeluk selimut, aku duduk dan menyalakan lampu. "Halo, bicaralah! Siapa kamu sebenarnya?"

Jantungku serasa melayang di udara. Rasa cemas yang mencekam terasa seperti tangan besar yang mencekik leherku, membuatku sulit bernapas.

Suara desahan di telepon masih berlanjut, tetapi kemudian terdengar suara wanita lain yang begitu genit dan menggoda.

"Setiap kali ketemu, kamu kayak orang kelaparan, maunya nelan aku hidup-hidup. Luna Laura itu gimana sih jadi istri, kok bisa bikin kamu nggak pernah puas begini!"

Luna Laura. Namaku.

Mendengar itu, napasku tertahan. Tanpa sadar aku menahan napas.

Lalu, aku mendengar suara yang sangat kukenal, tetapi dengan nada jijik yang belum pernah kudengar sebelumnya.

"Ngapain sih sebut-sebut perempuan gendut jelek itu di saat begini? Bikin selera hilang aja!"

'DUARR!'

Rasanya seperti disambar petir. Kepalaku berdengung hebat.

Di trimester akhir kehamilan, nafsu makanku memang meningkat drastis, berat badanku naik lebih dari lima belas kilogram. Tubuhku yang dulu langsing berbentuk S dengan berat 45 kilogram, kini berubah menjadi gemuk dengan berat 60 kilogram. Wajahku yang tadinya tirus pun jadi bengkak seperti bakpao, berminyak, dan muncul banyak flek kehamilan.

Sering kali saat bercermin, aku sendiri jijik melihat penampilanku sekarang.

Aku juga sering cemas dan tidak bisa tidur karenanya. Aku berulang kali bertanya pada Felix Fajar, apakah dia jijik melihatku yang sekarang.

Namun, dia selalu memelukku dan membujukku dengan nada paling lembut dan sabar, "Sayang, kamu ngomong apa, sih? Apa aku tipe orang yang nggak tahu terima kasih?! Kamu jadi begini kan karena mengandung anak kita. Aku makin cinta sama kamu, mana mungkin aku jijik?"

Saat itu, mendengar kata-katanya, aku begitu terharu. Aku merasa telah menemukan pria terbaik di dunia.

Akan tetapi sekarang, aku merasa seolah-olah seluruh tubuhku direndam dalam air es. Rasa dingin meresap ke tulang-tulangku, seakan ingin membekukanku.

Wanita itu tertawa genit dengan suara bergetar. "Kalau kamu jijik sama dia, kenapa nggak kamu ceraikan saja? Setiap kali mau menemuiku, selalu pakai alasan klien. Klien mana yang rela kamu 'kerjain' seenaknya begini?"

"Sayangku, aku kan nggak punya pilihan lain." Suara Felix Fajar terdengar pasrah. "Dia lagi hamil sekarang, aku mau cerai pun nggak bisa. Sabar ya, sebentar lagi. Apa yang aku janjikan padamu pasti akan aku penuhi."

Wanita itu memukulnya pelan. "Bisa aja kamu ngomong manis buat bujuk aku. Kalau kamu memang jijik sama dia, kenapa kamu sampai bikin dia hamil?"

Felix Fajar tertawa. "Kayaknya aku kurang keras, ya, sampai kamu masih sempat mikirin hal-hal kayak gitu!"

Setelah itu, terdengar suara hentakan kuat beberapa kali, diiringi bunyi plak-plak yang tak henti-hentinya, membuatku nyaris muntah.

Wanita itu terhentak hingga suaranya pecah, tidak bisa lagi bicara. Yang tersisa hanyalah suara pergulatan tubuh mereka.

Aku tidak tahan lagi mendengarnya dan langsung mematikan telepon.

Kamar tidur ini begitu sunyi, sunyi sampai hanya terdengar deru napasku yang tak percaya.

Aku menggenggam ponselku erat-erat, masih linglung.

Aku tidak percaya, Felix Fajar yang begitu mencintaiku, ternyata benar-benar mengkhianatiku.

Aku dan Felix Fajar adalah teman seangkatan di universitas. Saat ospek, tim putra dan putri ditempatkan di kompi yang berbeda untuk latihan. Namun, sebuah pertandingan persahabatan antar kompi mempertemukan kami.

Saat itu, aku dan dia dijadwalkan untuk bertanding. Begitu melihatku, wajahnya langsung memerah.

Seharusnya dia adalah anggota teladan di kompinya, tetapi dia malah sengaja mengalah dalam dua ronde.

Seluruh anggota dari kedua kompi bersorak-sorai. Aku melihat pemuda berseragam loreng yang gagah dan tampan itu berdiri di bawah terik matahari, wajahnya semerah tomat di musim gugur, begitu malu sampai tidak berani menatapku langsung.

Momen itu, setiap kali aku mengingatnya, jantungku selalu berdebar kencang seperti anak rusa!

Setelah itu, seperti yang kuduga, dia menyatakan cinta padaku, dan aku menerimanya. Kami pun resmi berpacaran.

Di hari wisuda, dia mewakili mahasiswa berprestasi untuk berpidato di atas panggung, tetapi di tengah pidatonya, dia langsung melamarku.

Dia bilang aku adalah cinta pertamanya. Sejak pertama kali melihatku, dia merasa bahwa aku adalah takdirnya.

Dia bilang semua usahanya adalah untuk memberiku kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Dia bilang aku adalah tujuan hidupnya, harta karun terbesarnya, karena itu dia selalu memanggilku "Sayang".

Hari itu dia bicara banyak sekali. Banyak teman di aula wisuda yang terharu sampai menangis.

Semua orang bersorak menyuruhku untuk menikah dengannya, bahkan banyak dosen yang merestui hubungan kami.

Pria yang dulu begitu mencintaiku, yang menempatkanku di puncak hatinya, bagaimana bisa cintanya hilang begitu saja?!

Sambil menarik napas dalam-dalam, aku memutuskan untuk mengkonfrontasi Felix Fajar.

Aku langsung meneleponnya.

Panggilan pertama tidak diangkat, yang kedua ditolak. Panggilan ketiga berdering hingga hampir putus, baru kemudian diangkat.

Suara pria itu terdengar sangat pelan, seolah sedang menutupi mikrofon dan berbisik, "Kenapa, Sayang? Kok selarut ini belum tidur?"

"Kamu di mana?" Aku tidak langsung menuduhnya.

Felix Fajar menjawab, "Masih ada acara sama klien, kayaknya bakal selesai larut malam. Pengen banget langsung pulang peluk kamu, Sayang, tapi nggak bisa. Demi masa depan kita dan anak kita, terpaksa deh Sayang tidur sendirian malam ini."

"Kamu beneran lagi ada acara?" Akhirnya aku tidak tahan lagi, suaraku terdengar dingin.

Menghadapi tuduhanku, Felix Fajar tidak marah. Dia membujukku dengan sabar, "Sayang, apa si kecil rewel lagi? Jangan marah ya, nanti kalau dia sudah lahir, aku pasti bantu jewer pantatnya. Jangan mikir yang aneh-aneh, ya. Cepat tidur. Aku harus lanjut kerja nih, love you ya!"

Setelah berkata begitu, dia langsung menutup telepon.

Dia menampilkan citra pria baik yang pekerja keras, membuat siapa pun sulit untuk mencurigainya.

Jika bukan karena aku baru saja mendengar percakapannya dengan wanita itu, aku pasti akan tertipu lagi olehnya.

Aku berniat meneleponnya lagi untuk mengujinya, tetapi sebelum sempat menekan nomornya, sebuah video masuk ke ponselku.

Video itu dikirim dari ponsel Felix Fajar. Awalnya kukira dia ingin membuktikan bahwa dia memang sedang bersama klien.

Namun, begitu kubuka, pemandangan pertama adalah pakaian yang berserakan di lantai.

Kemeja putih pria dan setelan lingerie merah milik wanita saling bertumpuk. Kancing manset berbentuk berlian dengan desain unik di ujung lengan kemeja itu memantulkan cahaya berkilauan di bawah lampu oranye yang hangat.

Kancing manset itu ... adalah hadiah yang kupilih dengan susah payah untuknya di hari kami mendaftarkan pernikahan!

Aku tidak mungkin salah mengenalinya!

Jadi, Felix Fajar benar-benar selingkuh

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Cinta Terlarang: Aku dan Ayah Sahabatku

Cinta Terlarang: Aku dan Ayah Sahabatku

54.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · Ayuk Simon
CATATAN TENTANG ISI

BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL. ISINYA DEWASA KARENA DIBERIKAN RATING 18+. BUKU-BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT KAMU MENCARI VIBRATOR DAN MENINGGALKAN CELANA DALAMMU BASAH. Nikmati, cewek-cewek, dan jangan lupa untuk berkomentar.

XoXo

Dia menginginkan keperawananku.
Dia ingin memiliki diriku.
Aku hanya ingin menjadi miliknya.

Tapi aku tahu ini lebih dari sekadar membayar hutang. Ini tentang dia yang ingin memiliki diriku, bukan hanya tubuhku, tapi setiap bagian dari siapa diriku.
Dan yang paling gila dari semuanya adalah kenyataan bahwa aku ingin memberikan segalanya padanya.

Aku ingin menjadi miliknya.
Guru Montok dan Menggoda Saya

Guru Montok dan Menggoda Saya

52k Dilihat · Sedang Diperbarui · Henry
Nama saya Kevin, dan saya seorang siswa SMA. Saya mengalami pubertas lebih awal, dan karena penis saya yang besar, saya sering memiliki tonjolan yang jelas saat pelajaran olahraga. Teman-teman sekelas saya selalu menghindari saya karena hal itu, yang membuat saya sangat tidak percaya diri ketika masih muda. Saya bahkan berpikir untuk melakukan sesuatu yang drastis untuk menghilangkannya. Sedikit yang saya tahu, penis besar yang saya benci sebenarnya adalah sesuatu yang dikagumi oleh guru-guru saya, wanita cantik, dan bahkan selebriti. Hal itu akhirnya mengubah hidup saya.
(Terdapat banyak konten seksual dan merangsang, anak di bawah umur tidak diperbolehkan membaca!!!)
Tak Terjangkau

Tak Terjangkau

19.8k Dilihat · Selesai · Aria Sinclair
Aku menikah dengan seorang pria yang tidak mencintaiku.
Ketika wanita lain menuduhku dengan fitnah, bukan hanya dia tidak membelaku, tapi dia malah berpihak pada mereka untuk menindasku dan menyakitiku...
Aku benar-benar kecewa padanya dan menceraikannya!
Setelah kembali ke rumah orang tuaku, ayahku memintaku untuk mewarisi miliaran aset, dan ibuku serta nenekku memanjakanku, membuatku menjadi wanita paling bahagia di dunia!
Pada saat ini, pria itu menyesal. Dia datang padaku, berlutut, dan memohon agar aku menikah lagi dengannya.
Jadi, katakan padaku, bagaimana seharusnya aku menghukum pria tak berperasaan ini?
Kecanduan Teman Ayahku

Kecanduan Teman Ayahku

64.2k Dilihat · Sedang Diperbarui · Keziah Agbor
PERINGATAN KONTEN!!!

BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.

**XoXo**

"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"

Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.

Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO

Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO

86.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · Robert
Setelah dikhianati oleh pacarku, aku langsung beralih ke temannya, seorang CEO tampan dan kaya, dan tidur dengannya. Awalnya aku pikir itu hanya tindakan impulsif semalam saja, tapi aku tidak pernah menyangka bahwa CEO ini sudah lama tergila-gila padaku. Dia mendekati pacarku hanya karena aku...
Suamiku Miliarder Memanjakanku Habis-Habisan

Suamiku Miliarder Memanjakanku Habis-Habisan

35.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · Elowen Thorne
Dalam sebuah takdir yang tak terduga untuk membalas dendam pada tunangannya yang tidak setia, Grace menghabiskan malam bersama seorang pelayan yang tampan. Tanpa disadarinya, pelayan itu tak lain adalah paman tunangannya yang kaya dan berpengaruh, Xavier Montgomery, seorang pria yang dikabarkan kejam, liar, dan sedingin es. Meskipun Grace berusaha untuk melupakan pertemuan singkat mereka, Xavier tidak mau membiarkannya begitu saja. Sebaliknya, dia menjadi terikat erat dengan Grace, sepenuhnya menangkap hatinya. Dengan pengejaran tanpa henti dari Xavier, apa langkah Grace selanjutnya? Akankah dia menerima kemungkinan masa depan bersama Xavier?

(Pembaruan harian dengan dua bab)
Bermain Dengan Api

Bermain Dengan Api

12.3k Dilihat · Selesai · Mariam El-Hafi🔥
Dia menarikku ke depannya, dan aku merasa seperti sedang berhadapan dengan setan sendiri. Dia mendekatkan wajahnya ke arahku, begitu dekat hingga jika aku bergerak sedikit saja, kepala kami akan bertabrakan. Aku menelan ludah saat menatapnya dengan mata terbelalak, takut akan apa yang mungkin dia lakukan.

“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.

Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Cinderella Sang Miliarder

Cinderella Sang Miliarder

6.8k Dilihat · Selesai · Laurie
"Aku tidak akan mencium kamu." Suaranya dingin.
Benar, ini hanya urusan bisnis...
Tapi sentuhannya hangat dan...menggoda.
"Masih perawan?" dia tiba-tiba menatapku...


Emma Wells, seorang mahasiswi yang akan segera lulus. Dia disiksa dan dianiaya oleh ibu tirinya, Jane, dan saudara tirinya, Anna. Satu-satunya harapan dalam hidupnya adalah pacarnya yang seperti pangeran, Matthew David, yang berjanji akan membuatnya menjadi wanita paling bahagia di dunia.
Namun, dunianya hancur berantakan ketika ibu tirinya menerima $50000 sebagai hadiah pertunangan dari seorang pria tua dan setuju untuk menikahkannya. Lebih buruk lagi, dia menemukan pacarnya yang tercinta berselingkuh dengan teman sekamarnya, Vivian Stone.
Berjalan di jalan di bawah hujan deras, dia putus asa dan tanpa harapan...
Menggenggam erat tinjunya, dia memutuskan. Jika dia memang harus dijual, maka dia akan menjual dirinya sendiri.
Berlari ke jalan dan berhenti di depan mobil mewah, dia hanya bertanya-tanya berapa harga keperawanannya...


Update Harian
Malaikat Tawanan Mafia

Malaikat Tawanan Mafia

41.4k Dilihat · Selesai · Queenies
"To... tolong, jangan lakukan ini," aku memberanikan diri untuk mengucapkan kata-kata itu. Suaraku memohon dan mataku penuh keputusasaan menatapnya. "Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Kamu tidak tahu betapa aku menginginkanmu, bahkan air matamu membuatku semakin tergoda." Wajahnya semakin mendekat ke arahku. Aku bisa merasakan napas hangatnya di wajahku, kata-katanya membuat tubuhku merinding.

☆☆☆

Ketika seorang penculik berbahaya mengincar seorang gadis muda dan dia tahu dia harus memilikinya, bahkan jika itu berarti mengambilnya dengan paksa.
Istri Kontrak CEO

Istri Kontrak CEO

16.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · Gregory Ellington
Dunia Olivia Morgan terbalik ketika dia menemukan pacarnya mengkhianatinya dengan temannya sendiri. Hancur dan tenggelam dalam hutang, dia terpaksa menerima kesepakatan tak terduga dengan Alexander Carter, CEO yang dingin dan penuh perhitungan dari Carter Enterprises. Sebagai imbalan untuk pernikahan kontrak selama satu tahun, Olivia menerima uang yang sangat dia butuhkan—dan promosi yang tidak pernah dia duga. Namun saat hubungan palsu mereka mulai mengaburkan batas antara bisnis dan kesenangan, Olivia merasa terombang-ambing antara pria yang menawarkan segalanya dan saingan bisnis yang menginginkan hatinya. Dalam dunia di mana pengkhianatan hanya satu langkah saja dan keinginan membara, Olivia harus menavigasi emosinya, kariernya, dan permainan berbahaya kekuasaan, gairah, dan rahasia. Bisakah dia menjaga hatinya tetap terlindungi sambil semakin jatuh ke dalam jaring nafsu dan cinta seorang miliarder? Atau akankah hati dingin Alexander mencair dalam panasnya chemistry mereka yang tak terbantahkan?
Guru Pendidikan Seks Pribadiku

Guru Pendidikan Seks Pribadiku

33.6k Dilihat · Selesai · Jack
Pada usia tiga belas tahun yang masih belia, Leonard mendapati dirinya sendirian di dunia, orang tuanya sudah tiada. Ia menemukan perlindungan di rumah Bu Romy, sebuah tempat yang indah dihuni oleh Bu Romy dan ketiga putrinya, semuanya memiliki tubuh yang anggun dan lekuk yang mempesona. Seiring bertambahnya usia, Leonard tetap tidak menyadari tarian intim antara orang dewasa. Namun, pada suatu malam yang menentukan, ia secara tidak sengaja menyaksikan bibi dan pamannya dalam momen pribadi, memicu rasa penasaran dalam dirinya tentang misteri kenikmatan fisik, yang membuatnya menjelajahi kenikmatan menggoda ini sendirian.

Keesokan harinya, Bu Romy, dengan sikap serius, mendekati Leonard dengan sebuah usulan yang tak terduga. "Leonard," ia memulai, "Saya akan mengajarkanmu tentang seni bercinta," sebuah pernyataan yang membuatnya sangat terkejut. Tutorial pribadi ini tiba-tiba terhenti ketika Scarlett, putri Bu Romy, menerobos masuk. Dengan tatapan penuh tekad, ia menyatakan, "Aku berencana untuk bergabung dan menjadi pengajar Leonard dalam urusan keintiman."
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan

Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan

10.2k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
[Ada male lead, alur romance 1 point, alur karier 9 point]
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.

Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?

Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!

Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"