
Menikahi Damian
sekarjagat · Selesai · 302.5k Kata
Pendahuluan
"Maaf, Dam. Aku belum siap," ucapnya terbata.
Tapi Damian tak peduli, lelaki itu naik ke atas ranjang. Merangkak pelan mendekati istrinya, semakin dekat sampai akhirnya Rani menutup wajahnya dengan kedua tangan.
1, 2, 3...
Tunggu, kok nggak terjadi apa-apa? Perlahan Rani membuka mata, dan Damian tengah tersenyum di hadapannya, sebelah tangannya meraih remot AC yang ada disamping Lani.
"Siapa yang nyimpen remot AC disini?" gumamnya sambil pergi meninggalkan Rani dengan jantung jedag-jedug tak karuan. Sepertinya lelaki itu sengaja mengerjai Rani.
Dasar Damian sialan!!
Bab 1
Rani tau dia mabuk.
Perempuan itu tau kalau dia sedang hangover dan tak bisa mengendalikan apa yang dilakukan oleh tubuhnya. Kalau dia tidak mabuk, mana mungkin dia mau diajak bercumbu di sebuah bar dengan lelaki asing yang bahkan dia tak mengenalinya sama sekali.
Rani ingat, lelaki tampan itu sudah duduk di sampingnya sejak pertama kali dia masuk ke dalam bar. Awalnya mereka tidak bicara apapun satu sama lain karna jujur saja Rani malas berbasa-basi dengan orang asing. Semenarik apapun dia.
Gadis itu datang kesini bukan untuk mencari teman ngobrol. Dia sedang ingin mabuk. Melupakan penghianatan Edgar yang selingkuh dengan salah satu sahabat Rani sendiri.
Mery. She's bicth!
Gadis itu sudah sering mendengar bahwa Edgar punya affair dengan perempuan lain. Tapi Rani tak bisa percaya begitu saja,mengingat mereka sudah pacaran selama empat tahun dan sudah merencanakan pertunangan.
Setidaknya gadis itu butuh bukti kalau memang pacarnya itu selingkuh. And well, she's got it, dia membuktikannya sendiri.
Sore tadi, sepulang dari kantor. Rani berniat mendatangi apartemen Edgar, hendak mengajak pacarnya itu makan malam. Tapi dia justru melihat Edgar dan Mery sedang berbicara di depan pintu apartemen. Tertawa-tawa dan yang paling menyakitkan adalah saat Rani melihat Edgar mencium bibir Mery dengan penuh gairah, hingga tubuh mereka menempel satu sama lain.
Eeww!! Menjijikkan!
Seketika itu juga Rani pergi. Dia tak tahan lagi kalau harus melihat mereka lebih lama lagi.
Dan disinilah Rani berakhir. Gadis itu menemukan dirinya membuka mata di sebuah kamar hotel berukuran besar dengan selimut tebal yang membungkus badannya. Seingat Rani, dia hanya bercumbu dengan seorang pria yang duduk di sebelahnya, tidak lebih. Tapi setelah lelaki itu mencium Rani cukup dalam, gadis itu memang tidak ingat apa-apa lagi.
Sedikit panik Rani mengintip tubuhnya yang ada di balik selimut.
Oh, thanks God! Pakaiannya masih lengkap. Tapi tunggu! Sekali lagi dia melihat baju yang dia kenakan.
Sebuah kemeja berwana putih bersih dengan size besar. Bukan size wanita. Dan yang lebih penting. Kemeja itu bukan miliknya.
"Shit!" Rani mengumpat, lalu melihat sekeliling. Tidak ada siapa-siapa. Apa dia ditinggakan begitu saja setelah one night stan dengan seseorang? Apakah dia ditinggalkan sendirian setelah hilang keperawanan?
Ya Tuhan, inilah mengapa minuman keras itu haram untuk diminum. Karna Rani sudah membuktikan sendiri bahwa minuman itu bisa membuat otaknya tak bisa bekerja dengan normal dan membuatnya hilang kendali.
Gadis itu menurunkan kedua kakinya dari atas ranjang. Pelan dan hati-hati. Rani hendak meraih tasnya yang ternyata tergeletak di atas meja. Namun saat tangan Rani hampir berhasil menyentuh tasnya. Tiba-tiba pintu kamarnya dibuka dari luar.
Tas yang hampir diraihnya itu justru jatuh ke lantai, mengeluarkan semua isi di dalamnya. Karna panik, Rani segera berlutut dan memunguti barang-barangnya. Dompet, ponsel, kotak kacamata, lipstik, bedak, tissue basah dan pembalut.
Sial! Kenapa ada pembalut di dalam tasnya?!!
"Morning!"
Rani mendongak demi melihat siapa pria yang sedang berdiri di hadapannya itu. Seorang lelaki berwajah setengah bule, lelaki yang punya mata berwarna abu-abu gelap dan tatapan tajam, juga rambut coklat gelap yang membuat wajahnya tampak sangat menawan.
Lelaki itu bersedekap menanti Rani menyelesaikan urusannya dengan isi tasnya yang berantakan. Setelah gadis itu selesai membereskan kekacauannya, akhirnya dia ikut-ikutan bersedekap menatap lelaki di hadapannya dengan tatapan menantang.
"Kamu apain aku semalam?" tanya Rani dengan nada sok tegas. Padahal dalam hati dia takut juga. Takut kalau lelaki di hadapannya ini berbuat kasar padanya. Karna walau bagaimanapun, Rani tidak mengenal pria asing ini.
Lelaki itu bukannya menjawab pertanyaan Rani, tapi malah tersenyum sinis dan meninggalkan Rani begitu saja.
"Hei, aku ngomong sama kamu! Mana bajuku? Kenapa aku pakai baju yang bukan milikku? Kamu kan yang pakein baju ini di tubuhku? Jawab!!" teriak Rani mulai emosi.
Eh, tunggu! Jangan-jangan dia nggak bisa bahasa Indonesia? Percuma dong sejak tadi Rani ngomel?
Gadis itu berdehem, "Ehm, excuse me. Can you speak Indonesian?"
Lelaki itu bukannya menjawab, tapi malah mendekati Rani dan tersenyum padanya.
"Kamu bener-bener nggak ingat sama kejadian semalam?" jawab lelaki bertubuh atletis itu sambil menggulung kemejanya hingga siku.
Tatapan matanya sungguh membuat jantung Rani berdegup semakin kencang. Membayangkan apa yang sudah dia perbuat dengan lelaki hot di hadapannya ini semalam.
"Nggak ingat," sahut Rani lemas.
"Sama sekali?" tanyanya lagi, kali ini tatapan matanya menyiratkan ejekan pada Rani.
Dan Rani hanya bisa menggeleng.
"Oke, kalau gitu kamu inget-inget dulu. Sambil kamu nungguin baju kamu selesai dari laundry," lelaki itu melirik jam tangan mahalnya lalu menatap Rani lagi, "Setengah jam lagi baju kamu dateng."
"Oh ya, satu lagi," lelaki itu meraih sebelah tangan Rani, lalu dia mengambil pulpen di saku kemejanya dan menuliskan deretan nomer di tangannya.
"Kalau kamu sudah ingat semuanya. Kamu boleh telpon nomer ini. Jangan lupa save my number. Siapa tau kamu butuh aku untuk tanggung jawab sama sesuatu yang mungkin aku lakukan sama kamu semalam," ujarnya sambil mengedipkan sebelah mata pada Rani.
Seketika Rani membelalak. Tanggung jawab?! What the hell?!
Jangan bilang kalau semalam mereka melakukannya? Oh, no!!! Nggak mungkin. Kalau sampai itu terjadi, Ayah Rani pasti akan merebusnya hidup-hidup.
Ayah Rani adalah salah satu bapak-bapak paling tegas sedunia menurut versi Rani. Meskipun wajahnya terlihat kalem, tapi Ayahnya adalah termasuk orang yang sangat menentang kalau putrinya melakukan hubungan intim dengan orang yang belum resmi menjadi suaminya.
Apa yang akan terjadi kalau sampai anak sulungnya ini melakukan hal seperti itu dengan pria yang baru di kenalnya semalam?
Karna itulah, Rani masih perawan sampai kemarin. Maksudnya, siapa tau setelah tadi malam dia sudah tidak perawan lagi. Itu baru perkiraan, tapi mungkin saja tidak. Semoga saja Rani benar-benar masih perawan hingga sekarang.
Bisa jadi Edgar selingkuh dengan Mery juga karna alasan itu. Karna Rani tidak pernah mau diajak begituan selama mereka empat tahun pacaran. Mungkin Edgar merasa bosan dan akhirnya selingkuh dengan perempuan yang lebih mudah diajak begituan sebelum menikah.
Alasan macam apa itu?!
He's an asshole!!!
Rani sungguh jijik mengingat lelaki itu!
"Mati gue," gumam Rani seraya menatap kepergian lelaki itu yang menghilang di balik pintu.
Seketika tubuh Rani melorot. Bahkan nama lelaki itu saja dia tidak tau. Dia sungguh-sungguh ingin menangis. Tapi air matanya tidak keluar! Sial! Sudah ditinggal pacarnya selingkuh. Dan sekarang dia malah dapat masalah baru dengan pria yang sama sekali tidak di kenalnya.
Apa dia harus cek ke dokter? Memastikan apakah dia masih virgin atau tidak? Oh, God!! Siapa yang melakukan tes seperti itu?! Dia pasti malu banget kalau harus datang ke dokter dan meminta di tes bagian sensitifnya itu!!
"Ya Tuhan, kenapa gini banget sih nasib gue??!!!!" pekik Rani sambil mengacak rambutnya sendiri.
Baru saja gadis itu ingin bangkit dari duduknya di lantai, tiba-tiba terdengar bunyi telpon berdering.
Buru-buru Rani menggapai tasnya dan mencari benda berdering itu.
That's guy! Edgar!
"Hai, Baby! Kamu dimana? Ku jemput sekarang ya?"
"I'm not you Baby!! Kita putus!!!" pekik Rani sambil mematikan ponselnya dan seketika itu memblokir nomer Edgar dari ponselnya.
Mulai detik ini. Rani tak mau lagi berurusan dengan Edgar Sagara. Lelaki brengsek yang sudah menghancurkan hidupnya!!
Bab Terakhir
#285 Bab 285
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#284 Bab 284
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#283 Bab 283
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#282 Bab 282
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#281 Bab 281
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#280 Bab 280
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#279 Bab 279
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#278 Bab 278
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#277 Bab 277
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#276 Bab 276
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Hasrat Liar {Cerita Pendek Erotis}
Tangannya terasa begitu kuat dan yakin, dan dia tahu dia pasti bisa merasakan cairan basahnya yang merembes melalui bahan stokingnya. Dan begitu dia mulai menekan jari-jarinya ke celah lembutnya, cairan segarnya mengalir semakin panas.
Buku ini adalah kumpulan cerita pendek erotis yang menggairahkan yang mencakup romansa terlarang, romansa dominan & submisif, romansa erotis, dan romansa tabu, dengan akhir yang menggantung.
Buku ini adalah karya fiksi dan kesamaan dengan orang, hidup atau mati, atau tempat, peristiwa atau lokasi adalah kebetulan belaka.
Koleksi erotis ini penuh dengan seks panas dan grafis! Ini hanya dimaksudkan untuk orang dewasa di atas usia 18 tahun dan semua karakter digambarkan berusia 18 tahun atau lebih.
Baca, Nikmati, dan beri tahu saya cerita favorit Anda.
Kecanduan Teman Ayahku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.
**XoXo**
"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"
Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.
Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Paket: Aturan Nomor 1 - Tidak Ada Pasangan
"Lepaskan aku," saya merengek, tubuh saya gemetar dengan hasrat. "Aku tidak mau kamu menyentuhku."
Saya jatuh ke depan di atas tempat tidur lalu berbalik untuk menatapnya. Tato gelap di bahu Domonic yang berotot bergetar dan mengembang dengan hembusan napasnya. Senyum dalam dengan lesung pipitnya penuh dengan kesombongan saat dia meraih ke belakang untuk mengunci pintu.
Menggigit bibirnya, dia berjalan mendekati saya, tangannya menuju ke jahitan celananya dan tonjolan yang semakin membesar di sana.
"Kamu yakin tidak mau aku menyentuhmu?" Dia berbisik, membuka simpul dan menyelipkan tangan ke dalam. "Karena demi Tuhan, itulah yang selalu ingin aku lakukan. Setiap hari sejak kamu melangkah ke bar kami dan aku mencium aroma sempurnamu dari seberang ruangan."
Baru mengenal dunia shifter, Draven adalah manusia yang sedang melarikan diri. Seorang gadis cantik yang tidak ada yang bisa melindunginya. Domonic adalah Alpha dingin dari Red Wolf Pack. Sebuah persaudaraan dari dua belas serigala yang hidup dengan dua belas aturan. Aturan yang mereka sumpah tidak akan pernah dilanggar.
Terutama - Aturan Nomor Satu - Tidak Ada Pasangan
Ketika Draven bertemu Domonic, dia tahu bahwa dia adalah pasangannya, tetapi Draven tidak tahu apa itu pasangan, hanya bahwa dia telah jatuh cinta dengan seorang shifter. Seorang Alpha yang akan menghancurkan hatinya untuk membuatnya pergi. Berjanji pada dirinya sendiri, dia tidak akan pernah memaafkannya, dia menghilang.
Tapi dia tidak tahu tentang anak yang dikandungnya atau bahwa saat dia pergi, Domonic memutuskan aturan dibuat untuk dilanggar - dan sekarang apakah dia akan menemukannya lagi? Apakah dia akan memaafkannya?
Obsesi Terpelintir
"Kita punya aturan, dan aku-"
"Aku nggak peduli sama aturan. Kamu nggak tahu seberapa pengen aku ngewe kamu sampai kamu teriak kesenengan."
✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿
Damian nggak percaya sama cinta, tapi dia butuh istri buat ngambil warisan yang ditinggalin pamannya. Amelia pengen balas dendam ke Noah, mantan suaminya yang selingkuh, dan apa cara yang lebih baik daripada nikah kontrak sama musuh bebuyutannya? Ada dua aturan dalam pernikahan pura-pura mereka: nggak boleh ada hubungan emosional atau seksual, dan mereka akan berpisah setelah kesepakatan selesai. Tapi ketertarikan mereka satu sama lain lebih dari yang mereka perkirakan. Ketika perasaan mulai jadi nyata, pasangan ini nggak bisa berhenti menyentuh satu sama lain, dan Noah ingin Amelia kembali, apakah Damian akan membiarkannya pergi? Atau dia akan berjuang untuk apa yang dia anggap miliknya?
Ceraikan Aku Sebelum Kematian Menjemputku, CEO
Tanganku secara naluriah meraih perutku. "Jadi... benar-benar sudah tiada?"
"Tubuhmu yang lemah karena kanker tidak bisa mendukung kehamilan ini. Kita harus mengakhiri kehamilan ini, segera," kata dokter.
Setelah operasi, DIA muncul. "Audrey Sinclair! Berani sekali kamu membuat keputusan ini tanpa berkonsultasi denganku?"
Aku ingin mencurahkan rasa sakitku, merasakan pelukannya. Tapi saat aku melihat WANITA di sampingnya, aku menyerah.
Tanpa ragu, dia pergi bersama wanita "rapuh" itu. Jenis kelembutan itu, aku tidak pernah merasakannya.
Namun, aku tidak peduli lagi karena sekarang aku tidak punya apa-apa - anakku, cintaku, bahkan... hidupku.
Audrey Sinclair, seorang wanita miskin, jatuh cinta pada pria yang seharusnya tidak ia cintai. Blake Parker, miliarder paling berkuasa di New York, memiliki semua yang bisa diimpikan seorang pria - uang, kekuasaan, pengaruh - tetapi satu hal: dia tidak mencintainya.
Lima tahun cinta bertepuk sebelah tangan. Tiga tahun pernikahan rahasia. Sebuah diagnosis yang memberinya waktu tiga bulan untuk hidup.
Ketika bintang Hollywood kembali dari Eropa, Audrey Sinclair tahu sudah waktunya mengakhiri pernikahan tanpa cinta ini. Tapi dia tidak mengerti - jika dia tidak mencintainya, mengapa dia menolak saat Audrey mengajukan perceraian? Mengapa dia menyiksanya selama tiga bulan terakhir hidupnya?
Seiring waktu yang berlalu seperti pasir melalui jam pasir, Audrey harus memilih: mati sebagai Nyonya Parker, atau hidup hari-hari terakhirnya dalam kebebasan.
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.
Miliki Aku Ayah Miliarderku
PENGANTAR SATU
"Berlutut, Ava." Dia memerintah dengan nada yang membuat bulu kudukku merinding.
"Aku ingin kamu klimaks di wajahku, Josh."
"Aku tidak hanya akan klimaks di wajahmu, sayang. Aku akan klimaks di dalam dirimu dan mengklaim rahim perawanmu sebagai milikku setelah mengklaim keperawananmu."
Ava adalah seorang gadis muda yang jatuh cinta gila-gilaan dengan sahabat kakaknya, yang dua belas tahun lebih tua darinya tetapi menginginkan semua yang bisa dia tawarkan. Ava telah menyimpan dirinya untuknya, tetapi apa yang terjadi ketika dia menemukan rahasia terbesar Josh?
Apakah dia akan berjuang untuk cinta mereka atau akan pergi?
PENGANTAR DUA
"Aku suka kontolmu," kataku sambil mulai melompat lebih keras di atasnya. Aku siap untuk klimaks lagi dan aku siap membuatnya klimaks lagi.
"Aku suka vaginamu. Dan pantatmu," katanya sambil memasukkan jarinya ke pantatku.
"Oh Tuhan!" Aku berteriak. Ini sangat cabul dan sangat panas. "Klimaks untukku, sayang," katanya.
Ashley selalu tertarik pada ayah temannya, Pak Mancini, yang berasal dari Italia dan pria tampan untuk usianya. Tapi dia tidak pernah punya keberanian untuk mengungkapkannya kepada siapa pun, bahkan kepada temannya. Ketika kesempatan muncul saat Pak Mancini menawarkan untuk membayar biaya kuliahnya, Ashley tidak bisa menahan diri dan mengungkapkan fantasi terdalamnya kepadanya. Tapi sesuatu terjadi, dan itu akan membawa banyak kekacauan ke hatinya yang rapuh.
PENGANTAR TIGA
Dia bergumam, "Sayang, sayang, sayang," berulang kali. Tapi kemudian, "Aku tidak percaya aku begitu bodoh."
Aku terkejut, membuka mataku dan menarik diri untuk melihatnya. "Sayang?"
Dia mengakui, "Sadie, aku sangat menginginkanmu, selama bertahun-tahun. Aku terjaga di malam hari, memikirkan bagaimana rasanya bersamamu. Tapi aku tidak pernah bermimpi tentang ini!"
Menunggu liburan musim panas saat dia berusia 18 tahun adalah penantian terpanjang yang pernah dialami Sadie dalam hidupnya. Ini karena, dia akhirnya akan mendapatkan kesempatan untuk sendirian dengan ayah sahabatnya, Miguel, dan itu akan membuat semua mimpinya menjadi kenyataan.
Selama liburan mereka, mantan istri Miguel, yang masih mencintainya, membuat Sadie terkejut. Apakah dia akan bisa bertahan?
Aku Tidur dengan Sahabat Kakakku
"Ada apa, sayang... aku menakutimu ya?" Dia tersenyum, menatap mataku. Aku menjawab dengan memiringkan kepala dan tersenyum padanya.
"Kamu tahu, aku tidak menyangka kamu akan melakukan ini, aku hanya ingin..." Dia berhenti bicara ketika aku melingkarkan tanganku di sekitar kemaluannya sambil memutar lidahku di sekitar kepalanya sebelum memasukkannya ke dalam mulutku.
"Sial!!" Dia mengerang.
Hidup Dahlia Thompson berubah drastis setelah dia kembali dari perjalanan dua minggu untuk mengunjungi orang tuanya dan mendapati pacarnya, Scott Miller, berselingkuh dengan sahabatnya dari SMA, Emma Jones.
Marah dan hancur, dia memutuskan untuk pulang, tetapi berubah pikiran dan memilih untuk berpesta gila-gilaan dengan seorang asing.
Dia mabuk berat dan akhirnya menyerahkan tubuhnya kepada orang asing ini, Jason Smith, yang ternyata adalah calon bosnya dan sahabat kakaknya.
Istri Kontrak CEO
Benang Hasrat
"Kamu basah," katanya, suaranya seperti kerikil. Aku melengkung ke arahnya, tak berdaya. Kota menyaksikan melalui kaca, tapi aku tak peduli. Tidak saat mulutnya menyentuh tubuhku dan dia melahapku seperti orang yang kelaparan. "Jordan," aku terengah, jari-jariku terjerat dalam rambut tebalnya, pinggulku melengkung secara naluriah menuju mulut hangatnya. "Lebih keras," dia memerintah.
Di tengah kekacauan gemerlap elite Manhattan, Sophia Bennett berkuasa—tak tersentuh, tenang, dan sangat ambisius. Sebagai visioner di balik salah satu kerajaan mode yang paling cepat naik di New York, dia tidak hanya berjalan di runway—dia menguasai sorotan. Tapi ketika dia menangkap pacar lamanya di antara kaki wanita lain, dia tidak berteriak. Dia tersenyum.
Dan ketika dia pergi, dia meninggalkannya—bersama dengan investasinya, pengaruhnya, dan setiap dukungan yang pernah diandalkan perusahaannya. Tapi dia berjanji tidak akan kalah dalam permainan ini.
Lalu Jordan Pierce datang. Miliarder. Produser yang menawan. Tak terkendali. Semua sudut tajam dan janji berdosa. Dia melangkah ke dunianya dengan mengenakan dasi sutra dan senyum miring. “Mari kita bicara tentang karier mode kamu,” katanya. “Aku ingin ikut dalam visimu—dan mungkin juga dalam dirimu.” Chemistry mereka? Volatil. Ambisi mereka? Mematikan.
Di kota di mana kekuasaan adalah mata uang utama, jatuh cinta pada pria yang salah bisa membuat Sophia kehilangan segalanya yang telah dia perjuangkan.
Sekarang, dengan dunianya di ambang kehancuran, Sophia harus bertanya pada dirinya sendiri: Akankah dia mempertaruhkan segalanya untuk pria yang mungkin menghancurkannya lagi, atau menghancurkan cinta sebelum cinta menghancurkannya?
Ditolak Luna Mereka yang Patah
"Aku tidak hanya tertarik untuk berhubungan seks denganmu," Dia tersenyum dan mendekat, menggerakkan jarinya di leherku, "Aku ingin merasakan segalanya bersamamu."
"Bagaimana kalau kita tidak memakai pakaian setiap kali kita sendirian di mansion ini?" Aku terkejut dan terengah-engah saat dia berbisik di wajahku.
(Peringatan Konten: Bacaan berikut mengandung bahasa kasar, kekerasan, atau adegan berdarah yang ekstrem. Topik seperti pelecehan seksual dan kekerasan dibahas secara singkat yang mungkin sulit dibaca bagi sebagian orang)












