
Rahasia Si Kembar
Kirana Mentari · Sedang Diperbarui · 124.8k Kata
Pendahuluan
Lima tahun kemudian, Safira kembali bersama anak-anaknya, hanya untuk bertemu Leon lagi. Sam, putra tertuanya, mengenali anak laki-laki di sebelah Leon sebagai adiknya yang hilang. Kedua anak itu, disatukan oleh ikatan darah, menukar identitas dan merencanakan cara membuat ayah mereka, sang CEO yang angkuh, merebut kembali cinta ibu mereka.
Bab 1
Hotel Marriott Jakarta, di helipad lantai paling atas.
Safira Widodo mendaratkan helikopter dengan mulus di landasan, lalu dengan elegan melepas topinya. Seketika, rambut hitam legamnya tergerai indah seperti air terjun.
Sebagai kepala arsitek proyek, Safira Widodo diundang kembali ke tanah air untuk menghadiri upacara pembukaan kompleks properti terbesar di Jakarta.
Lima tahun telah berlalu.
Akhirnya, dia kembali!
"Hore! Hore! Mama hebat! Akhirnya kita sampai di rumah!"
Mendengar sorak-sorai itu, seulas senyum terukir di bibir Safira. Dia menarik dua anak kecil dari belakangnya.
Lima tahun lalu, dia setuju untuk bercerai dari Leon Dudi dan pergi ke luar negeri.
Dua bulan kemudian, dia baru menyadari bahwa dirinya hamil dan bukan hanya satu, melainkan kembar tiga.
Di saat-saat tersulitnya, Safira tetap memutuskan untuk melahirkan anak-anaknya. Dia ingin ada seseorang di dunia ini yang memiliki ikatan darah dengannya.
Beruntung, ketiga anaknya lahir dengan selamat.
Anita adalah putri kesayangannya yang paling kecil. Wajahnya sangat imut, sifatnya lembut dan penurut, membuat siapa saja menyukainya.
Zaidan adalah putra sulungnya. Sejak kecil dia sangat cerdas dan penuh ide-ide unik, kecerdasannya diturunkan dari ayahnya.
Satu-satunya penyesalan adalah si anak kedua, Kai. Dia hilang pada hari kedua setelah kelahirannya ....
Keputusan Safira untuk kembali kali ini juga didasari oleh berbagai petunjuk yang muncul setahun belakangan. Petunjuk-petunjuk itu mengindikasikan bahwa hilangnya Kai bertahun-tahun lalu ada hubungannya dengan beberapa orang di Jakarta. Safira ingin menggunakan kesempatan ini untuk pulang dan menemukan Kai-nya!
Memikirkan hal itu, tatapan matanya berubah menjadi lebih tegas.
Safira berbalik untuk memberi pesan kepada kedua anaknya.
"Kalian berdua harus jadi anak baik, ya. Mama kembali kali ini untuk mencari seseorang yang sangat penting ...."
"Wow!"
Belum selesai dia bicara, kedua anaknya sudah bersorak gembira.
"Orang yang sangat penting? Apa itu Ayah?"
Mendengar itu, kening Safira langsung berkerut.
"Hm? Jangan bicara sembarangan. Lupa apa yang pernah Mama katakan pada kalian?"
"Ayah kalian sudah gugur! Gugur sebagai pahlawan! Mengerti?"
Kedua anak itu saling berpandangan, lalu mengangguk seadanya.
"Tahu! Berarti Mama pulang untuk bertemu calon Ayah baru!"
Safira menghela napas pusing, lalu dengan gemas menyentil dahi mereka masing-masing.
"Jangan bicara sembarangan!"
Setelah itu, dia menarik kopernya dan membawa kedua anaknya masuk ke lift pribadi untuk mengurus check-in di lobi lantai satu.
Lobi itu ramai oleh lalu-lalang orang.
Dua gadis muda sedang bertugas di meja resepsionis.
"Eh, kamu dengar nggak? Semalam aktor pemenang penghargaan itu ngejar pacarnya sampai nerobos tiga lampu merah! Seru banget!"
"Halah! Itu sih nggak ada apa-apanya. Kamu nggak tahu aja, lima tahun lalu Pak Dudi ngejar cintanya sampai memblokir seluruh bandara! Nah, itu baru namanya spektakuler!"
"Hah? Kok aku nggak tahu cerita ini? Iri banget! Bukannya lima tahun lalu Pak Dudi cerai, ya? Jangan-jangan yang dikejar itu mantan istrinya?"
"Tentu saja, bukan!"
Safira tidak menyangka, gosip pertama yang dia dengar setelah kembali ke tanah air adalah tentang dirinya sendiri.
Wanita yang mereka bicarakan dengan iri itu pastilah pujaan hati Leon Dudi.
Ternyata, dulu Leon Dudi begitu terburu-buru ingin bercerai demi mengejar wanita itu!
Saat ini, Safira benar-benar tidak ingin mendengar lebih banyak lagi. Dia segera menyelesaikan proses check-in.
Dia berbalik untuk menggandeng anak-anaknya.
Namun, hanya dalam sekejap, Safira menyadari ada yang tidak beres!
Zaidan menghilang. Hanya Anita yang menatapnya dengan polos sambil mengedipkan mata.
"Zaidan mana?" Safira melihat ke sekeliling, tetapi tidak menemukan sosok putranya.
"Mama, Kakak bilang mau jalan-jalan lihat-lihat ke aula acara, terus dia diam-diam menyelinap lewat sana."
Suara Anita terdengar lembut dan manja, dengan wajah polos tanpa dosa.
Hati Safira seketika dilanda kepanikan. Putra keduanya yang dia cari-cari belum ada kabar, jika sekarang putra sulungnya juga hilang, bagaimana dia bisa hidup?
Safira segera berjongkok. "Anita, tunggu Mama di sini, jangan ke mana-mana, ya! Mama akan segera bawa Zaidan kembali!"
"Baik."
Anita mengangguk patuh.
Dengan tergesa-gesa, Safira mencari putranya. Saking paniknya, dia tidak memperhatikan langkahnya, lalu terpeleset. Pergelangan kakinya terkilir dan tubuhnya jatuh ke depan, mendarat di pelukan seseorang.
Aroma maskulin berpadu wangi kayu yang familier ini langsung menyergap indra penciuman Safira. Dia segera bangkit berdiri. Saat mengangkat wajah, tatapannya bertemu dengan pandangan dingin dan tajam milik Leon Dudi.
"Leon ... Leon Dudi?"
Bukankah ini pria yang baru saja dia sebut sudah gugur sebagai pahlawan? Ayah dari anak-anaknya?
Kakinya goyah, membuatnya refleks mundur dua langkah.
Kenangan yang telah lama terkubur menyerbu kembali laksana gelombang pasang.
Safira tidak akan pernah bisa lupa.
Bagaimana dia dipaksa meninggalkan negara ini dulu!
Malam yang memalukan itu kembali menyerang pikiran Safira dengan ganas.
Lima tahun lalu, malam sebelum dia berangkat ke luar negeri.
Malam itu adalah hari ulang tahun Safira, sekaligus hari jadi pernikahan ketiga mereka.
Dia pikir Leon Dudi tidak akan pulang.
Selama tiga tahun pernikahan mereka, statusnya sebagai Nyonya Dudi hanyalah formalitas. Leon hampir tidak pernah pulang, dan setiap kali pulang pun, dia tidak pernah menginap.
Namun, malam itu, saat pesta ulang tahun Safira belum berakhir, Leon Dudi secara mengejutkan kembali.
Mobil sport Maybach-nya yang sangat khas memasuki halaman rumah.
Akan tetapi, Leon tak kunjung muncul. Safira yang tidak sabar pun menghampirinya.
Tiba-tiba, Leon menariknya dengan kasar ke dalam kursi belakang Maybach yang luas.
Wajah Leon memerah tidak wajar. Dengan kuat, dia menindih tubuh Safira, lalu berbisik lembut di telinganya.
"Sayang, jangan takut ... aku menginginkanmu."
Bagaimana mungkin Safira bisa menahan godaan seperti ini dari Leon?
Meskipun saat itu Leon terlihat tidak normal, seolah-olah baru saja diberi obat oleh seseorang.
Namun, ini adalah pria yang telah dia cintai selama sepuluh tahun.
Dengan malu-malu, Safira melengkungkan tubuhnya.
Menyambut ciuman berat Leon yang mendarat, seluruh tubuh Safira terasa panas, menyatu dengan tubuh pria itu.
Di bawah temaram malam, tatapan Leon tampak kabur. Jari-jarinya membelai pipi Safira, menatapnya dengan tatapan penuh damba.
Leon memiliki paras yang luar biasa tampan, sepasang matanya seakan bisa memikat jiwa.
Safira pun tenggelam di bawah kungkungannya.
Tangan besar Leon dengan lembut membelai pinggang ramping Safira, bibirnya, lalu turun ke lehernya, mengisap kulitnya hingga meninggalkan jejak kemerahan.
Ketika bibirnya menyentuh dadanya, melumat pucuk merah muda itu.
"Nngh ...."
Safira mendesah manja, merespons dengan aktif, memeluk dan menjepitnya lebih erat.
Semakin dia bersuara, semakin bergairah Leon dibuatnya. Pria itu mendorong ke depan dengan kuat. Napas Safira terengah-engah, merasakan kenikmatan yang luar biasa.
Ini adalah suaminya selama tiga tahun dan ini adalah pertama kalinya mereka bercinta dengan begitu harmonis. Saat itu, matanya dipenuhi binar kebahagiaan.
Malam itu adalah malam yang paling tak terlupakan baginya.
Otot perut yang kokoh, pinggang yang kencang, dan isapan penuh kasih dari Leon.
Safira bahkan sempat berfantasi, mungkin Leon akhirnya tersentuh oleh pengabdiannya selama tiga tahun ini! Dia akhirnya jatuh cinta padanya. Masa depan mereka akan sangat bahagia dan sempurna.
Namun, siapa sangka, keesokan harinya, Leon seolah lupa segalanya.
Tanpa ampun, dia mengajukan gugatan cerai pada Safira.
Dan dia melakukannya tepat saat Nenek sedang sakit parah!
Ya!
Setelah malam penuh gairah itu, sebelum Leon sempat terbangun, Safira menerima telepon yang mengabarkan Nenek Dudi mengalami kecelakaan mobil.
Dia seorang diri bergegas ke rumah sakit.
Sibuk mengurus segalanya.
Ketika dokter memberitahu bahwa Nenek Dudi mengalami koma, kaki Safira terasa lemas, nyaris tak sanggup berdiri.
Sebuah tangan yang kuat dan kokoh menopang pinggangnya dari belakang.
Itu Leon.
Saat itu, hati Safira sempat tersentuh. Di saat-saat genting, hanya suamilah sandaran terkuatnya.
Namun, setelah mengantar Nenek ke ruang perawatan, saat Safira baru saja ingin mencari pelukan hangat untuk menenangkan Leon agar tidak terlalu sedih, dia justru mendengar suara dingin pria itu.
"Safira Widodo, kita cerai!"
Bab Terakhir
#100 Bab [101] Menyukai Rangga Lim
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#99 Bab [100] Situasi Canggung Bertiga Lagi
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#98 Bab [99] Tuan Besar yang Hebat Datang untuk Menyapu?
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#97 Bab [98] Tidak Memberi Papa Kesempatan?
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#96 Bab [97] Safira Widodo Berkata Tidak Ingin Rujuk
Terakhir Diperbarui: 4/26/2026#95 Bab [96] Pergi ke Keluarga Lim
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#94 Bab [95] Menghindari Safira Widodo
Terakhir Diperbarui: 4/26/2026#93 Bab [94] Apakah Kamu Mau Menikah Lagi denganku?
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#92 Bab [93] Situasi Cringe Bertiga
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#91 Bab [92] Mau Rujuk dengan Safira Widodo, Sepertinya Sangat Sulit
Terakhir Diperbarui: 4/26/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Kecanduan Teman Ayahku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.
**XoXo**
"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"
Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.
Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO
Suamiku Miliarder Memanjakanku Habis-Habisan
(Pembaruan harian dengan dua bab)
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Cinderella Sang Miliarder
Benar, ini hanya urusan bisnis...
Tapi sentuhannya hangat dan...menggoda.
"Masih perawan?" dia tiba-tiba menatapku...
Emma Wells, seorang mahasiswi yang akan segera lulus. Dia disiksa dan dianiaya oleh ibu tirinya, Jane, dan saudara tirinya, Anna. Satu-satunya harapan dalam hidupnya adalah pacarnya yang seperti pangeran, Matthew David, yang berjanji akan membuatnya menjadi wanita paling bahagia di dunia.
Namun, dunianya hancur berantakan ketika ibu tirinya menerima $50000 sebagai hadiah pertunangan dari seorang pria tua dan setuju untuk menikahkannya. Lebih buruk lagi, dia menemukan pacarnya yang tercinta berselingkuh dengan teman sekamarnya, Vivian Stone.
Berjalan di jalan di bawah hujan deras, dia putus asa dan tanpa harapan...
Menggenggam erat tinjunya, dia memutuskan. Jika dia memang harus dijual, maka dia akan menjual dirinya sendiri.
Berlari ke jalan dan berhenti di depan mobil mewah, dia hanya bertanya-tanya berapa harga keperawanannya...
Update Harian
Malaikat Tawanan Mafia
☆☆☆
Ketika seorang penculik berbahaya mengincar seorang gadis muda dan dia tahu dia harus memilikinya, bahkan jika itu berarti mengambilnya dengan paksa.
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku
Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.
Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Istri Kontrak CEO
Guru Pendidikan Seks Pribadiku
Keesokan harinya, Bu Romy, dengan sikap serius, mendekati Leonard dengan sebuah usulan yang tak terduga. "Leonard," ia memulai, "Saya akan mengajarkanmu tentang seni bercinta," sebuah pernyataan yang membuatnya sangat terkejut. Tutorial pribadi ini tiba-tiba terhenti ketika Scarlett, putri Bu Romy, menerobos masuk. Dengan tatapan penuh tekad, ia menyatakan, "Aku berencana untuk bergabung dan menjadi pengajar Leonard dalam urusan keintiman."
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.
Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?
Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!
Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"
Mantan Istriku adalah Bos Misterius
Dia berkata, "Dia sudah kembali. Kita cerai saja. Kamu bisa ambil apa pun yang kamu mau."
Setelah dua tahun menikah, Daphne Murphy tidak bisa lagi mengabaikan kenyataan bahwa dia tidak lagi mencintainya, dan jelas bahwa ketika hubungan masa lalu menyebabkan tekanan emosional, hubungan saat ini akan menderita.
Daphne Murphy tidak bertengkar, dia memilih untuk merestui pasangan ini dan mengajukan syarat-syaratnya sendiri.
"Aku mau mobil sport edisi terbatasmu yang paling mahal."
"Ya."
"Sebuah vila di pinggiran kota."
"Baiklah."
"Bagikan miliaran dolar yang kita hasilkan setelah dua tahun menikah."
"?"
Buku ini diperbarui dengan satu bab per minggu.
Kesempatan Kedua Miliarder: Merebut Kembali Hatinya
Namun, semuanya berubah pada hari aku melihat suamiku yang biasanya tenang dan pendiam, menyudutkan "saudara perempuannya" ke dinding, dengan marah menuntut, "Kamu memilih menikah dengan pria lain waktu itu. Apa hakmu untuk meminta apa pun dariku?!"
Saat itulah aku menyadari betapa dalamnya dia bisa mencintai seseorang—cukup untuk membuatnya menjadi gila.
Menyadari posisiku, aku diam-diam menceraikannya dan menghilang dari hidupnya.
Semua orang berkata bahwa Christopher Valence telah kehilangan akal sehatnya, putus asa mencari mantan istrinya yang tampaknya tidak berarti. Tidak ada yang tahu bahwa ketika dia melihat Hope Royston di lengan pria lain, rasanya seperti ada lubang yang tercabik di hatinya, membuatnya berharap bisa membunuh dirinya di masa lalu.
"Hope, tolong kembali padaku."
Dengan mata merah, Christopher berlutut di tanah, memohon dengan rendah hati. Hope akhirnya menyadari bahwa semua rumor itu benar.
Dia benar-benar sudah gila.
(Aku sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga aku tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)












