Jangan Tangisi Nisanku

Jangan Tangisi Nisanku

Dewi Sartika · Sedang Diperbarui · 118.6k Kata

819
Populer
884
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Setelah lulus kuliah, aku putus dengan pacarku yang miskin.
Ketika dia telah sukses dan terkenal, dia menggunakan segala cara untuk menikahiku. Semua orang bilang dia cinta dan memujaiku.
Tapi hanya aku yang tahu, di malam pernikahan kami, aku terasing sendirian, sementara dia sibuk bermain dengan kembang-kembang lain, menggunakan segala cara untuk membalas dendam padaku.
Tiga tahun kemudian, aku sakit parah, di ambang kematian. Dia berlutut di samping tempat tidurku, mengakui kesalahannya, memohon kesempatan lagi, tapi nyawaku sudah di ujung tandas.

Bab 1

Departemen Onkologi, Rumah Sakit.

Aku berbaring diam di ranjang rumah sakit. Sahabatku, Luna Yuanto, memasukkan kedua tangannya ke saku jas dokter putihnya, menatapku dengan tatapan gemas bercampur kesal.

"Orang lain sedang menikmati lamaran romantis di tengah laut dengan suamimu, tetapi kamu, Sari Wijaya, malah pingsan kesakitan di pinggir jalan sampai harus dibawa ke rumah sakit oleh orang asing."

Dia mengeluarkan ponselnya, membuka berita paling populer dan menunjukkannya padaku.

Di sebuah pesta makan malam di kapal pesiar, seorang wanita menatap takjub ke langit, menyaksikan pertunjukan lamaran yang dibentuk oleh ratusan drone. Di sampingnya, seorang pria berjas hitam bersandar di pagar pembatas, menatap wanita itu dengan tatapan lembut.

Di bawahnya, berderet komentar.

【Pak Limbong royal banget! Cocok sekali mereka, semoga langgeng!】

【Romantisnya! Katanya pertunjukan drone seperti ini biayanya mulai dari dua ratus juta, ya? Pacar idaman semua orang!】

【Dengar-dengar ini pertama kalinya CEO Grup Limbong go public soal hubungannya. Gila, megah banget! Cincin berliannya besar! Benar-benar, pria yang tulus mencintaimu tidak akan membiarkanmu kalah!】

Aku hanya bisa mengatupkan bibir. Hatiku terasa datar, tanpa gejolak sedikit pun.

Melihat reaksiku yang seperti itu, Luna Yuanto tidak melanjutkan omelannya. Dia hanya menghela napas panjang, lalu kembali ke depan komputernya untuk mengetik laporan medis.

"Aku sudah memberimu morfin lepas lambat, jadi rasa sakitnya akan reda untuk sementara. Tapi, tubuhmu sudah resistan terhadap obat yang kita gunakan. Kita harus mencari rencana pengobatan yang baru."

Rasa nyeri yang samar-samar terasa dari tulang membuat seluruh tubuhku menggigil. Aku menggosok lenganku dan mencoba duduk. "Apa masih ada obat lain yang bisa menyembuhkanku?"

Luna Yuanto melirikku sinis. Dia paling tidak suka mendengar aku bicara pesimis seperti itu.

Sambil mengetik dengan cepat di keyboard, dia menjawab dengan ketus, "Saat ini, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sedang ada penelitian gabungan dengan laboratorium luar negeri. Mereka mengembangkan obat target baru untuk kanker tulang stadium akhir. Kamu bisa mencobanya, seharusnya ada hasilnya."

"Tapi aku tidak punya uang," kataku datar.

Luna Yuanto mengumpat pelan, "Dasar bajingan."

Dia bangkit dan menyerahkan resep obat kepadaku, lalu berkata dengan geram, "Apa Ari Limbong tidak takut kena karma, ya!"

"Dia tidak tahu aku sakit," jawabku lirih.

Luna Yuanto membuat gestur menyuruhku diam. "Jangan cari-cari alasan untuk pria itu! Hanya karena kamu meninggalkannya di hari wisudamu untuk pergi ke luar negeri? Itu kan keputusan bersama. Kalau dia sekarang menikahimu lagi, artinya dia sudah tidak mempermasalahkannya. Masa presdir perusahaan sebesar itu tidak memberi uang belanja untuk istrinya? Dia pelit sekali."

Aku tersenyum pahit.

Tidak mempermasalahkannya?

Ari Limbong menikahiku bukan karena dia sudah memaafkan, tetapi murni untuk balas dendam.

Di malam pertama pernikahan kami, dia langsung meninggalkanku di rumah. Meskipun dia tidak bilang mau ke mana, bekas lipstik yang jelas di lehernya saat dia pulang dalam keadaan mabuk keesokan harinya sudah menjelaskan segalanya.

Mungkin karena melihatku tidak bereaksi, dia jadi semakin menjadi-jadi. Hampir setiap malam, dia membawa pulang wanita yang berbeda-beda ke hadapanku.

Mustahil jika aku bilang tidak sakit hati.

Ari Limbong sangat liar di ranjang. Setiap kali mendengar suara-suara mesra yang memalukan dari dalam kamar, aku selalu merasa mual.

Suatu kali, aku benar-benar tidak tahan lagi dan menerobos masuk.

Aku pikir Ari akan sedikit menahan diri. Ternyata tidak. Dia malah langsung menggendong wanita itu dari ranjang, berdiri di hadapanku, dan sengaja melakukannya terang-terangan di depanku.

Aku hancur seketika. Aku membanting semua barang di atas meja hingga pecah berantakan dan bertengkar hebat dengannya.

Namun, Ari Limbong hanya tersenyum meremehkan.

Menurutnya, aku telah mengkhianati semua ketulusannya, jadi nasib seperti ini memang pantas kudapatkan.

Aku tertawa mengejek diriku sendiri. "Mungkin ini memang balasan yang pantas untukku."

Luna mengerutkan keningnya, merasa iba. "Ngomong apa, sih, kamu ini! Fokus saja sembuhkan penyakitmu. Nanti pasti ada saatnya Ari Limbong menyesal."

"Aku akan coba jadwalkan pertemuanmu dengan profesor di FKUI. Biaya pengobatannya aku talangi dulu. Tapi aku tidak tahu berapa banyak lagi biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan selanjutnya, jadi kamu harus siap-siap secara mental."

Aku sangat berterima kasih, dan baru saja akan mengucapkan terima kasih, Luna sudah memotongku.

"Kita berdua tidak perlu sungkan-sungkan begitu. Jaga dirimu baik-baik, jangan sampai aku terus-terusan menerima telepon darurat tentangmu."

Aku tersenyum dan mengangguk. Luna sudah mengeluarkan banyak uang dan tenaga untuk penyakitku. Aku tidak bisa terus-menerus merepotkannya.


Setelah keluar dari rumah sakit, dalam perjalanan pulang, seorang pegawai dari toko kue menelepon.

"Nyonya Sari, kue ulang tahun yang Anda pesan sudah jadi. Apakah mau kami antarkan sekarang?"

"Tidak perlu. Uangnya sudah saya bayar. Tolong dibuang saja, ya. Terima kasih." Lagi pula, kalaupun diantar ke rumah, tidak akan ada yang memakannya.

"Tapi kuenya sudah jadi, Nyonya. Apa Anda yakin tidak menginginkannya?"

"Tidak," jawabku datar.

Saat ini, selain uang untuk menyelamatkan nyawaku, aku tidak butuh apa-apa lagi.

Setibanya di vila, aku berpapasan dengan asisten pribadi Ari Limbong, Rico Lianto.

Dia sedang memegang sebuah kantong belanja berisi pakaian pria. Melihatku pulang, dia tampak terkejut sesaat, lalu buru-buru menyapa, "Nyonya, Anda sudah pulang."

Aku mengangguk dingin, malas berbasa-basi dengannya.

Rico Lianto menatapku sekilas, lalu berkata dengan ragu, "Nyonya, akhir-akhir ini Anda terlihat pucat. Perlu saya sampaikan pada Pak Limbong?"

Aku menatapnya dengan sedikit heran.

Sejak kapan Ari Limbong peduli pada hidup matiku?

Namun, entah kenapa, aku tetap bertanya, "Hari ini ulang tahunku. Kapan Ari akan pulang?"

Tatapan Rico Lianto tampak panik sesaat, sebelum kembali normal. "Pak Limbong ada rapat antarnegara, beliau meminta saya mengambil pakaian. Malam ini sepertinya...."

Sebelum dia selesai bicara, aku sudah berbalik dan naik ke lantai atas.

Ada beberapa hal yang tidak perlu dibuang-buang waktu untuk mendengarnya.

Di depan pintu kamar tidur, ada sebuah kotak kado yang terbungkus indah. Di kartu ucapannya tertulis: Untuk Sari terbaik di dunia. Semoga tidak ada lagi kesedihan, dan semua keinginanmu terwujud. Kebahagiaan adalah obat dari segala penyakit!

Tertanda: Ikan Kecil.

Suasana hatiku sedikit membaik. Aku membukanya, ternyata sebuah lilin aromaterapi yang sangat cantik.

Aku masuk ke kamar, menyalakan lilin itu, memanjatkan doa, lalu meniupnya.

Saat asap keabu-abuan beraroma hangat itu membubung perlahan, ponselku berbunyi.

Sebuah notifikasi transfer masuk.

Dari rekening pribadi Ari Limbong, meskipun biasanya Rico yang mengurusnya.

Keterangannya hanya empat kata sederhana: Selamat ulang tahun.

Jelas sekali ini adalah tindakan Rico untuk menutupi kesalahan tuannya.

Aku tersenyum sinis. Ternyata doaku tadi cukup manjur.

Setelah menerima uang itu, aku langsung mengirim pesan pada Luna, memintanya untuk menjadwalkan pertemuanku dengan dokter peneliti obat terapi target itu.

Tidak lama kemudian, balasan darinya masuk.

"Besok jam setengah dua belas siang, di Restoran Pemandangan Danau Daun. Dokter Joko Yusuf."

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Pengantin Mafia-Nya

Pengantin Mafia-Nya

16.9k Dilihat · Selesai · Adaririchichi
Cengkeraman besinya mengikat erat pinggangku dan dia menekanku ke dinding.
"Lepasin aku!" aku menggeram.
"Kalau aku mau sekarang juga," dia mendekat, bibirnya menyentuh lembut daun telingaku.
"Aku bisa memaksamu dan melihatmu berteriak dengan nada indahmu di bawahku," bisiknya dengan suara serak.

Aku terkejut dan mencoba melepaskan tangannya dari pinggangku.
"Kamu kan istriku, bukan?" dia menggoda, giginya menggigit lembut kulitku.
Aku merasakan panas aneh yang mulai membara di dalam diriku dan aku berusaha mengendalikannya.
"Dante, lepaskan aku!" aku mendesis.
Perlahan, kepalanya naik dari leherku dan menatapku.
Dia menggerakkan jarinya di sepanjang bibirku dan senyum iblis muncul di wajahnya.


Cinta. Kejahatan. Gairah. Tokoh wanita yang kuat.

Alina Fedorov, putri yang berani dan penuh semangat dari Don mafia Rusia, dipaksa menikah melawan kehendaknya oleh ayahnya. Dan pengantinnya tak lain adalah Dante Morelli yang ditakuti, capo dei capi dari mafia Italia-Amerika yang paling kuat dan berbahaya.

Dia memiliki markas yang tersebar di seluruh Eropa dan Amerika dengan banyak capo dan underboss yang siap melayani perintahnya. Mengelola dunia bawahnya tanpa hati, dia cepat menyingkirkan siapa pun yang melawan perintahnya dan bertahun-tahun pelatihannya membuatnya siap untuk kehidupan kejahatan yang berbahaya.

Namun, semua itu tidak akan berarti ketika dia bertemu dengan Alina Fedorov yang impulsif dan mandiri.

Bisakah cinta tumbuh di antara mereka terutama ketika Dante menginginkan balas dendam pada Alina atas dosa-dosa ayahnya? Ataukah Alina mampu meruntuhkan tembok dinginnya dan membuatnya bertekuk lutut untuknya?
Sang Profesor

Sang Profesor

17.1k Dilihat · Selesai · Mary Olajire
"Di tangan dan lututmu," dia memerintah.
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."


Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Istri Mantan yang Terperangkap

Istri Mantan yang Terperangkap

4.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · Miranda Lawrence
Pada usia 18 tahun, Patricia menikah dengan Martin Langley, seorang pria yang lumpuh dari pinggang ke bawah, bukan dengan saudara tirinya, Debbie Brown. Dia menemani Martin melalui masa-masa tergelap dalam hidupnya.
Meskipun mereka telah menikah dan bersama selama dua tahun, hubungan mereka tidak berarti sebanyak kembalinya Debbie bagi Martin.
Martin, demi mengobati penyakit Debbie, dengan kejam mengabaikan kehamilan Patricia dan dengan kejam mengikatnya di meja operasi. Martin tidak punya hati, dia membuat Patricia merasa tak berdaya, yang mendorongnya untuk pergi ke negeri asing.
Namun, Martin tidak akan pernah menyerah pada Patricia, meskipun dia membencinya. Dia tidak bisa menyangkal bahwa dia memiliki ketertarikan yang tak bisa dijelaskan terhadap Patricia. Mungkinkah Martin, tanpa disadari, telah jatuh cinta pada Patricia?
Ketika dia kembali dari luar negeri, anak kecil di samping Patricia itu anak siapa? Mengapa dia sangat mirip dengan Martin, si iblis berwujud manusia?
Sang Putri Hamil Kabur Usai Diceraikan

Sang Putri Hamil Kabur Usai Diceraikan

9.3k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Selama Tiga Tahun Menikah, Suaminya Selalu Menghilang Setiap Malam.

Ia bertahan dalam pernikahan tanpa cinta dan gairah selama tiga tahun, dengan keras kepala percaya bahwa suatu hari suaminya akan melihat nilainya. Namun, yang tidak pernah dia duga adalah malah menerima surat cerai darinya.

Akhirnya, dia mengambil keputusan: dia tidak menginginkan lelaki yang tidak mencintainya. Maka, di tengah malam yang pekat, dia pergi membawa serta janin dalam kandungannya.

Lima tahun kemudian, dia telah bertransformasi total. Ia kini adalah ahli bedah ortopedi terkemuka, seorang hacker tingkat atas, arsitek peraih medali emas di industri konstruksi, dan bahkan terungkap sebagai pewaris konglomerat triliunan rupiah. Semua identitas rahasianya berhasil terbongkar satu persatu.

Sampai suatu hari, seseorang membongkar fakta mengejutkan bahwa di sampingnya ada dua bocah berusia empat tahun yang wajahnya mirip sekali dengan bayi kembar naga-phoenix milik seorang CEO ternama.

Melihat sertifikat perceraian mereka, sang mantan suami tak bisa lagi duduk tenang. Dengan gegas dia memojokkan mantan istrinya, mendesaknya ke dinding, dan dengan suara bergetar penuh emosi dia bertanya, "Mantan istriku yang cantik, bukankah ini saatnya kau memberiku penjelasan?"
Cinta Terburu-buru Sang CEO

Cinta Terburu-buru Sang CEO

13.2k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Setelah pengantinnya kabur, dia terpaksa menikahi keluarga kaya raya dengan reputasi buruk, menjadi Nyonya Fajar. Saat hamil dua bulan, sang suami memberinya surat cerai dan pergi tanpa ampun. Bertahun-tahun kemudian, dia telah menjadi seorang selebriti yang bersinar, dikelilingi banyak pelamar. Melihat anak lelaki yang sangat tampan di dekatnya, pria itu tersenyum sinis: "Hei, putramu mirip sekali denganku!" "Kita sudah cerai!" hardik wanita itu, menahan amarah.
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati

Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati

367.4k Dilihat · Sedang Diperbarui · FancyZ
Menikah selama empat tahun, Emily tetap tidak memiliki anak. Diagnosis rumah sakit membuat hidupnya terjun ke neraka. Tidak bisa hamil? Tapi suaminya jarang di rumah selama empat tahun ini, jadi bagaimana dia bisa hamil?
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.
Sekejap Keindahan

Sekejap Keindahan

1.3k Dilihat · Selesai · Evelyn Carter
"Du, menantu baik, cepat... cepat lebih kuat! Lakukan aku!!"
Baru saja sampai di luar pintu, terdengar suara ibu mertua, Bu Meiling, yang terdengar begitu menggoda.
Kemudian terdengar suara erangan dan bisikan aneh...
Putri Sang Kesatria

Putri Sang Kesatria

4.3k Dilihat · Sedang Diperbarui · Rangga Wijaya
Dengan hati penuh harap, ia menanti di rumah selama tiga tahun yang panjang. Namun, kabar yang diterimanya justru kemenangan sang pahlawan dan pernikahannya dengan wanita lain.

Saat ia berusaha mempertahankan hubungan mereka, pria itu membalasnya dengan tuduhan pedas — menyebutnya sebagai pencari untung yang tak peduli pada tanggung jawab dan kehormatan yang lebih besar.

Kini, tekadnya bulat. Dengan pedang terhunus dan hati yang teguh, ia menaiki kudanya dan pergi meninggalkan segalanya.

Sebagai putri seorang legenda, ia akan membuktikan pada dunia: seorang perempuan pun mampu memikul tanggung jawab keluarganya, dan menjadi seorang kesatria sejati — sekaligus pemimpin yang tangguh.

PUTRI SANG KESATRIA
Trilogi Efek Carrero

Trilogi Efek Carrero

3.3k Dilihat · Sedang Diperbarui · Leanne Marshall
Emma Anderson memiliki segalanya dalam hidupnya yang sudah terencana dengan baik. Dia memiliki pekerjaan sempurna di sebuah perusahaan besar di Manhattan yang memungkinkannya menjalani kehidupan yang tenang dan teratur. Hal ini sangat penting baginya, setelah masa kecil yang penuh dengan kenangan buruk, pelecehan, dan seorang ibu yang tidak berguna. Namun, ada satu masalah yang bisa menggagalkan semua yang dia pikir dia butuhkan dalam hidupnya. Promosinya membawanya langsung ke dalam pekerjaan dekat dengan Jacob Carrero, seorang miliarder muda, tampan, dan playboy dengan reputasi yang menakutkan sebagai pemain. Terjebak sebagai tangan kanannya, setiap saat dalam setiap hari, dia menyadari bahwa Jacob adalah tipe orang yang bisa membuatnya gila, dan bukan dalam arti yang baik. Seperti langit dan bumi, dia adalah segalanya yang bukan Emma. Impulsif, percaya diri, santai, dominan, dan menyenangkan, dengan sikap yang sangat santai terhadap seks kasual dan kencan. Jake adalah satu-satunya yang mampu menghancurkan eksterior dingin dan teratur Emma, yang tidak terpengaruh oleh sikap tertutup dan sopan santunnya, tetapi meskipun dia ingin, membiarkannya masuk adalah hal yang sangat berbeda. Masa lalu yang membuatnya waspada terhadap pria dan tidak ada keinginan untuk membiarkan satu pun cukup dekat untuk menyakitinya lagi, Jacob Carrero memiliki pekerjaan yang sulit. Dia bukan seseorang yang menerima jawaban TIDAK dan harus belajar bagaimana menembus jika dia menginginkan lebih dari topeng yang dia tunjukkan kepada dunia. Jake perlu menunjukkan padanya bahwa bahkan seseorang seperti dia bisa berubah ketika gadis yang penting itu berhasil menembus. Karakter yang seksi dan menyenangkan serta topik emosional yang mendalam. Mengandung beberapa konten dewasa dan bahasa yang matang.
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

7.9k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Pada hari tergelap dalam hidupku, aku bertemu dengan seorang pria yang sangat tampan di sebuah bar jalanan di Jakarta. Pria itu memiliki otot dada yang sangat menawan untuk disentuh. Kami melewatkan malam penuh gairah yang tak terlupakan, namun itu hanyalah hubungan satu malam, dan aku bahkan tidak tahu namanya.

Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!

Jantungku hampir berhenti berdetak.

Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.

Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.

Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!

Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.

Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.