Jangan Tangisi Nisanku

Jangan Tangisi Nisanku

Dewi Sartika · Sedang Diperbarui · 118.6k Kata

819
Populer
884
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Setelah lulus kuliah, aku putus dengan pacarku yang miskin.
Ketika dia telah sukses dan terkenal, dia menggunakan segala cara untuk menikahiku. Semua orang bilang dia cinta dan memujaiku.
Tapi hanya aku yang tahu, di malam pernikahan kami, aku terasing sendirian, sementara dia sibuk bermain dengan kembang-kembang lain, menggunakan segala cara untuk membalas dendam padaku.
Tiga tahun kemudian, aku sakit parah, di ambang kematian. Dia berlutut di samping tempat tidurku, mengakui kesalahannya, memohon kesempatan lagi, tapi nyawaku sudah di ujung tandas.

Bab 1

Departemen Onkologi, Rumah Sakit.

Aku berbaring diam di ranjang rumah sakit. Sahabatku, Luna Yuanto, memasukkan kedua tangannya ke saku jas dokter putihnya, menatapku dengan tatapan gemas bercampur kesal.

"Orang lain sedang menikmati lamaran romantis di tengah laut dengan suamimu, tetapi kamu, Sari Wijaya, malah pingsan kesakitan di pinggir jalan sampai harus dibawa ke rumah sakit oleh orang asing."

Dia mengeluarkan ponselnya, membuka berita paling populer dan menunjukkannya padaku.

Di sebuah pesta makan malam di kapal pesiar, seorang wanita menatap takjub ke langit, menyaksikan pertunjukan lamaran yang dibentuk oleh ratusan drone. Di sampingnya, seorang pria berjas hitam bersandar di pagar pembatas, menatap wanita itu dengan tatapan lembut.

Di bawahnya, berderet komentar.

【Pak Limbong royal banget! Cocok sekali mereka, semoga langgeng!】

【Romantisnya! Katanya pertunjukan drone seperti ini biayanya mulai dari dua ratus juta, ya? Pacar idaman semua orang!】

【Dengar-dengar ini pertama kalinya CEO Grup Limbong go public soal hubungannya. Gila, megah banget! Cincin berliannya besar! Benar-benar, pria yang tulus mencintaimu tidak akan membiarkanmu kalah!】

Aku hanya bisa mengatupkan bibir. Hatiku terasa datar, tanpa gejolak sedikit pun.

Melihat reaksiku yang seperti itu, Luna Yuanto tidak melanjutkan omelannya. Dia hanya menghela napas panjang, lalu kembali ke depan komputernya untuk mengetik laporan medis.

"Aku sudah memberimu morfin lepas lambat, jadi rasa sakitnya akan reda untuk sementara. Tapi, tubuhmu sudah resistan terhadap obat yang kita gunakan. Kita harus mencari rencana pengobatan yang baru."

Rasa nyeri yang samar-samar terasa dari tulang membuat seluruh tubuhku menggigil. Aku menggosok lenganku dan mencoba duduk. "Apa masih ada obat lain yang bisa menyembuhkanku?"

Luna Yuanto melirikku sinis. Dia paling tidak suka mendengar aku bicara pesimis seperti itu.

Sambil mengetik dengan cepat di keyboard, dia menjawab dengan ketus, "Saat ini, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sedang ada penelitian gabungan dengan laboratorium luar negeri. Mereka mengembangkan obat target baru untuk kanker tulang stadium akhir. Kamu bisa mencobanya, seharusnya ada hasilnya."

"Tapi aku tidak punya uang," kataku datar.

Luna Yuanto mengumpat pelan, "Dasar bajingan."

Dia bangkit dan menyerahkan resep obat kepadaku, lalu berkata dengan geram, "Apa Ari Limbong tidak takut kena karma, ya!"

"Dia tidak tahu aku sakit," jawabku lirih.

Luna Yuanto membuat gestur menyuruhku diam. "Jangan cari-cari alasan untuk pria itu! Hanya karena kamu meninggalkannya di hari wisudamu untuk pergi ke luar negeri? Itu kan keputusan bersama. Kalau dia sekarang menikahimu lagi, artinya dia sudah tidak mempermasalahkannya. Masa presdir perusahaan sebesar itu tidak memberi uang belanja untuk istrinya? Dia pelit sekali."

Aku tersenyum pahit.

Tidak mempermasalahkannya?

Ari Limbong menikahiku bukan karena dia sudah memaafkan, tetapi murni untuk balas dendam.

Di malam pertama pernikahan kami, dia langsung meninggalkanku di rumah. Meskipun dia tidak bilang mau ke mana, bekas lipstik yang jelas di lehernya saat dia pulang dalam keadaan mabuk keesokan harinya sudah menjelaskan segalanya.

Mungkin karena melihatku tidak bereaksi, dia jadi semakin menjadi-jadi. Hampir setiap malam, dia membawa pulang wanita yang berbeda-beda ke hadapanku.

Mustahil jika aku bilang tidak sakit hati.

Ari Limbong sangat liar di ranjang. Setiap kali mendengar suara-suara mesra yang memalukan dari dalam kamar, aku selalu merasa mual.

Suatu kali, aku benar-benar tidak tahan lagi dan menerobos masuk.

Aku pikir Ari akan sedikit menahan diri. Ternyata tidak. Dia malah langsung menggendong wanita itu dari ranjang, berdiri di hadapanku, dan sengaja melakukannya terang-terangan di depanku.

Aku hancur seketika. Aku membanting semua barang di atas meja hingga pecah berantakan dan bertengkar hebat dengannya.

Namun, Ari Limbong hanya tersenyum meremehkan.

Menurutnya, aku telah mengkhianati semua ketulusannya, jadi nasib seperti ini memang pantas kudapatkan.

Aku tertawa mengejek diriku sendiri. "Mungkin ini memang balasan yang pantas untukku."

Luna mengerutkan keningnya, merasa iba. "Ngomong apa, sih, kamu ini! Fokus saja sembuhkan penyakitmu. Nanti pasti ada saatnya Ari Limbong menyesal."

"Aku akan coba jadwalkan pertemuanmu dengan profesor di FKUI. Biaya pengobatannya aku talangi dulu. Tapi aku tidak tahu berapa banyak lagi biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan selanjutnya, jadi kamu harus siap-siap secara mental."

Aku sangat berterima kasih, dan baru saja akan mengucapkan terima kasih, Luna sudah memotongku.

"Kita berdua tidak perlu sungkan-sungkan begitu. Jaga dirimu baik-baik, jangan sampai aku terus-terusan menerima telepon darurat tentangmu."

Aku tersenyum dan mengangguk. Luna sudah mengeluarkan banyak uang dan tenaga untuk penyakitku. Aku tidak bisa terus-menerus merepotkannya.


Setelah keluar dari rumah sakit, dalam perjalanan pulang, seorang pegawai dari toko kue menelepon.

"Nyonya Sari, kue ulang tahun yang Anda pesan sudah jadi. Apakah mau kami antarkan sekarang?"

"Tidak perlu. Uangnya sudah saya bayar. Tolong dibuang saja, ya. Terima kasih." Lagi pula, kalaupun diantar ke rumah, tidak akan ada yang memakannya.

"Tapi kuenya sudah jadi, Nyonya. Apa Anda yakin tidak menginginkannya?"

"Tidak," jawabku datar.

Saat ini, selain uang untuk menyelamatkan nyawaku, aku tidak butuh apa-apa lagi.

Setibanya di vila, aku berpapasan dengan asisten pribadi Ari Limbong, Rico Lianto.

Dia sedang memegang sebuah kantong belanja berisi pakaian pria. Melihatku pulang, dia tampak terkejut sesaat, lalu buru-buru menyapa, "Nyonya, Anda sudah pulang."

Aku mengangguk dingin, malas berbasa-basi dengannya.

Rico Lianto menatapku sekilas, lalu berkata dengan ragu, "Nyonya, akhir-akhir ini Anda terlihat pucat. Perlu saya sampaikan pada Pak Limbong?"

Aku menatapnya dengan sedikit heran.

Sejak kapan Ari Limbong peduli pada hidup matiku?

Namun, entah kenapa, aku tetap bertanya, "Hari ini ulang tahunku. Kapan Ari akan pulang?"

Tatapan Rico Lianto tampak panik sesaat, sebelum kembali normal. "Pak Limbong ada rapat antarnegara, beliau meminta saya mengambil pakaian. Malam ini sepertinya...."

Sebelum dia selesai bicara, aku sudah berbalik dan naik ke lantai atas.

Ada beberapa hal yang tidak perlu dibuang-buang waktu untuk mendengarnya.

Di depan pintu kamar tidur, ada sebuah kotak kado yang terbungkus indah. Di kartu ucapannya tertulis: Untuk Sari terbaik di dunia. Semoga tidak ada lagi kesedihan, dan semua keinginanmu terwujud. Kebahagiaan adalah obat dari segala penyakit!

Tertanda: Ikan Kecil.

Suasana hatiku sedikit membaik. Aku membukanya, ternyata sebuah lilin aromaterapi yang sangat cantik.

Aku masuk ke kamar, menyalakan lilin itu, memanjatkan doa, lalu meniupnya.

Saat asap keabu-abuan beraroma hangat itu membubung perlahan, ponselku berbunyi.

Sebuah notifikasi transfer masuk.

Dari rekening pribadi Ari Limbong, meskipun biasanya Rico yang mengurusnya.

Keterangannya hanya empat kata sederhana: Selamat ulang tahun.

Jelas sekali ini adalah tindakan Rico untuk menutupi kesalahan tuannya.

Aku tersenyum sinis. Ternyata doaku tadi cukup manjur.

Setelah menerima uang itu, aku langsung mengirim pesan pada Luna, memintanya untuk menjadwalkan pertemuanku dengan dokter peneliti obat terapi target itu.

Tidak lama kemudian, balasan darinya masuk.

"Besok jam setengah dua belas siang, di Restoran Pemandangan Danau Daun. Dokter Joko Yusuf."

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Cinta Terburu-buru Sang CEO

Cinta Terburu-buru Sang CEO

13k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Setelah pengantinnya kabur, dia terpaksa menikahi keluarga kaya raya dengan reputasi buruk, menjadi Nyonya Fajar. Saat hamil dua bulan, sang suami memberinya surat cerai dan pergi tanpa ampun. Bertahun-tahun kemudian, dia telah menjadi seorang selebriti yang bersinar, dikelilingi banyak pelamar. Melihat anak lelaki yang sangat tampan di dekatnya, pria itu tersenyum sinis: "Hei, putramu mirip sekali denganku!" "Kita sudah cerai!" hardik wanita itu, menahan amarah.
Istri Misterius

Istri Misterius

40.6k Dilihat · Selesai · Amelia Hart
Evelyn sudah menikah selama dua tahun, namun suaminya, Dermot, yang tidak menyukainya, tidak pernah pulang ke rumah. Evelyn hanya bisa melihat suaminya di televisi, sementara Dermot tidak tahu seperti apa wajah istrinya sendiri.

Setelah mereka bercerai, Evelyn muncul di hadapan Dermot sebagai Dr. Kyte.

Dermot sangat mengagumi Dr. Kyte dan jatuh cinta padanya. Dermot bahkan mulai mengejar Dr. Kyte dengan penuh semangat!

Evelyn bertanya kepada Dermot, "Kamu tahu siapa aku?"

Dengan percaya diri, Dermot menjawab, "Tentu saja. Kamu adalah Dr. Kyte, seorang dokter yang sangat terampil. Selain itu, kamu juga seorang hacker kelas atas dan pendiri merek fashion mewah!"

Evelyn mendekatkan diri ke telinga Dermot dan berbisik lembut, "Sebenarnya, aku juga mantan istrimu!"

(Saya sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga saya tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)
Boneka Iblis

Boneka Iblis

11.7k Dilihat · Selesai · Williane Kassia
Aku menambahkan satu jari lagi, merasakan ketegangannya meningkat saat jariku menjelajahi setiap inci vaginanya.

"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.

"Ahh!"

Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.


Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.

Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.

Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.

"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Trilogi Efek Carrero

Trilogi Efek Carrero

3.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · Leanne Marshall
Emma Anderson memiliki segalanya dalam hidupnya yang sudah terencana dengan baik. Dia memiliki pekerjaan sempurna di sebuah perusahaan besar di Manhattan yang memungkinkannya menjalani kehidupan yang tenang dan teratur. Hal ini sangat penting baginya, setelah masa kecil yang penuh dengan kenangan buruk, pelecehan, dan seorang ibu yang tidak berguna. Namun, ada satu masalah yang bisa menggagalkan semua yang dia pikir dia butuhkan dalam hidupnya. Promosinya membawanya langsung ke dalam pekerjaan dekat dengan Jacob Carrero, seorang miliarder muda, tampan, dan playboy dengan reputasi yang menakutkan sebagai pemain. Terjebak sebagai tangan kanannya, setiap saat dalam setiap hari, dia menyadari bahwa Jacob adalah tipe orang yang bisa membuatnya gila, dan bukan dalam arti yang baik. Seperti langit dan bumi, dia adalah segalanya yang bukan Emma. Impulsif, percaya diri, santai, dominan, dan menyenangkan, dengan sikap yang sangat santai terhadap seks kasual dan kencan. Jake adalah satu-satunya yang mampu menghancurkan eksterior dingin dan teratur Emma, yang tidak terpengaruh oleh sikap tertutup dan sopan santunnya, tetapi meskipun dia ingin, membiarkannya masuk adalah hal yang sangat berbeda. Masa lalu yang membuatnya waspada terhadap pria dan tidak ada keinginan untuk membiarkan satu pun cukup dekat untuk menyakitinya lagi, Jacob Carrero memiliki pekerjaan yang sulit. Dia bukan seseorang yang menerima jawaban TIDAK dan harus belajar bagaimana menembus jika dia menginginkan lebih dari topeng yang dia tunjukkan kepada dunia. Jake perlu menunjukkan padanya bahwa bahkan seseorang seperti dia bisa berubah ketika gadis yang penting itu berhasil menembus. Karakter yang seksi dan menyenangkan serta topik emosional yang mendalam. Mengandung beberapa konten dewasa dan bahasa yang matang.
Kesayangan CEO

Kesayangan CEO

1.5k Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dalam sebuah persekongkolan, Gu Mengmeng menikahi kakak perempuan tertuanya, dan calon kakak iparnya menjadi seorang suami. Sejak saat itu, ia memulai kehidupan pernikahan yang harmonis setiap malam.
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!
KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

2.1k Dilihat · Selesai · Avaya0627
Empat tahun menjalani pernikahan, tak disangka wanita cantik bernama Miselia Saputro digugat cerai oleh suaminya, seorang CEO dari Atmadja Company, tepat di malam ulang tahun pernikahan mereka. Alasan perceraian dikarenakan Miselia yang tidak bisa memberikan anak lagi untuk suaminya. Suaminya, Evan sedang menjalin hubungan asmara lagi dengan mantan kekasihnya.
Beberapa bulan kemudian Miselia mendapati dirinya hamil. Tiba-tiba Evan kembali datang dan mendeklarasikan jika Miselia adalah miliknya. Tetapi, Miselia yang kini menjadi ahli waris menolak kedatangan Evan, sang mantan suami.
Akankah CEO yang penuh teka-teki itu memenangkan cintanya kembali atau kebencian akan menang pada akhirnya?
Sang Profesor

Sang Profesor

16.8k Dilihat · Selesai · Mary Olajire
"Di tangan dan lututmu," dia memerintah.
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."


Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Perangkap Ace

Perangkap Ace

31k Dilihat · Selesai · Eva Zahan
Tujuh tahun yang lalu, Emerald Hutton meninggalkan keluarga dan teman-temannya untuk bersekolah di New York City, sambil memeluk hatinya yang hancur, demi melarikan diri dari satu orang saja. Sahabat kakaknya, yang telah ia cintai sejak hari dia menyelamatkannya dari para pengganggu saat berusia tujuh tahun. Hancur oleh anak laki-laki impiannya dan dikhianati oleh orang-orang yang dicintainya, Emerald belajar untuk mengubur kepingan hatinya di sudut terdalam ingatannya.

Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.

Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.

Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.

Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...

Perangkap Ace.
Ayah Sahabat Terbaikku

Ayah Sahabat Terbaikku

39.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · P.L Waites
Elona, yang berusia delapan belas tahun, sedang berada di ambang babak baru dalam hidupnya—tahun terakhirnya di SMA. Dia memiliki impian untuk menjadi model. Namun, di balik penampilan percaya dirinya, ada rahasia yang ia simpan—perasaan suka pada seseorang yang tak terduga—Pak Crane, ayah dari sahabatnya.

Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.

Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.

Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?

Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.

Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.

7.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Setelah kematiannya yang tragis, didorong oleh keputusasaan dan pengkhianatan, miliader yang dulu memburu balas dendam kini hanya bisa bersujud memohon ampun.
Dia pernah menjadi istrinya selama tiga tahun, namun takkan pernah bisa menyaingi cintanya selama sepuluh tahun terhadap wanita lain.
Sang Putri Hamil Kabur Usai Diceraikan

Sang Putri Hamil Kabur Usai Diceraikan

9k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Selama Tiga Tahun Menikah, Suaminya Selalu Menghilang Setiap Malam.

Ia bertahan dalam pernikahan tanpa cinta dan gairah selama tiga tahun, dengan keras kepala percaya bahwa suatu hari suaminya akan melihat nilainya. Namun, yang tidak pernah dia duga adalah malah menerima surat cerai darinya.

Akhirnya, dia mengambil keputusan: dia tidak menginginkan lelaki yang tidak mencintainya. Maka, di tengah malam yang pekat, dia pergi membawa serta janin dalam kandungannya.

Lima tahun kemudian, dia telah bertransformasi total. Ia kini adalah ahli bedah ortopedi terkemuka, seorang hacker tingkat atas, arsitek peraih medali emas di industri konstruksi, dan bahkan terungkap sebagai pewaris konglomerat triliunan rupiah. Semua identitas rahasianya berhasil terbongkar satu persatu.

Sampai suatu hari, seseorang membongkar fakta mengejutkan bahwa di sampingnya ada dua bocah berusia empat tahun yang wajahnya mirip sekali dengan bayi kembar naga-phoenix milik seorang CEO ternama.

Melihat sertifikat perceraian mereka, sang mantan suami tak bisa lagi duduk tenang. Dengan gegas dia memojokkan mantan istrinya, mendesaknya ke dinding, dan dengan suara bergetar penuh emosi dia bertanya, "Mantan istriku yang cantik, bukankah ini saatnya kau memberiku penjelasan?"